*Industri halal ialah terutama makanan. Apakah ada industri metalurgi,
electronic, perkapalan, persenjataan yang halal, apanya yang halal?*


https://www.jawapos.com/ekonomi/finance/14/05/2019/dorong-industri-halal-indonesia-siapkan-masterplan-ekonomi-syariah/




*Dorong Industri Halal, Indonesia Siapkan Masterplan Ekonomi Syariah*

FINANCE <https://www.jawapos.com/ekonomi/finance/>

14 Mei 2019, 21:21:16 WIB

*JawaPos.com –* Meski memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia,
Indonesia masih belum bisa berbuat banyak dalam perkembangan industri
syariah Internasional. The State of Global Islamic Economy report mencatat,
Indonesia hanya menempati posisi ke-10 sebagai negara produsen produk halal
dunia.

Kementerian PPN/Bappenas pun tengah melakukan berbagai upaya mendorong
pengembangan ekonomi syariah di tanah air. Salah satunya, dengan
meluncurkan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024 dengan
visi Indonesia yang Mandiri, Makmur, dan Madani dengan Menjadi Pusat
Ekonomi Syariah Terkemuka.

The State of the Global Islamic Economy Report 2018-2019 mencatat, besaran
total pengeluaran belanja masyarakat Muslim dunia pada 2017 di berbagai
sektor halal, seperti makanan dan minuman, farmasi dan kosmetik halal,
busana halal, wisata halal, media dan hiburan halal, dan keuangan syariah
mencapai USD 2,1 triliun dan diperkirakan akan terus tumbuh hingga USD 3
triliun pada 2023.

Faktor utama yang mendorong fenomena tersebut adalah peningkatan jumlah
penduduk Muslim di dunia yang telah mencapai 1,84 miliar orang pada 2017
dan diperkirakan akan terus meningkat hingga 27,5 persen dari total
populasi dunia pada 2023. Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim
terbesar di dunia dengan 85 persen dari jumlah populasi serta menyumbang 11
persen dari total muslim di seluruh dunia, hanya dapat bertengger di
peringkat 10 sebagai negara produsen produk halal dunia.

“Kita akan menjawab tantangan sekaligus menyusun peta jalan pengembangan
ekonomi syariah di Indonesia guna mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi
nasional,” kata Menteri PPN atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di
Ruang Rapat Djuanedi Hadisumarto 1-5, Gedung Saleh Afif, Kementerian
PPN/Bappenas, Selasa (14/5).

Dia mengatakan, pengembangan ekonomi syariah harus melibatkan berbagai
sektor lain yang nantinya terintegrasi dalam sistem ekonomi yang
berlandaskan syariah. Hal tersebut bertujuan agar pertumbuhan yang
berlangsung pada sektor keuangan syariah memiliki dampak langsung dan
signifikan pada pertumbuhan di sektor riil.

“Yang secara fundamental menjadi fokus utama dalam sistem ekonomi Islam,”
tuturnya.

Atas dasar itu, Bambang mengharapkan, MEKSI 2019-2024 tersebut dapat
dijadikan rujukan bersama dalam mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia.
Selanjutnya, MEKSI 2019-2024 juga dapat diturunkan menjadi program kerja
implementatif pemerintah dalam lima tahun ke depan.

Proses penyusunan MEKSI 2019-2024 ini, menurut Bambang, rancangan kebijakan
dan strategi yang dikembangkan benar-benar mendorong perkuatan ekonomi
syariah di Indonesia. Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan regulator
baik di level K/L maupun independen. Juga menerima masukan dari praktisi
sektor industri, akademisi, asosiasi, dan berbagai pihak lainnya.

Selanjutnya, pemerintah telah melakukan kunjungan ke berbagai daerah untuk
memperoleh gambaran nyata akan kondisi ekonomi syariah yang ada saat ini di
dalam negeri.

“Dengan MEKSI 2019-2024 ini, saya harap pemerintah dan semua pihak memiliki
semangat yang sama dalam mengimplementasikan rekomendasi strategi kebijakan
pengembangan ekonomi syariah di Indonesia untuk mencapai visi yang telah
ditetapkan,“ tuturnya.

Acara peluncuran Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024
diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta sejumlah
jajaran menteri kabinet kerja. Hadir pula, Gubernur Bank Indonesia, Ketua
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Ketua Dewan Komisioner LPS, Ketua
Umum MUI, dan Direktur Eksekutif KNKS beserta jajarannya.

MEKSI 2019-2024 merekomendasikan empat langkah dan strategi utama,
meliputi  penguatan halal value chain dengan fokus pada sektor yang dinilai
potensial dan berdaya saing tinggi, dan  penguatan sektor keuangan syariah
dengan rencana induk yang sudah dituangkan dalam Masterplan Arsitektur
Keuangan Syariah Indonesia (MAKSI) sebelumnya dan disempurnakan ke dalam
rencana induk ini,

Langkah lainnya berupa  penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
(UMKM) sebagai penggerak utama halal value chain, serta penguatan di bidang
ekonomi digital utamanya perdagangan (e-commerce market place) dan keuangan
(teknologi finansial) sehingga dapat mendorong dan mengakselerasi
pencapaian strategi lainnya.

Untuk menjalankan keempat strategi tersebut, MEKSI 2019-2024 menjabarkan
beberapa strategi dasar yang harus dilakukan, yaitu peningkatan kesadaran
publik, peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, penguatan
kapasitas riset dan pengembangan (R&D), serta penguatan fatwa, regulasi dan
tata kelola.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Igman Ibrahim

   -

   bappenas <https://www.jawapos.com/tag/bappenas/>

Kirim email ke