Jokowi Ditetapkan Menang, Demokrat Keluar dari Koalisi Prabowo
POLITIK <https://www.jawapos.com/nasional/politik/>
7 Mei 2019, 03:03:52 WIB
SBY
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berjalan
bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Hendra Eka/JawaPos)
*
*
*
*
*
*JawaPos.com*– Partai Demokrat dipastikan akan keluar dari koalisi
dengan Prabowo-Sandi berakhir saat pasangan capres diumumkan oleh Komisi
Pemilihan Umum (KPU). Pernyataan itu diungkapkan oleh Kepala Divisi
Hukum dan Advokasi, Ferdinand Hutahaean.
“Jadi kalau Pak Prabowo menang Demokrat punya kewajiban moril politik
dalam mengawal pemerintahan. Tapi kalau Pak Jokowi diputuskan menang.
Maka kerja sama koalisi berakhir, karena Pilpres berakhir,” ujar
Ferdinand di Kantor KPU, Jakarta, Senin (6/5).
Sehingga, Partai Demokrat nantinya akan menentukan sikap untujk berada
di mana. Apakah tetap menjadi oposisi. Atau bergabung bersama
Jokowi-Ma’ruf Amin dalam mitra koalisi pemerintah.
“Jadi setelah pilpres ini selesai Partai Demokrat berdaulat menentukan
sikap politiknya,” katanya.
Ferdinand juga menjelaskan, apabila nanti Demokrat ditawari oleh Jokowi
bekerja sama dengan masuk koalisi. Maka ada tahapan yang perlu
dilakukan. Seperti adanya pembahasan di internal Majelis Tinggi Partai
Demokrat yang dipimpin langsung oleh ketua umumnya Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY).
“Jadi sikap Partai Demokrat ditentukan setelah ada penetapan resmi dari
KPU,” pungkasnya.
Editor : Dimas Ryandi
Reporter : Gunawan Wibisono
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com