Bagus mereka hanya baca lima cerita (novel) dari pada membaca yang
tidak-tidak seperti di negara neo-Mojopahit diputar-putar cerita yang sama
dari zaman bahula, zaman manusia hidup dalam goa dunia kegelapan. hehehehe

On Fri, May 3, 2019 at 11:03 AM ChanCT [email protected] [GELORA45] <
[email protected]> wrote:

>
>
> Tentu saja Novel "Nyanyian Remaja" hanya dimasa RBKP saja juga kena
> ganyang, ... oleh Jiang Qing begitu ekstrimnya ketika itu hanya ada 5
> Cerita Perjuangan yang boleh beredar di baca diTiongkok. Dewi-Uban, Lentera
> Merah, Sha Jiabang, Detasemen Wanita Merah dan Dengan Cerdas Menaklukkan
> Gunung Harimau. Jadi belasan tahun rakyat Tiongkok hanya baca buku novel, bisa
> nonton opera, sandiwara maupun film dengan 5 cerita itu saja yang
> dianggap MODEL Budaya Proletariat. Jadi, betul-betul mematikan kreatifitas,
> pemikiran BUDAYA rakyat secara drastis, ...
>
> Baru setelah tahun 1980, mulai dibuka dan diperbolehkan kembali
> mengeluarkan kisah, cerita perjuangan rakyat yg nyata telah terjadi dalam
> perjalanan sejarah Tiongkok! Tentu termasuk "Nyanyian Remaja" dan "Cadas
> Merah" yg sudah bisa kita baca saat di Indonesia.
>
> Dan yang lebih PENTING, dalam rangka peringati 100Tahun Gerakan Pemuda 4
> Mei, kembali ditekankan pemuda Tiongkok harus selalu ingat sejarah,
> bagaimana pemuda-pemudi Tiongkok ketika itu bangkit bergerak melawan
> ketidak adilan dan kebenaran. Jangan melupakan kenikmatan hidup makmur yang
> dinikmati sekarang ini, adalah HASIL PERJUANGAN pemuda-pemudi 100Tahun yl
> itu, ... kenikmatan hidup makmur yang dicapai dengan pengorbanan jutaan
> anak-bangsa Tionghoa yg gagah-perkasa! Sedang untuk mempertahankan
> kenikmatan hidup makmur sekarang ini, harus meneruskan LANGGAM HIDUP dan
> PERJUANGAN mereka, ... MENGABDI RAKYAT! Bukan hidup egois mengutamakan diri
> sendiri, ...
>
>
>
> kh djie 於 3/5/2019 14:13 寫道:
>
> Bung Chan,
> Peringatan 1 Mei dan 100 tahun peristiwa gerakan 4 Mei.
> Bagaimana dengan buku Nyanyian Remaja, The Song of Youth.
> Apa ya masih banyak yang baca sekarang ?
> Salam,
> KH
>
> Pada tanggal Jum, 3 Mei 2019 pukul 08.05 ChanCT [email protected]
> [GELORA45] <[email protected]> menulis:
>
>>
>>
>> Beijing (ANTARA) - Sektor pariwisata China menerima berkah dari
>> perpanjangan masa liburan Hari Buruh mulai Rabu (1/5) hingga Sabtu (4/5)..
>>
>> Badan Imigrasi Nasional China (NIA) memperkirakan jumlah wisatawan yang
>> keluar-masuk negaranya mencapai 2,2 juta per hari.
>>
>> Angka itu naik 5,9 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya
>> libur sehari pada peringatan MayDay itu.
>>
>> Wartawan Antara di Beijing mengamati sejumlah objek wisata dipadati para
>> pengunjung. Pangkalan moda transportasi (hub) Dongzhimen yang biasanya
>> diwarnai kesibukan orang lalu-lalang mengejar bus atau kereta bawah tanah
>> (subway) ke tempat kerja, sejak Rabu (1/5) telah berubah menjadi titik
>> kumpul puluhan bus pariwisata. Seorang pejalan kaki menyeberang dengan
>> tenang perempatan Xindong Lu, Beijing, yang sepi saat dimulainya libur Hari
>> Buruh selama empat hari pada Rabu (1/5/2019). Xindong Lu merupakan salah
>> satu perempatan tersibuk di Ibu Kota China itu. (M. Irfan Ilmie)
>> Demikian halnya dengan perempatan besar, seperti Xindong Lu yang biasanya
>> ramai oleh kendaraan menuju tempat kerja atau tempat sekolah, sejak tanggal
>> 1 Mei 2019 tampak lengang.
>>
>> Sekolah dan perkantoran di China tutup selama empat hari kecuali kantor
>> perwakilan negara asing, termasuk Kedutaan Besar RI di Beijing yang hanya
>> libur sehari pada Rabu (1/5).
>>
>> Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing (BCIA) dan Bandara
>> Internasional Pudong di Shanghai, masing-masing didatangi 79 ribu dan 107
>> ribu penumpang yang keluar-masuk per hari selama musim liburan itu.
>>
>> Pos pemeriksaan di jembatan yang menghubungkan Zhuhai (China) dengan
>> Makau dan Hong Kong dipekirakan juga dilewati 105 ribu orang per hari.
>>
>> Lebih dari 670 ribu orang akan keluar-masuk melalui pos pemeriksaan
>> imigrasi China-Hong Kong di Luohu, Futian, and Huanggang per hari. Di
>> ketiga pos perbatasan darat tersebut terdapat jalur kereta api cepat,
>> reguler, dan subway.
>>
>> Pelabuhan Gongbei yang menghubungkan China daratan dengan Makau juga
>> dilalui 435 ribu wisatawan per hari.
>>
>> NIA menginstruksikan kepada pihak pos pemeriksaan untuk menyampaikan
>> informasi secara berkala mengenai jumlah pelaju sekaligus memastikan
>> keselamatan mereka, demikian media resmi setempat.
>>
>>
>> Pewarta: M. Irfan Ilmie
>> Editor: Eliswan Azly
>>
>>
>> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
>> 不含病毒。www.avg.com
>> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
>> <#m_5609106623833468374_m_1080510403107795124_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
>>
> 
>

Kirim email ke