Jokowi Tegaskan Serius Pindahkan Ibu Kota
[image: Jokowi Tegaskan Serius Pindahkan Ibu Kota]
Presiden Joko Widodo, dalam sambutannya saat buka puasa bersama dengan
pimpinan lembaga tinggi negara di Istana Negara, Jakarta, Senin 6 Mei 2019.
( Foto: SP/Joanito De Saojoao. )
Carlos KY Paath / WM Senin, 6 Mei 2019 | 21:11 WIB



Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan
keseriusan pemerintah terkait rencana pemindahan ibu kota. Jokowi
menyampaikan itu kepada para pimpinan lembaga negara saat berbuka puasa
bersama, di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/5/2019).

“Saya ingin menyinggung sedikit hal yang berkaitan dengan pemindahan ibu
kota. Kami serius dalam hal ini,” ungkap Jokowi seraya menyebut bahwa sudah
ada kajian dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan
Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Wacana pemindahan, menurut Jokowi, telah dikaji secara ekonomi, sosial,
politik, dan lingkungan. Jokowi juga menjelaskan, dipilihnya daerah di luar
Pulau Jawa sebagai ibu kota baru. Menurut Jokowi, penduduk di Pulau Jawa
demikian padat.

Kurang lebih 57 persen atau 149 juta orang penduduk Indonesia berada di
Jawa. Jokowi menyatakan, pemerintah akan berkonsultasi dengan
lembaga-lembaga negara. “Konsultasi tentu saja dengan lembaga negara yang
terkait, baik dari sisi hukum maupun politiknya,” imbuh Jokowi.

Jokowi juga menuturkan, posisi Jakarta berada dalam wilayah cincin api
atau* ring
of fire*. Tak hanya itu, Jakarta kerap dilanda banjir, termasuk kurangnya
ketersediaan air bersih. “Pemindahan ibu kota ini akan segera kami
putuskan,” ucap Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga bersyukur lancarnya pemungutan suara
Pemilu 2019. “Kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena pileg dan
pilpres pemilu 17 April 2019 lalu berjalan dengan baik, berjalan dengan
lancar,” kata Jokowi.

Turut hadir di antaranya yakni Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Ketua MPR
Zulkifli Hasan, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD Oesman Sapta Odang,
Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah dan
Muhaimin Iskandar.

Berikutnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto,
Wakil Ketua DPD Ahmad Muqowam, termasuk beberapa jajaran menteri Kabinet
Kerja seperti Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution,
Menko PMK Puan Maharani.

Selanjutnya, Mensesneg Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat Basuki Hasimuljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. “Saya
menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa di tahun 2019 ini,” kata
Jokowi


Sumber: Suara Pembaruan

Kirim email ke