*Tidak apa kalau pendapatan pedesaan menurun yang penting ialah pendapatan
kota besar dan terutama para penguasa negara. hehehehe*

On Tue, Jun 4, 2019 at 9:21 PM 'j.gedearka' [email protected]
[nasional-list] <[email protected]> wrote:

>
>
>
>
>
> https://mediaindonesia.com/read/detail/239569-ketimpangan-pendapatan-di-desa-semakin-menurun
>
> *Ketimpangan Pendapatan di Desa Semakin * *Menurun*
> Penulis: *Mediaindonesia.com* Pada: Rabu, 05 Jun 2019, 01:17 WIB Ekonomi
> <https://mediaindonesia.com/ekonomi>
> 
> <https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/239569-ketimpangan-pendapatan-di-desa-semakin-menurun>
> 
> <https://twitter.com/home/?status=Ketimpangan%20Pendapatan%0D%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20di%20Desa%20Semakin%20Menurun%0Dhttps://mediaindonesia.com/read/detail/239569-ketimpangan-pendapatan-di-desa-semakin-menurun%0D%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20via%20@mediaindonesia>
> [image: Ketimpangan Pendapatan di Desa Semakin Menurun]
> <https://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/06/f412b0197cdd6b37949c020cb8f888f1.jpeg>
>
> *Dok Kementan*
> Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
>
> PROGRAM pembangunan khususnya di pedesaan menjadi perhatian khusus yang
> terus dikembangan Kementerian Pertanian (Kementan). Hal ini dilakukan guna
> mewujudkan peningkatan kesejahteraan dan menurunkan ketimpangan ekonomi
> antara kota dengan desa.
>
> Dengan kata lain, parameter tersebut bisa dilihat melalui dua indikator,
> yakni turunya jumlah penduduk miskin dan meningkatnya pendapatan masyarakat.
>
> "Nah, kalau kita memperhatikan kedua indikator itu, maka tidak berlebihan
> rasanya jika pemerintahan saat ini dinilai berhasil memperbaiki
> kesejahteraan masyarakat," kata Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi
> Kementerian Pertanian, Ketut Kariyasa, Selasa di Jakarta, Selasa (4/6).
>
> *Baca juga: *Konsumen Indonesia Masih Optimistis
> <https://mediaindonesia.com/read/detail/239529-konsumen-indonesia-masih-optimistis>
>
> Kariyasa memastikan pembangunan yang dilakukan saat ini berhasil membuat
> perekonomian penduduk desa meningkat drastis, bahkan jauh diatas angka
> rata-rata. Hal ini juga terlihat jelas dari Gini Ratio desa yang lebih
> rendah dari Gini Ratio kota.
>
> Mengacu pada data bulan Maret 2013, Gini Ratio Kota awalnya hanya sebesar
> 0,431 dan Gini Ratio di desa sebesar 0,320. Kemudian pada Maret 2018 turun
> masing-masing menjadi 0,401 dan 0,324. Selanjutnya pada September 2018,
> penurunan kembali terjadi secara signifikan, yakni masing-masing 0,391 di
> perkotaan dan 0,319 di perdesaan.
>
> "Terjadinya penurunan ini merupakan bukti nyata bahwa program-program
> pembangunan pertanian sudah tepat, yaitu tidak hanya berorietasi pada
> peningkatan produksi, tetapi mampu meningkatkan pemerataan dan menurunkan
> kemiskinan," tegasnya.
>
> Disisi lain, jumlah penduduk miskin secara nasional juga mengalami
> penurunan hingga menembus angka satu digit, yakni 9,82%. Jumlah itu terus
> turun menjadi 9,66 yang tercatat pada September 2018. Demikian juga dengan
> jumlah penduduk miskin di desa yang mencapai 14,32% untuk tahun 2013 dan
> 13,20 untuk tahun 2018.
>
> Jumlah ini kembali turun menjadi 13,20%, yang selanjutnya berubah lagi
> menjadi 13,10. Penurunan ini juga terjadi pada jumlah penduduk miskin di
> perkotaan yang tadinya 8,39%, kemudian 7,02% dan selanjutnya menjadi 6,89%.
>
> "Penurunan jumlah penduduk miskin ini juga diikuti oleh semakin meratanya
> atau menurunnya ketimpangan pendapatan masyarakat, yang ditandai oleh
> menurunnya Gini Ratio," katanya.
>
> *Baca juga: *Jelang Lebaran, Bulog Klaim Stok Pangan Pokok Aman
> <https://mediaindonesia.com/read/detail/239478-jelang-lebaran-bulog-klaim-stok-pangan-pokok-aman>
>
> Kariyasa menambahkan, pada Maret 2013, Gini Ratio secara nasional mencapai
> sebesar 0,424. Tapi pada Maret 2018, jumlah tersebut turun menjadi 0,389,
> disusul bulan berikutnya 0,384.
>
> "Angka-angka diatas secara jelas bahwa ketimpangan pendapatan masyarakat
> baik di perkotaan maupun di perdesaan terus menurun," tutupnya. (RO/OL-6)
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke