https://metro.tempo.co/read/1202255/cerita-heroik-bu-rt-di-bekasi-kejar-teroris-bareng-tim-densus-
88/full&view=ok
Cerita Heroik Bu RT di Bekasi Kejar Teroris
Bareng Tim Densus 88
Reporter:
Adi Warsono (Kontributor)
Editor:
Dwi Arjanto
Minggu, 5 Mei 2019 16:56 WIB
0 komentar
<https://metro.tempo.co/read/1202255/cerita-heroik-bu-rt-di-bekasi-kejar-teroris-bareng-tim-densus-88/full&view=ok#comments>
2211
#
#
#
#
Lokasi teroris meledakkan diri di jalan buntu RT 1 RW 1, Kelurahan
Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu, 5 Mei 2019, dipasang garis
polisi. Tempo/Adi Warsono
<https://statik.tempo.co/data/2019/05/05/id_839493/839493_720.jpg>
Lokasi teroris meledakkan diri di jalan buntu RT 1 RW 1, Kelurahan
Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu, 5 Mei 2019, dipasang garis
polisi. Tempo/Adi Warsono
*TEMPO.CO*, *Bekasi* - Warga di Kampung Cikunir, Jatikramat, Jatiasih,
Kota Bekasi heboh penangkapan dua orang terduga teroris
<https://www.tempo.co/tag/teroris> pada Ahad pagi, 5 Mei 2019 yang
diwarnai sebuah ledakan bom.
Satu pelaku disebut tewas usai meledakkan diri, sedangkan satu ditangkap
tanpa perlawanan.
*Baca : Dua Teroris Bekasi yang Buron Meledakkan Diri, Ini Kata Polisi
<https://metro.tempo.co/read/1202246/dua-teroris-bekasi-yang-buron-meledakkan-diri-ini-kata-polisi>*
Berdasarkan data yang didapat, satu orang yang dibawa masih hidup adalah
Ilham Fikri alias Samuel. Tak diketahui apa pekerjaan sehari-harinya.
Sedangkan yang tewas adalah Taripudin. Diduga mereka terlibat dalam
jaringan kelompok JAD.
Lela Helayati, istri dari Ketua RT 01 mengaku mengikuti proses
penangkapan pelaku Taripudin yang terjebak di jalan buntu di wilayahnya.
Ada puluhan orang bersenjata lengkap yang memburu Taripudin di
perkampungan warga. "Di dalam ada yang mendek-mendek, itu orang yang
kita cari," ujar Lela ketika bertemu dengan anggota Densus.
Lela yang pada saat itu pukul 08.30, hendak berbelanja ke pasar segera
memberitahukan gang-gang yang berpotensi digunakan pelaku melarikan
diri. "Gang ini dan gang itu jagain, enggak bakalan jauh, soalnya gang
buntu," ujar Lela.
Lela Helayati, istri dari Ketua RT 01 RW 01, Kelurahan Jatikramat,
Jatiasih, Kota Bekasi turut mengikuti proses penangkapan teroris di
wilayahnya. Tempo/Adi Warsono
Tak lama kemudian polisi meluncur ke titik yang disebutkan. Tapi, belum
membuahkan hasil. Lela lalu meyakinkan lagi agar masuk ke sebuah gang
buntu yang terdapat makam keluarga sambil menunjukkan titik gang
tersebut. "Pas lari ke situ, benar (pelaku) ada di sini," kata Lela.
Begitu pelaku ditemukan, Lela tak boleh lagi mendekat. Ia hanya
mendengarkan suara letusan senjata tapi, tak lama kemudian muncul api.
"Pas ditembak ada nyala api, kemudian diambilkan air seember. Warga
tidak boleh ada yang mendekat, disuruh masuk semua, saya pulang," tutur
Lela.
*Simak juga :*
*Ledakan Bom Teroris di Bekasi, Suara Mirip Mercon Tapi Ada Api dan
Berasap Tebal
<https://metro.tempo.co/read/1202241/ledakan-bom-teroris-di-bekasi-mirip-mercon-tapi-berasap-tebal>*
Proses penangkapan ini menjadi pengalaman pertama menangkap teroris
bersama dengan Densus 88. "Saya juga takut, takut tertembak. Orang
dibilangnya (pelaku) pakai ransel bawa bomnya. Saya takut bomnya
meledak," kata Lela.
Kepala Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Indarto menyebut pelaku
teroris
<https://metro.tempo.co/read/1202223/pria-yang-meledakkan-diri-di-bekasi-jaringan-teroris-jad>
yang terjebak di gang buntu tewas setelah meledakkan diri ketika hendak
ditangkap. Indarto menyebut ledakan bom yang dibawa sekeras mercon dan
menimbulkan asap tebal.