Terowongan Walini Rampung, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai
Kemajuan yang Signifikan
2019-05-15 11:34:27
图片默认标题_fororder_各方嘉宾出席瓦利尼隧道贯通仪式
Upacara perampungan Terowongan Walini dalam proyek pembangunan Kereta
Cepat Jakarta-Bandung Indonesia diadakan di kawasan Perkebunan Maswati,
Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat.
Setelah proses pembangunan selama 12 bulan, akhirnya terowongan Walini
berhasil dirampungkan dan menjadi terowongan kereta cepat pertama yang
berhasil dihubungkan di Indonesia bahkan seluruh Asia Tenggara.
图片默认标题_fororder_印尼国企部长和中国驻印尼大使共同见证瓦利尼隧道贯通
Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-Tiongkok Chandra Dwiputra dalam
kata sambutannya menyatakan, terhubungnya terowongan Walini menunjukkan
kepada rakyat Indonesia bahwa memiliki kereta cepat bukanlah sebuah
impian. Terowongan ini juga akan terus ,menyemangati para tenaga kerja
untuk berupaya lebih lanjut dalam menyelesaikan pembangunan proyek
kereeta cepat secara aman dan efesien.
Chandra mengatakan: “Terhitung hingga kini, pembangunan kereta cepat
Jakarta-Bandung sudah diselesaikan 17,38 persen. Diprakirakan, 59 persen
proyek akan diselesaikan pada akhir tahun ini. Selanjutnya, kami akan
menyelesaikan terowongan nomor 4. Terowongan lainnya juga akan
dihubungkan semuanya pada tahun depan. Pada triwulan pertama tahun ini,
jumlah tenaga kerja dalam proyek ini telah mencapai 6000 orang. Kami
juga berencana untuk merekrut tenaga kerja baru untuk menyelesaikan
target 59 persen tersebut. ”
图片默认标题_fororder_瓦利尼隧道贯通瞬间
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik progres Kereta Cepat
Jakarta-Bandung yang menurutnya sangat luar biasa cepat ini. Gubernur
ini berharap di akhir tahun 2019, konstruksi Kereta Cepat
Jakarta-Bandung dapat mencapai progres yang lebih mendekati target,
sehingga target di tahun 2021, yaitu beroperasinya Kereta Cepat dapat
tercapai.
Ridwan berharap, model percepatan transportasi ini bisa menjadi
penghubung di daerah strategis lain yang cepat pertumbuhan industrinya.
Rencananya, setelah mencapai Bandung, kereta cepat akan mencapai Bandara
Kertajati melalui Sumedang, kata Emil.
Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan pembangunan Kereta Cepat
Jakarta-Bandung mencapai 59 persen pada akhir tahun 2019. Menurutnya,
kemajuan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung saat ini sudah
mencapai 17,5 persen.
"Sebelum akhir tahun 2019, pembangunan sudah dapat mencapai 59 persen.
Makanya kalau sekarang 17,5 persen, tujuh bulan lagi kami bisa targetkan
sampai 59 persen karena kami harapkan sudah tidak ada kendala yang
signifikan," katanya.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com