Jadi, bagaimana sebenarnya kerja koordinasi keamanan di negara ini, kok 
kepolisian mencekal (Kivlan) tanpa berkoordinasi dulu dengan kantor imigrasi? 
Kok kepolisian memanggil (Minurlin) seperti tanpa koordinasi dengan intelijen 
atau babinsa? Ada apa dengan kepolisian, kok sejak reformasi terutama setelah 
Bom Bali terkesan ada insubordinasi Polri. Apa kabar menkopolhukam Wiranto? 
Soal pamswakarsa pernah juga saya singgung di sini bahwa laskar sipil yang 
menjadi "kepompong" FPI itu dibentuk Kivlan atas perintah Wiranto sebagai 
menpangab saat itu. Dibentuk untuk menggebuki mahasiswa dan Rakyat yang 
menuntut SI-MPR. Tujuan pembentukan untuk memuluskan jalan BJH menjadi presiden 
(1999-2004). Padahal sebagai pangab kan Wiranto bisa langsung kerahkan TNI 
untuk mengamankan negara. Kenapa malah membentuk pamswakarsa yang entah dari 
mana dananya. 
Siapa sebenarnya orang yang duduki kursi menkopolhukam itu.

--- SADAR@... wrote:       
 

Pencekalan dibatalkan terhadap Kivlan, ternyata dikatakan paspor masa 
berlakunya sudah hampir habis jadi memang sudah tidak bisa digunakan lagi! Lalu 
Bareskrim juga menyatakan Kivlan bersikap koperatif, akan mengikuti pemeriksaan 
yang akan dilakukan, ...
 
Lalu, coba bung ikuti berita ini:
 

 
 
Boni Hargens Sebut Kivlan Zen Penumpang Gelap di Gejolak Pilpres
   Reporter:  
Budiarti Utami Putri
  Editor:  
Juli Hantoro
  Minggu, 12 Mei 2019 06:37 WIB 
Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens. Tempo/Tony Hartawan
  
TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens menyebut 
Mayor Jenderal (Purnawirawan) Kivlan Zen sebagai salah satu contoh penumpang 
gelap di tengah gejolak pemilihan presiden atau Pilpres 2019. Kivlan, kata dia, 
masuk dalam kategori pebisnis politik yang cenderung ingin menimbulkan 
kekacauan saja.
 
Baca juga: Dituding Makar, Kivlan Zen Polisikan Balik Pelapornya
 
"Saya mau mengatakan Pak Kivlan Zen ini sudah ahli di dalam mengelola 
kerusuhan," kata Boni Hargens dalam diskusi bertajuk "Gejolak Pemilu 2019: 
Problem Demokrasi Elektoral atau Sekadar Mainan Bandar Politik?" di kawasan 
Sudirman, Jakarta, Sabtu, 11 Mei 2019.
 
Boni mengatakan, kiprah Kivlan dalam bisnis penggalangan massa bisa terlihat 
dalam aktivitasnya di kelompok Pengamanan Swakarsa atau Pam Swakarsa pada era 
1998.
 
Pam Swakarsa adalah sebutan untuk kelompok sipil bersenjata tajam yang dibentuk 
oleh TNI untuk membendung aksi mahasiswa sekaligus mendukung Sidang Istimewa 
Majelis Permusyawaratan Rakyat (SI MPR) tahun 1998, yang berakhir dengan 
Tragedi Semanggi.
 
Perihal bisnis penggalangan massa Pam Swakarsa Kivlan Zen ini sebelumnya juga 
dikemukakan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. Andi menilai, 
saat ini Kivlan tengah melakukan manuver serupa dengan menggalang massa untuk 
berdemonstrasi mengepung Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu 
menuntut diskualifikasi pasangan calon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
 
Cerita ketika menjadi Komandan Pam Swakarsa pernah diungkit sendiri oleh Kivlan 
pada Februari lalu. Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Tentara 
Nasional Indonesia Angkatan Darat itu sempat mengaku belum menerima uang dari 
Jenderal (purn) Wiranto yang ketika itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan 
Keamanan/Panglima ABRI untuk biaya Pam Swakarsa. "Beliau itu tak menyerahkan ke 
saya pembiayaan itu loh. Masa saya disuruh bekerja tanpa biaya kan gitu loh," 
kata Kivlan Zen di Gedung Ad Premiere, Jakarta Selatan, Senin, 25 Februari 2019.
 
Baca juga: Kivlan Zen Batal Dicegah ke Luar Negeri
 
Adapun penumpang gelap berikutnya menurut Boni ialah kelompok radikal dan 
teroris. Boni menyebut kelompok radikal ini membawa agenda untuk mengubah 
sistem negara Indonesia demokrasi beriodeologi Pancasila menjadi khilafah. 
Selain itu, kata dia, kelompok teroris ingin menggunakan momentum perpecahan di 
antara masyarakat untuk melancarkan aksinya.
  
ADVERTISEMENT
  
"Teroris kelompok yang terpisah, tapi dia melihat kekacauan ini momentum untuk 
bermain," kata Boni.
 
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT sebelumnya juga menyebut 
kelompok Jamaah Ansharut Daulah atau JAD Lampung berencana mengebom sejumlah 
tempat di Jakarta Timur dan Bekasi saat pencoblosan 17 April lalu. Rencana itu 
berhasil dicegah oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror.
 
"Berbagai organisasi (teror) telah melebur ke dalam JAD. Mereka menganggap 
bulan puasa itu bulan amaliah, sehingga momentum pemilu juga dimanfaatkan untuk 
memperkeruh suasana," kata Direktur Penegakan Hukum BNPT Brigadir Jenderal Eddy 
Hartono, Selasa, 7 Mei 2019.
  ajeg 於 12/5/2019 2:01 寫道:
  
      Pencekalan dibatalkan.  Laporan dibatalkan.  Ketahuan, menkopolkam  tak 
paham hukum.  
  Pantes Mei '98 rusuh. 
  
  - 
   
Laporan Dicabut, Polisi Batalkan Pemeriksaan Istri Eks Danjen Kopassus
 

 
 
Pemeriksaan terhadap Minurlin Agus Sutomo dibatalkan berdasarkan surat 
bernomor: B/2142/V/2019/ Restro Bks Kota
  
  Bangun Santoso 
 Sabtu, 11 Mei 2019 | 05:00 WIB
  
 
Suara.com - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota membatalkan pemeriksaan terhadap 
Minurlin Agus Sutomo yang juga istri eks Danjen Kopassus Agus Sutomo dalam 
kasus memasuki pekarangan orang tanpa izin.
 

 
 
Minurlin dilaporkan ke polisi setelah melakukan inspe ksi mendadak atau sidak 
di gudang logistik milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Jendral Sudirman, 
Jumat (27/4/2019) lalu.
 

 
 
Sidak yang dilakukan Minurlin diikuti oleh sejumlah emak-emak. Dalam sidak itu 
rupanya ada yang mengabadikan melalui video hingga viral di media sosial.
 

 
 
Pada Minggu (29/5/2019) lalu, seorang bernama Febrianto melaporkan video 
tersebut ke Mapolres Metro Bekasi Kota atas dasar memasuki pekarangan orang 
tanpa izin dengan Nomor: LP/1026/K/IV/2019/Restro Bks Kota.
 

 
 
Dari laporan tersebut, polisi kemudian menindaklanjuti dengan memanggil 
sejumlah saksi-saksi. Hingga pada Sabtu (11/5/2019) Mei, Minurlin dijadwalkan 
dipanggil untuk dimintai keterangan dari surat yang di terbitkan pada, Rabu 
(8/5/2019).
 


 
Dari informasi, pemeriksaan terhadap Minurlin Agus Sutomo dibatalkan 
berdasarkan surat dengan nomor: B/2142/V/2019/ Restro Bks Kota pada tanggal 10 
Mei 2019 terkait klarifikasi pembatalan undangan permintaan keterangan.
 

 
 
Pembatalan itu berdasarkan pencabutan laporan poliso Nomor: 
LP/1026/K/V/2019/Restro Bks Kota. Tanggal 29 April dari saudara Febrianto.
 

 
 
Atas dasar itu, surat undangan permintaan keterangan kepada Minurlin Agus 
Sutomo pada Sabtu (11/5/2019) pukul 09.00 WIB di ruang IV (Harbang) Satuan 
Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota mengenai tindak pidana Memasuki 
Pekarangan Tanpa Izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 167 KUH Pidana 
dibatalkan karena pelapor mencabut laporannya.
 

 
 
Kapolres Metropolitan Bekasi Kota Kombes Pol Indarto sebelumnya membenarkan 
jika Minurlin akan dimintai keterangan oleh penyidik soal video viral emak-emak 
menggeruduk gudang logistik KPU.
 

 
 
"Iya Ibu Minurlin akan kita undang, kita mintai kesaksiannya dalam aksi geruduk 
gudang logistik KPU beberapa minggu lalu," kata Indarto kepada Suara.com, Kamis 
(9/5/2019).
 

 
 Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah 

#yiv6092987497 -- #yiv6092987497ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497ygrp-mkp #yiv6092987497hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-mkp #yiv6092987497ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-mkp .yiv6092987497ad 
{padding:0 0;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-mkp .yiv6092987497ad p 
{margin:0;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-mkp .yiv6092987497ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-sponsor 
#yiv6092987497ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497ygrp-sponsor #yiv6092987497ygrp-lc #yiv6092987497hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497ygrp-sponsor #yiv6092987497ygrp-lc .yiv6092987497ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv6092987497 #yiv6092987497actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv6092987497
 #yiv6092987497activity span {font-weight:700;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv6092987497 #yiv6092987497activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv6092987497 #yiv6092987497activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv6092987497 #yiv6092987497activity span 
.yiv6092987497underline {text-decoration:underline;}#yiv6092987497 
.yiv6092987497attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv6092987497 .yiv6092987497attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv6092987497 .yiv6092987497attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv6092987497 .yiv6092987497attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv6092987497 .yiv6092987497attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv6092987497 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv6092987497 .yiv6092987497bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv6092987497 
.yiv6092987497bold a {text-decoration:none;}#yiv6092987497 dd.yiv6092987497last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6092987497 dd.yiv6092987497last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6092987497 
dd.yiv6092987497last p span.yiv6092987497yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv6092987497 div.yiv6092987497attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv6092987497 div.yiv6092987497attach-table 
{width:400px;}#yiv6092987497 div.yiv6092987497file-title a, #yiv6092987497 
div.yiv6092987497file-title a:active, #yiv6092987497 
div.yiv6092987497file-title a:hover, #yiv6092987497 div.yiv6092987497file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv6092987497 div.yiv6092987497photo-title a, 
#yiv6092987497 div.yiv6092987497photo-title a:active, #yiv6092987497 
div.yiv6092987497photo-title a:hover, #yiv6092987497 
div.yiv6092987497photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6092987497 
div#yiv6092987497ygrp-mlmsg #yiv6092987497ygrp-msg p a 
span.yiv6092987497yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv6092987497 
.yiv6092987497green {color:#628c2a;}#yiv6092987497 .yiv6092987497MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv6092987497 o {font-size:0;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497photos div {float:left;width:72px;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv6092987497
 #yiv6092987497reco-category {font-size:77%;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497reco-desc {font-size:77%;}#yiv6092987497 .yiv6092987497replbq 
{margin:4px;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497ygrp-mlmsg select, #yiv6092987497 input, #yiv6092987497 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497ygrp-mlmsg pre, #yiv6092987497 code {font:115% 
monospace;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-mlmsg #yiv6092987497logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-msg 
p#yiv6092987497attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497ygrp-reco #yiv6092987497reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-sponsor 
#yiv6092987497ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497ygrp-sponsor #yiv6092987497ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497ygrp-sponsor #yiv6092987497ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv6092987497 #yiv6092987497ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv6092987497 
#yiv6092987497ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv6092987497   

Kirim email ke