*Kalau tidak menyerah bisa diganti istilahnya dengan dikalahkan. Kalah
sebagai seorang serdadu ataukah jenderal, perbedaannya sangat besar. *



*Prabowo Tegaskan Menyerah adalah Pengkhianatan Terhadap Negara*

[image: Prabowo Tegaskan Menyerah adalah Pengkhianatan Terhadap Negara]Menolak
Perhitungan KPU. Paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno
bersama pendukungnya melakukan doa bersama usai menggelar pengumuman
kecurangan pada acara Mengungkap Fakta fakta Kecurangan Pilpres 2019 di
Jakarta, Selasa (14/5/19). Dalam acara yang dihadiri ribuan simpatisan dan
partai pendukung Paslon 02 itu dinyatakan bahwa BPN menolak hasil
perhitungan sementara KPU karena dianggap banyak kecurangan. BeritaSatu
Photo/Mohammad Defrizal ( Foto: BeritaSatu photo / Mohammad defrizal )

Hotman Siregar / YUD Selasa, 14 Mei 2019 | 21:07 WIB

*Jakarta, Beritasatu.com* - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto
menegaskan bahwa dirinya bersama Sandiaga Uno dan seluruh jajaran Badan
Pemenangan Nasional (BPN) serta parpol yang tergabung dalam Koalisi Adil
Makmur tetap berkomitmen berjuang bersama rakyat.

Prabowo menegaskan hal ini terkait situasi politik pasca Pemilu 2019 yang
diyakini banyak terjadi kecurangan dan tidak sesuai dengan semangat
demokrasi yang selama ini menjadi prinsip utama bernegara.

"Demokrasi adalah jalan yang terbaik bagi kehidupan berbangsa dan
bernegara. tapi kita melihat dan kita merasakan dan kita sekarang memiliki
bukti-bukti dan kita mengalami rekan-rekan kita, pejuang-pejuang kita, kita
mengalami pemerkosaan demokrasi di Republik Indonesia ini," ujar Prabowo
Subianto pada Simposium Mengungkap Fakta Kecurangan Pilpres 2019 di Hotel
Sahid, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Di hadapan ribuan pendukung yang memadati Ruang Puri Agung
tersebut, Prabowo berjanji tidak akan tinggal diam dalam menghadapi
kecurangan Pilpres diklaimnya selama ini telah terjadi.

"Bahwa kita telah memenangkan mandat dari rakyat. kita telah memenangkan
suara rakyat dari rakyat," katanya.

"Jika kita menyerah, berarti kita menyerah kepada ketidakadilan dan itu
artinya kita berkhianat kepada negara bangsa rakyat. Itu artinya kita
berkhianat kepada pendiri-pendiri bangsa Indonesia. Itu artinya kita
berkhianat kepada puluhan ribu orang yang telah gugur untuk mendirikan
Republik rakyat Indonesia ini," imbuhnya yang langsung disambut riuh para
pendukung yang hadir.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga sempat memuji pasangannya, Sandiaga Uno
yang kian hari kian semangat berjuang mempertahankan suara rakyat dari
pihak yang berlaku curang pada Pilpres 2019.

Hal ini kata Prabowo sekaligus membantah rumor bahwa Sandiaga yang dasarnya
seorang pengusaha tidak tahan dalam berjuang bersama dirinya menyuarakan
kehendak rakyat.

"Ada yang mengatakan saudara Sandiaga Uno ini seorang pengusaha, dia anak
muda, dia akan meninggalkan Prabowo Subianto. Nyatanya, dia lebih rajin
turun ke daerah dari saya. Dan tadi dia sudah menyatakan sikap dan sekarang
saya menyatakan sikap saya. kita akan membela kebenaran, keadilan dan
kejujuran sampai kemenangan rakyat diakui," tandas Prabowo.

Sumber: Suara Pembaruan

Kirim email ke