https://www.suara.com/news/2019/04/24/213547/dua-hari-kontak-senjata-opm-5-tni-tewas-2-di-antaranya-tentara-perempuan







*Dua Hari Kontak Senjata, OPM: 5 TNI Tewas, 2 di Antaranya Tentara
Perempuan*

Tim Liputan Khusus

Rabu, 24 April 2019 | 21:35 WIB

[image: Dua Hari Kontak Senjata, OPM: 5 TNI Tewas, 2 di Antaranya Tentara
Perempuan]TPNPB di Papua Barat, mengklaim menewaskan 5 anggota TNI dalam
kontak senjata selama dua hari, yakni Selasa - Rabu (23-24/4/2019).

*Dalam kontak Senjata itu, dua anggota TNI tewas berstatus tentara
wanita."* *Suara.com
- **Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat*
<https://www.suara.com/tag/tentara-pembebasan-nasional-papua-barat>—sayap
militer *Organisasi Papua Merdeka*
<https://www.suara.com/tag/organisasi-papua-merdeka>—mengklaim menewaskan
lima anggota TNI dalam peperangan yang terjadi selama dua hari, yakni
Selasa – Rabu (23-24/4/2019).

Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan, pada hari Selasa, terjadi
kontak senjata di Distrik Yal, Kabupaten Nduga, antara pasukannya dengan
TNI/Polri.

”Dalam  kontak Senjata itu, dua anggota  TNI tewas berstatus tentara
wanita, dan hari ini tanggal 24 April 2019, telah terjadi kontak senjata
lagi di kampung Neriladobo, Distrik Nitkuri, yang menewaskan 3 anggota TNI
dan 3 lainnya terluka,” tuturnya dalam pernyataan tertulis, Rabu malam.

a menuturkan, dalam kontak senjata tersebut, TPNPB dipimpin oleh Panglima
Komando Daerah Pertahanan III Egianus Kogeya.

*Versi TNI*

Sementara kantor berita *Antara* melaporkan, dua anggota TNI mengalami luka
tembak saat sedang melakukan pengiriman logistik ke Distrik Nirkuri,
Kabupaten Nduga, Papua, Rabu. Salah satunya kru helikopter Bell 412 milik
Penerbad yakni Serda DK.

Berdasarkan informasi yang terhimpun oleh *Antara*, penembakan itu terjadi
sekitar pukul 11.10 WIT yang juga mencederai Prada MZ anggota Yonif Raider
321/GT.

Insiden penembakan itu berawal saat helikopter milik Penerbad dengan pilot
Mayor CPN Agus Falah, sedang melakukan pengiriman logistik ke Distrik
Nirkuri. Namun, tiba-tiba sekelompok orang bersenjata menembaki personel
hingga mengenai Prada MZ pada bagian kaki kirinya.

Saat hendak mengevakuasi korban MZ, terjadi lagi penembakan hingga mengenai
punggung Serda DK.

Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi mengakui adanya penembakan
hingga melukai dua anggota TNI.

"Memang benar ada dua anggota TNI yang mengalami luka tembak saat
pengiriman logistik atau bahan makanan ke Distrik Nirkuri. Namun kondisinya
stabil dan saat ini masih dalam penanganan tim dokter di RS Mitra
Masyarakat Timika,” kata Aidi.

Kirim email ke