Imam Masjid New York Sebut Kecurangan Pemilu Telanjang Bulat di Publik 
https://www.suara.com/news/2019/05/02/115958/imam-masjid-new-york-sebut-kecurangan-pemilu-telanjang-bulat-di-publik
 Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir
 Kamis, 02 Mei 2019 | 11:59 WIB

 
 Tangkapan Layar Cuitan Shamsir Ali di akun Twitter. [Twitter]

 Shamsi Ali menilai kekinian meluruskan ketidakjujuran itu bukan lagi masalah 
Pilpres. Lebih dari itu, menurutnya sudah menyangkut martabat dan harga diri 
bangsa.

 
 
 Suara.com - Imam Masjid New York 
https://www.suara.com/tag/imam-masjid-new-york, Amerika Serikat, Shamsi Ali 
menyebut kecurangan Pemilu https://www.suara.com/tag/kecurangan-pemilu 2019 
telanjang bulat di hadapan mata publik. Shamsi Ali juga mengungkapkan 
kecurangan dalam Pemilu sudah terjadi sejak dahulu.
 Hal itu dikatakan, Shamsi Ali lewat akun Twitter pribadinya @ShamsiAli2 pada 
Rabu (1/5). Menurutnya, kekinian rakyat sudah tidak lagi bisa dibohongi.
 
 "Diakui atau tidak, kecurangan dalam pemilu itu telanjang bulat di hadapan 
mata publik. Apakah kecurangan itu baru kali ini? Tentu tidak. Kecurangan dalam 
pemilu telah terjadi sejak dulu. Hanya saja, saat ini rakyat tidak lagi bisa 
dibohongi. #Pilpres2019," cuit Shamsi Ali lewat akun Twitter @ShamsiAli2 
seperti dikutip suara.com, Kamis (2/5/2019).
 Shamsi Ali lantas menilai keterbukaan media, khusunya media sosial menjadikan 
semua bisa menelanjangi kebohongan itu.
 "Dari petani-petani di desa-desa, tukang-tukang becak di pinggiran kota, 
hingga ke para eksekutif di kota-kota metropolitan bisa menjadi saksi 
ketidakjujuran itu. #pilpres2019,"
 "Berita-berita media sosial yang berkeliaran itu diakui ada yang hoaks. Tapi 
jangan lupa banyak juga yang bersifat spontan, tanpa rekayasa. Gerakan hati 
nurani rakyat untuk menyebarkan agar ditindak lanjuti oleh pihak-pihak yang 
berwewenang. #Pilpres2019,"
 Hal itu menurutnya sangat runyam dan bahkan memalukan. Sebab, selain karena 
kecepatan penyebarannya, berita tersebut juga turut diamati oleh dunia 
internasional.
 "Karenanya informasi2 kecurangan itu sangat disayangkan dan memalukan.."
 
 "Wajah bangsa Indonesia boleh jadi telah tercoreng. Bangsa yang harusnya 
mengedepankan nilai-nilai luhur (kejujuran) di atas kerakusan kekuasaan. Bangsa 
yang harusnya bermoral...moralitas itu seolah demikian rendah dan murah. 
#Pilpres2019"
 Shamsi Ali menilai kekinian meluruskan ketidakjujuran itu bukan lagi masalah 
Pilpres. Lebih dari itu, menurutnya sudah menyangkut martabat dan harga diri 
bangsa.
 "Karenanya jangan sekedar dilihat dalam perspektif politik. Tapi isu 
kebangsaan...nilai sebuah bangsa itu sendirI....#Pilpres2019'
 
 "Dan saya sendiri tidak peduli siapa yang diuntungkan dan dirugikan. My 
concern is genuinely (Murni) untuk marwah bangsa yang besar ini. Karenanya 
harus ada penanganan serius. Jika tidak, maka benar adanya wajah bangsa 
tercoreng oleh karakusan kekuasaan. #Pilpres2019."
 

 

Kirim email ke