Laporan dari Tiongkok
<https://www.antaranews.com/slug/laporan-dari-tiongkok>
China dapat berkah perpanjangan libur Hari Buruh
Jumat, 3 Mei 2019 08:22 WIB
China dapat berkah perpanjangan libur Hari Buruh
Pos perbatasan darat Luohu, Provinsi Guangdong, China, dipadati pelaju.
Di pos pemeriksaan imigrasi tersebut terdapat MRT yang menghubungkan
China daratan dengan Hong Kong. (M. Irfan Ilmie)
Beijing (ANTARA) - Sektor pariwisata China menerima berkah dari
perpanjangan masa liburan Hari Buruh mulai Rabu (1/5) hingga Sabtu (4/5).
Badan Imigrasi Nasional China (NIA) memperkirakan jumlah wisatawan yang
keluar-masuk negaranya mencapai 2,2 juta per hari.
Angka itu naik 5,9 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya
libur sehari pada peringatan MayDay itu.
Wartawan Antara di Beijing mengamati sejumlah objek wisata dipadati para
pengunjung. Pangkalan moda transportasi (hub) Dongzhimen yang biasanya
diwarnai kesibukan orang lalu-lalang mengejar bus atau kereta bawah
tanah (subway) ke tempat kerja, sejak Rabu (1/5) telah berubah menjadi
titik kumpul puluhan bus pariwisata.
Seorang pejalan kaki menyeberang dengan tenang perempatan Xindong Lu,
Beijing, yang sepi saat dimulainya libur Hari Buruh selama empat hari
pada Rabu (1/5/2019). Xindong Lu merupakan salah satu perempatan
tersibuk di Ibu Kota China itu. (M. Irfan Ilmie)
Demikian halnya dengan perempatan besar, seperti Xindong Lu yang
biasanya ramai oleh kendaraan menuju tempat kerja atau tempat sekolah,
sejak tanggal 1 Mei 2019 tampak lengang.
Sekolah dan perkantoran di China tutup selama empat hari kecuali kantor
perwakilan negara asing, termasuk Kedutaan Besar RI di Beijing yang
hanya libur sehari pada Rabu (1/5).
Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing (BCIA) dan Bandara
Internasional Pudong di Shanghai, masing-masing didatangi 79 ribu dan
107 ribu penumpang yang keluar-masuk per hari selama musim liburan itu.
Pos pemeriksaan di jembatan yang menghubungkan Zhuhai (China) dengan
Makau dan Hong Kong dipekirakan juga dilewati 105 ribu orang per hari.
Lebih dari 670 ribu orang akan keluar-masuk melalui pos pemeriksaan
imigrasi China-Hong Kong di Luohu, Futian, and Huanggang per hari. Di
ketiga pos perbatasan darat tersebut terdapat jalur kereta api cepat,
reguler, dan subway.
Pelabuhan Gongbei yang menghubungkan China daratan dengan Makau juga
dilalui 435 ribu wisatawan per hari.
NIA menginstruksikan kepada pihak pos pemeriksaan untuk menyampaikan
informasi secara berkala mengenai jumlah pelaju sekaligus memastikan
keselamatan mereka, demikian media resmi setempat.
Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Eliswan Azly
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com