Rini Soemarno Klaim Kondisi BUMN Membaik, Total Aset Rp 8 Ribu Triliun
Reporter:
Francisca Christy Rosana
Editor:
Kodrat Setiawan
Senin, 6 Mei 2019 06:59 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno menyapa masyarakat dan pegawai BUMN saat
Festival Link Acara di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad, 7 April
2019. Festival ini bertujuan mendorong sinergi antar BUMN dalam semangat
Menteri BUMN Rini Soemarno menyapa masyarakat dan pegawai BUMN saat
Festival Link Acara di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad, 7 April
2019. Festival ini bertujuan mendorong sinergi antar BUMN dalam semangat
"one nation, one vision, one family for exellence". ANTARA/Zabur Karuru
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)Rini Soemarno
<https://www.tempo.co/tag/rini-soemarno>mengatakan aset BUMN pada akhir
2018 tercatat mencapai Rp 8.000 triliun. Aset itu berasal dari akumulasi
143 perusahaan pelat merah yang dinaungi Kementeriannya.
*Baca juga:Rini Soemarno Resmikan Gedung Utama Kementerian BUMN
<https://bisnis.tempo.co/read/1202308/rini-soemarno-resmikan-gedung-utama-kementerian-bumn>*
"Aset 143 BUMN ini terus dibina dan diawasi," ujar Rini dalam peresmian
gedung BUMN di kantor BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Ahad, 5 Mei 2019.
Rini mengatakan, dengan total aset yang dimiliki, nilai pendapatan hasil
konsolidasi perusahaan yang dihimpun mencapai Rp 2.000 triliun dengan
laba bersih Rp 200 triliun. Adapun laba yang diraup Kementerian
meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada 2017, laba bersih BUMN hanya
Rp 186 triliun.
Ia mengklaim pendapatan dalam pembukuan 2018 ini telah diaduit sehingga
nilainya bisa dipertanggungjawabkan. Sejalan dengan aset dan pendapatan
yang meningkat, Rini mengatakan Kementerian dan stakeholders mampu
menciptakan iklim investasi yang positif.
Sepanjang 2018, Rini mencatat investasi perusahaan BUMN mencapai Rp 480
triliun dengan total kontribusi ke anggaran pendapatan dan belanja
nasional sebesar Rp 42 triliun. "Jadi kontribusinya sangat besar. Baik
dari dividien, pajak, maupun pendapatan negara bukan pajak," ucapnya.
Tren aset dan pendapatan BUMN yang membaik, ujar dia, dirasakan langsung
oleh masyarakat. Rini mengklaim, BUMN dapat menghadirkan harga-harga
kebutuhan pokok yang murah, mulai pangan hingga bahan bakar.
ADVERTISEMENT
Klaim membaiknya kondisi BUMN, menurut Rini, juga ditandai dengan
peningkatan sarana dan prasarana, misalnya revitalisasi gedung. Saat
ini, Kementerian BUMN telah berhasil membangun fasad atau gedung utama
Kementerian hasil sinergi dengan perusahaan pelat merah. Rini mengatakan
ongkos pembangunan gedung tak menadah anggaran pendapatan dan belanja
negara (APBN).
Ke depan, Kementerian BUMN akan membangun BUMN Center di kawasan gedung
Kementerian. BUMN Center dirancang berdiri di atas lahan 171 meter
persegi. Kementerian juga merencanakan pembangunan gedung komersial dan
co-wirkong space yang akan menjadi wadah milenial berinovasi. "Kami
dorong milenial aktif dan inovatif membangun BUMN di/co-working space/,"
ucapRini Soemarno
<https://bisnis.tempo.co/read/1201748/garuda-diminta-turunkan-harga-tiket-rini-soemarno-menjawab>.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com