----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Marco 45665 [email protected] 
[sastra-pembebasan] <[email protected]>Kepada: Chalik Hamid 
<[email protected]>Cc: Ronggo Gmail ronggo. 
<[email protected]>; Sheila Kartika [email protected] 
[PERS-Indonesia] <[email protected]>; [email protected] 
<[email protected]>; Eric DMS <[email protected]>; RKB 
<[email protected]>; Bh.jo [email protected] <[email protected]>; joko 
harsono [email protected] [nasionalis-indonesia] 
<[email protected]>; '[email protected]' 
[email protected] [temu_eropa] <[email protected]>; SUTEDJA 
GUSTI <[email protected]>; Bismo Gondokusumo <[email protected]>Terkirim: 
Kamis, 9 Mei 2019 16.59.39 GMT+2Judul: Re: #sastra-pembebasan# Re: 
[nasional-list] Tiga Menteri Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Jokowi Rombak 
Kabinet?
     



On Thu, 9 May 2019 at 14:42, Marco 45665 [email protected] 
[sastra-pembebasan] <[email protected]> wrote:

     

Pak Jokowi made it ''well'' done 👍😏👍
Service Guide Book / Buku Pemandu Jasa pun jelas menganjurkan:> .... bahwa 
Spareparts atau Suku Mesin yang sudah Haus / Detrition / dan Karatanharus 
segera DIGANTI  secepat mungkin , agar Tidak terjadi Kecelakaan lebih besar 
dengan Akibat yang lebih Tragis  
Zohir Car Service, Ltd 
On Thu, 9 May 2019 at 13:41, Sunny ambon [email protected] [nasional-list] 
<[email protected]> wrote:

     



Hanya tiga menteri terseret korupsi?  Apakah tidak lebih banyak?  Kalau 
Jokowi-Ma'ruf   bikin kabinet baru maka yang paling praktis sesuai penilaian 
selama ini cukup punya satu  kementrian dan satu menteri saja, karena  seperti 
kita lihat  pada Jenderal Luhut Panjaitan, beliau menguasai segala bidang dan 
sering berkomentar tentang bidang ekonomi dan non-ekonomi.  Pasti rezim Jokowi- 
Ma'ruf hemat dan tidak akan ada menteri yang makan gaji buta dan bisa korupsi 
seperti tiga mentri pada artikel tercantum dibawah ini. Satu hal juga yang 
sangat penting ialah harus dipertidakan kementrian agama, yang adalah 
sarangpenyamun. Termasuk Lukman Hakim maka kementrian surgawi ini mempunyai 
tiga menteri yang terkait korupsi,dua menteri dipenjarakan dan yang ketiga 
(lukman Hakim) ditunggu oleh penjara. Belum lagi korupsi di kementrian yang 
menyebabkan diberi julukan "sarang penyamun". Perlu ditekankan bahwa Allah 
tidak akan murka, jika kementrian yang memakaiideologi Allah dijadikan sarang 
penyamun penuh dengan bandit-bandit koruptor.  


https://www.harianterbit.com/nasional/read/106105/Tiga-Menteri-Terseret-Dugaan-Kasus-Korupsi-Jokowi-Rombak-Kabinet
 




 

Tiga Menteri Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Jokowi Rombak Kabinet?
SafariSabtu, 04 Mei 2019 - 12:25 WIBTiga menteri Jokowi tersandung kasus hukum 
di KPK
Jakarta, HanTer—Pasca-Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, Presiden Jokowi 
diisyaratkan bakal melakukan perombakan kabinetnya. Selain karena ada beberapa 
anggota kabinet terpilih menjadi anggota DPR, juga setelah tiga menteri 
dikaitkan dalam kasus dugaan korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan 
Korupsi (KPK).

Seperti diketahui, tiga menteri di Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla 
terseret pusaran kasus korupsi yang ditangani penyidik KPK. Menteri Agama 
Lukman Hakim Saifuddin pernah dipanggil KPK sebagai saksi terkait kasus jual 
beli jabatan di Kemenag.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebelumnya juga menjadi saksi di 
Sidang Tipikor dalam kasus dugaan suap dana hibah kepada Komite Olahraga 
Nasional Indonesia (KONI) melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Terakhir, KPK juga menggeledah ruang kerja serta kediaman dari Menteri 
Perdagangan Enggartiasto Lukita terkait kasus gratifikasi politisi Golkar Bowo 
Sidik Pangarso (BSP).

Sangat Mungkin

Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding menilai perombakan kabinet sangat mungkin 
terjadi karena pasca-Pilpres 2019, Presiden Jokowi membutuhkan konsolidasi baru 
hingga bulan Oktober mendatang.

"Bisa saja pasca-Pilpres, Jokowi membutuhkan konsolidasi baru sampai Oktober 
mendatang," kata Karding di Jakarta, Jumat..

Selain itu dia mengatakan, pertanyaan apakah akan ada perombakan kabinet atau 
tidak, tentu itu sangat mungkin karena ada beberapa anggota kabinet terpilih 
menjadi anggota DPR.

Para menteri yang kemungkinan menjadi anggota DPR periode 2019-2024 yaitu 
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan 
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Bisa Terjadi

Sementara itu Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut Presiden Jokowi sudah 
mengatakan, perombakan kabinet bisa terjadi ataupun tidak dalam waktu dekat 
setelah tiga menteri dikaitkan dalam kasus dugaan korupsi yang ditangani KPK.

"Presiden sudah mengatakan bisa iya, bisa tidak.. Kami lihat kepentingannya," 
kata Moeldoko di kantornya, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/5), 
saat menjawab pertanyaan soal kemungkinan perombakan kabinet setelah tiga 
menteri tersebut terseret kasus dugaan korupsi.

Menurutnya, Presiden Jokowi mengutamakan kredibilitas. Apabila ada menteri yang 
terjerat kasus korupsi dan ditetapkan sebagai tersangka, maka Presiden akan 
menggantinya.  "Kalau situasinya berubah, ya akan berubah. Kan begitu. Status 
itu nanti yang bakalan menentukan. Selama belum ada status, jalan saja," 
ujarnya.

Dicopot

Menanggapi rencana reshuffle kabinet ini, peneliti dari Komite Anti Korupsi 
Indonesia (KAKI), Arifin Nur Cahyo mengatakan, Jokowi sebagai Presiden harus 
berani mencopot menteri yang terseret korupsi. Keputusan Jokowi untuk mencopot 
menteri yang diduga korupsi untuk mencairkan situasi pemilu yang agak panas 
pasca Pemilu Raya 2019.  

"Pecat menteri korup itu guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap 
pemerintah," ujar Arifin Nur Cahyo kepada Harian Terbit, Jumat (3/5/2019).

Arifin menegaskan, pemecatan terhadap pejabat yang diduga korupsi itu tidak 
hanya berlaku untuk menteri. Tapi juga berlaku untuk para oknum partai. Oleh 
karena itu oknum partai itu juga harus diinvestigasi lebih dalam. Apalagi 
menteri yang diduga terlibat korupsi itu terkuak ada main dengan politisi salah 
satu partai koalisi di kubu 01.

"Kami meragukan komitmen pemerintah dalam usaha pemberantasan korupsi. Tidak 
heran orang dekat Presiden saja terkena OTT," tandasnya.
#LUKMANHAKIMSAIFUDDIN   #KPK   #IMAMNAHRAWI   #ENGGARTIASTO   #LUKITA

   


   
    

Kirim email ke