Baru 6 hari pecah kerusuhan dan pembakaran Rutan Siak, Riau,  sekarang terjadi 
lagi di LP Langkat, Sumut. Di Siak situasi bisa diatasi polisi dengan bantuan 
TNI. Di Langkat ini pasukan Marinir harus menjaga amukan napi terhadap polisi. 
Ada apa dengan Kepolisian RI? Setelah Bom Bali, terlebih sejak Gus Dur jatuh, 
Polri seolah menjadi alat kesayangan "dunia internasional" / Barat. Kenapa?
-1 JAM YANG LALU  Kerusuhan Penghuni LP Narkoba Hinai Diduga Adanya 
Penganiayaan NapiMedanbisnisdaily.com-Langkat. Lembaga Permasyarakatan (LP) 
Narkoba di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Provinsi Simatra Utara (Sumut), 
yang terbakar akibat pembakaran yang dilakukan puluhan narapidana (napi), Kamis 
(16/5/2019) diduga dipicu adanya penganiayaan terhadap seorang penghuni LP yang 
kedapatan memiliki narkoba.


"Dengan emosi warga binaan LP Narkoba mengamuk dan membakar puluhan sepeda 
motor milik pegawai LP, setelah berhasil membakar gedung LP dan keluar gedung. 
Ada 3 mobil jenis toyota Inova dan Avanza dirusak dan digulingkan, kemudian 
ratusan napi kabur," kata warga yang tinggal di sekitar LP Narkoba, Solden.

Bahkan ia menduga kalau terbakarnya lapas karena dipicu adanya penganiayaan 
terhadap seorang penghuni LP yang kedapatan memiliki narkoba.

Seorang petugas LP Narkoba Hinai, Sardi, mengatakan, pihak LP membenarkan ada 
menangkap seorang warga binaan. "Tadi ada seorang napi yang diamankan karena 
kedapatan memiliki narkoba," kata Sardi singkat.

Infofmasinya, napi yang ditangkap dianiaya petugas Lapas hingga ratusan penguni 
LP itu mengamuk.

Situasi LP kini memanas, TNI/Polri terus melakukan pengamanan. Bataliyon 8 
Marinir Tangkahan Lagan juga diturunkan.

Ratusan penghuni LP/Napi yang kabur belum ditemukan. Sebagian menuju Aceh dan 
Medan. Seluruh Polsek di ruas Jalinsum jajaran Polres Langkat mulai dari 
Besitang - Stabat melakukan razia setiap kenderaan yang melintas dirazia.

"Tadi sekitar jam 14.10 WIB api berkobar di dalam penjara, puluhan sepeda motor 
dibakar penghuni lapas, ada ratusan Napi yang kabur berserakan," kata Aulia, 
salah seorang warga di seputaran LP Narkoba Hinai.

Kirim email ke