*Kalau katakan kepada, misalnya petinggi negara :”selamat siang kafir”,
adalah sopan? Hehehehe*

https://www.panjimas.com/news/2019/03/12/ustaz-fadlan-garmatan-kafir-adalah-kata-yang-santun/


*Ustaz Fadlan Garmatan: Kafir Adalah Kata yang Santun*
<https://www.panjimas.com/news/2019/03/12/ustaz-fadlan-garmatan-kafir-adalah-kata-yang-santun/>

12 Mar 2019


*KARANGANYAR, (Panjimas.com)* – Kata kafir itu adalah cara Allah memandang
hambaNya dengan kalimat yang paling santun kepada mereka yang belum
mendapat petunjuk kepada Allah.

“Jadi siapa yang tidak mendapat hidayah maka Allah memanggil mereka dengan
sebutan kafir,” ujar Ustaz Fadlan Garmatan, saat mengisi acara Road Show
Ukhuwah di Gedung Serbaguna Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah Ahad,
(10/3).

Sementara ada sekelompok orang yang menyebut non Muslim, itu justru ucapan
yang paling jahat dan tidak terhormat. Karena non Muslim artinya orang yang
tidak selamat.

Dai asal Papua itu menambahkan, Allah sungguh luar biasa memandang kata
ini. Maka tidak ada seorangpun yang berhak mengganti kata kafir. Ini dapat
diganti jika seseorang mengatakan dua kalimat syahadat.

“Orang beriman menurut Al Quran adalah orang yang tunduk menyebut dua
kalimat syahadat. Orang diluar itu menurut padangan Allah tidak beriman
maka di sebut kafir,” tambahnya.

Bukan berarti Allah benci, karena ini kalimat yang paling santun karena
kata kafir itu artinya tertutup. [RN]

Kirim email ke