Jokowi Instruksikan Cabut Konsesi Penyerobot Tanah Warga
CNN Indonesia | Jumat, 03/05/2019 10:47 WIB
Bagikan :
Jokowi Instruksikan Cabut Konsesi Penyerobot Tanah WargaJokowi mengancam
akan mencabut konsesi perusahaan yang enggan menyerahkan lahan milik
masyarakat yang masuk dalam konsesi itu. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden*Joko Widodo
<https://www.cnnindonesia.com/tag/joko-widodo>* mengancam akan mencabut
izin *konsesi <https://www.cnnindonesia.com/tag/konsesi>*yang dipegang
perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (*BUMN
<https://www.cnnindonesia.com/tag/bumn>*) jika tidak menyerahkan lahan
masyarakat yang masuk ke dalam wilayah konsesi tersebut.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat membuka Rapat Terbatas 'Percepatan
Penyelesaian Masalah Pertanahan', di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/5).
Jokowi sudah mengingatkan agar perusahaan swasta maupun BUMN penerima
konsesi menyerahkan lahan masyarakat bila wilayah desa atau kampung
masuk dalam konsesinya.
"Saya sampaikan kalau yang diberi konsesi sulit-sulit, cabut konsesinya.
Saya udah perintahkan ini cabut seluruh konsesinya, tegas, tegas. Rasa
keadilan dan kepastian hukum harus dinomor satukan," kata Jokowi.
"Sudah jelas di situ (masyarakat) sudah hidup lama, di situ malah kalah
dengan konsesi yang baru saja diberikan," ujarnya menambahkan.
Lihat juga:
Diduga Jual Lahan Cagar Budaya, Cicit Soeharto Dilaporkan
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190329191559-12-381882/diduga-jual-lahan-cagar-budaya-cicit-soeharto-dilaporkan/>
Jokowi mengatakan kerap mendapat keluhan dari masyarakat saat membagikan
sertifikat tanah maupun berkunjung ke daerah terkait sengketa lahan,
baik dengan swasta, BUMN, maupun pemerintah.
Terakhir, kata Jokowi, dirinya mendapatkan laporan terkait sengketa
tanah antara masyarakat dengan PT P, di Kabupaten Kampar, Riau. Mantan
gubernur DKI Jakarta itu meyakini sengketa tanah ini tidak hanya terjadi
di Kampar, tetapi juga di wilayah lainnya.
"Saya minta segera diselesaikan secepat-cepatnya, dituntaskan agar
rakyat memiliki kepastian hukum ada rasa keadilan," ujarnya.
Lihat juga:
Jokowi Ancam Sofyan Djalil soal Pembagian Sertifikat Tanah
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190314133501-20-377215/jokowi-ancam-sofyan-djalil-soal-pembagian-sertifikat-tanah/>
Jokowi menyebut langkah yang sudah dilakukan Badan Pertanahan Nasional
(BPN) sudah baik dalam memperbaiki kebijakan dan tata kelola pertanahan.
Ia berharap cara-cara sistemik dan tersistem bisa menyelesaikan semua
masalah ini satu per satu.
Mantan wali kota Solo itu memerintahkan jajarannya untuk terus
melanjutkan program sertifikasi tanah untuk rakyat atau Pendaftaran
Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Ia berharap pada 2025 program
sertifikat tanah untuk rakyat sudah selesai
"Saya rasa itu yang saya bisa sampaikan," tuturnya.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com