Benar, kalau yang disapa merasa terhina, apa ya mau dipaksakan.
Dasar Ustadz kafir, mau terima ?
Kalau si Ustadz dipanggil kafir, apa dia senang, terus bagi rezeki.....?
Terus kalau orang bilang : "Dasar Ustadz kafir,"apa reaksinya.........

Pada tanggal Rab, 1 Mei 2019 pukul 10.12 Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
>
> *Kalau katakan kepada, misalnya petinggi negara :”selamat siang kafir”,
> adalah sopan? Hehehehe*
>
>
> https://www.panjimas.com/news/2019/03/12/ustaz-fadlan-garmatan-kafir-adalah-kata-yang-santun/
>
>
> *Ustaz Fadlan Garmatan: Kafir Adalah Kata yang Santun*
> <https://www.panjimas.com/news/2019/03/12/ustaz-fadlan-garmatan-kafir-adalah-kata-yang-santun/>
>
> 12 Mar 2019
>
>
> *KARANGANYAR, (Panjimas.com)* – Kata kafir itu adalah cara Allah
> memandang hambaNya dengan kalimat yang paling santun kepada mereka yang
> belum mendapat petunjuk kepada Allah.
>
> “Jadi siapa yang tidak mendapat hidayah maka Allah memanggil mereka
> dengan sebutan kafir,” ujar Ustaz Fadlan Garmatan, saat mengisi acara Road
> Show Ukhuwah di Gedung Serbaguna Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah
> Ahad, (10/3).
>
> Sementara ada sekelompok orang yang menyebut non Muslim, itu justru ucapan
> yang paling jahat dan tidak terhormat. Karena non Muslim artinya orang yang
> tidak selamat.
>
> Dai asal Papua itu menambahkan, Allah sungguh luar biasa memandang kata
> ini. Maka tidak ada seorangpun yang berhak mengganti kata kafir. Ini dapat
> diganti jika seseorang mengatakan dua kalimat syahadat.
>
> “Orang beriman menurut Al Quran adalah orang yang tunduk menyebut dua
> kalimat syahadat. Orang diluar itu menurut padangan Allah tidak beriman
> maka di sebut kafir,” tambahnya.
>
> Bukan berarti Allah benci, karena ini kalimat yang paling santun karena
> kata kafir itu artinya tertutup. [RN]
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke