http://mediaaceh.co/2019/05/respons-wacana-referendum-wiranto-gelar-rapat-khusus/


*Respons Wacana Referendum, Wiranto Gelar Rapat Khusus*

By *admin* <http://mediaaceh.co/author/admin/>

31 May, 2019

*MEDIAACEH.CO <http://MEDIAACEH.CO>, Jakarta –* Menko Polhukam Wiranto
menanggapi wacana referendum yang dilempar eks Panglima GAM Muzakir Manaf.
Wiranto menegaskan tak ada jalan untuk referendum di wilayah NKRI.

Kemenko Polhukam menggelar rapat khusus menanggapi wacana yang dilempar
oleh Muzakir. Seusai rapat, Wiranto menegaskan NKRI tak lagi mengenal
referendum.

“Tadi memang kita mengadakan pertemuan, rapat, koordinasi yang membahas
masalah adanya gerakan referendum terutama di Aceh. Jadi tadi yang
terpenting adalah yang saya sampaikan bahwa masalah referendum itu
sebenarnya dalam khazanah hukum positif di Indonesia sudah selesai, nggak
ada. Karena beberapa keputusan-keputusan baik Tap MPR maupun UU sudah
membahas sebelumnya dan sudah ada pembatalan,” kata Wiranto di kantornya,
Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat 31 Mei 2019.

*Baca Juga*  *Dinsos Aceh Ajak Masyarakat Hilangkan Stigma Buruk Terhadap
ODHA*
<http://mediaaceh.co/2018/10/dinsos-aceh-ajak-masyarakat-hilangkan-stigma-buruk-terhadap-odha/>

Wiranto menyebut soal Tap MPR Nomor 8 Tahun 1998 yang mencabut UU Nomor 4
Tahun 1993 tentang Referendum. Eks Panglima ABRI itu juga menyebut UU Nomor
6 Tahun 1999 yang mencabut UU Nomor 5 tentang Referendum.

“Jadi ruang untuk referendum dalam hukum positif di Indonesia sudah tidak
ada. Jadi nggak relevan lagi, apalagi kalau kita hadapkan kepada
internasional court yang mengatur tentang masalah ini, ini juga nggak
relevan,” ujar Wiranto.

Wiranto menduga suara sumbang soal referendum ini ada kaitannya dengan
kegagalan Muzakir di Pilgub Aceh dan merosotnya suara Partai Aceh di Pemilu
2019.

“Mungkin ada kekecewaan karena pilgub kalah, kemudian Partai Aceh sekarang
mungkin kursinya merosot, kalau tidak salah pemilu pertama dia ikut 2009
itu kursinya 33, lalu 2014 tinggal 29. Sekarang kalau nggak salah tinggal
18 kursi,” ujar Wiranto.

*Baca Juga*  *Soal Ajakan Referendum, Plt Gubernur Aceh: Semua Pendapat
Harus Dihargai*
<http://mediaaceh.co/2019/05/soal-ajakan-referendum-plt-gubernur-aceh-semua-pendapat-harus-dihargai/>

Ditanya soal sikap pemerintah, Wiranto mengatakan akan ada proses hukum
untuk masalah tersebut. Namun dia tak merincinya.

“Tatkala hukum positif sudah tidak ada dan tetap ditabrak, tentu ada sanksi
hukum,” ujarnya.[]

*+++++++++++++++.*

*http://mediaaceh.co/2019/05/soal-seruan-referendum-rektor-uic-aceh-merdeka-indonesia-punah/
<http://mediaaceh.co/2019/05/soal-seruan-referendum-rektor-uic-aceh-merdeka-indonesia-punah/>
*
*Soal Seruan Referendum, Rektor UIC: Aceh Merdeka, Indonesia Punah*

By *admin <http://mediaaceh.co/author/admin/> *30 May, 2019

<https://i1.wp.com/mediaaceh.co/wp-content/uploads/2019/04/PA-Aceh-Utara-2.jpeg?fit=700%2C450>Puluhan
lembar bendera bintang bulan ikut ramaikan kampanye Akbar Partai Aceh
Kabupaten Aceh Utara di lapangan Landing, Lhoksukon Aceh Utara, Kamis 11
April 2019. | Foto: mediaaceh.co/Yon Musa

*MEDIAACEH.CO <http://MEDIAACEH.CO>, Banda Aceh –* Rektor Universitas Ibnu
Chaldun, Musni Umar menanggapi ihwal seruan referendum Aceh yang diserukan
oleh mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka atau GAM, Muzakir Manaf alias
Mualem.

Melalui akun Twitternya, @musniumar <https://twitter.com/musniumar>, Musni
Umar menyatakan keprihatinannya terkait ajakan referendum untuk memisahkan
Aceh dari Indonesia.

Ia beranggapan, Aceh tidak boleh memerdekakan diri. Sebab, ia menilai,
Indonesia akan punah apabila Aceh melepaskan diri.

Kirim email ke