Yang menurun ketimpangan-pendapatan, bukan pendapatan.

Pada tanggal Sel, 4 Jun 2019 pukul 22.18 Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> *Tidak apa kalau pendapatan pedesaan menurun yang penting ialah pendapatan
> kota besar dan terutama para penguasa negara. hehehehe*
>
> On Tue, Jun 4, 2019 at 9:21 PM 'j.gedearka' [email protected]
> [nasional-list] <[email protected]> wrote:
>
>>
>>
>>
>>
>>
>> https://mediaindonesia.com/read/detail/239569-ketimpangan-pendapatan-di-desa-semakin-menurun
>>
>> *Ketimpangan Pendapatan di Desa Semakin * *Menurun*
>> Penulis: *Mediaindonesia.com* Pada: Rabu, 05 Jun 2019, 01:17 WIB Ekonomi
>> <https://mediaindonesia.com/ekonomi>
>> 
>> <https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/239569-ketimpangan-pendapatan-di-desa-semakin-menurun>
>> 
>> <https://twitter.com/home/?status=Ketimpangan%20Pendapatan%0D%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20di%20Desa%20Semakin%20Menurun%0Dhttps://mediaindonesia..com/read/detail/239569-ketimpangan-pendapatan-di-desa-semakin-menurun%0D%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20via%20@mediaindonesia>
>> [image: Ketimpangan Pendapatan di Desa Semakin Menurun]
>> <https://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/06/f412b0197cdd6b37949c020cb8f888f1.jpeg>
>>
>> *Dok Kementan*
>> Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
>>
>> PROGRAM pembangunan khususnya di pedesaan menjadi perhatian khusus yang
>> terus dikembangan Kementerian Pertanian (Kementan). Hal ini dilakukan guna
>> mewujudkan peningkatan kesejahteraan dan menurunkan ketimpangan ekonomi
>> antara kota dengan desa.
>>
>> Dengan kata lain, parameter tersebut bisa dilihat melalui dua indikator,
>> yakni turunya jumlah penduduk miskin dan meningkatnya pendapatan masyarakat.
>>
>> "Nah, kalau kita memperhatikan kedua indikator itu, maka tidak berlebihan
>> rasanya jika pemerintahan saat ini dinilai berhasil memperbaiki
>> kesejahteraan masyarakat," kata Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi
>> Kementerian Pertanian, Ketut Kariyasa, Selasa di Jakarta, Selasa (4/6).
>>
>> *Baca juga: *Konsumen Indonesia Masih Optimistis
>> <https://mediaindonesia.com/read/detail/239529-konsumen-indonesia-masih-optimistis>
>>
>> Kariyasa memastikan pembangunan yang dilakukan saat ini berhasil membuat
>> perekonomian penduduk desa meningkat drastis, bahkan jauh diatas angka
>> rata-rata. Hal ini juga terlihat jelas dari Gini Ratio desa yang lebih
>> rendah dari Gini Ratio kota.
>>
>> Mengacu pada data bulan Maret 2013, Gini Ratio Kota awalnya hanya sebesar
>> 0,431 dan Gini Ratio di desa sebesar 0,320. Kemudian pada Maret 2018 turun
>> masing-masing menjadi 0,401 dan 0,324. Selanjutnya pada September 2018,
>> penurunan kembali terjadi secara signifikan, yakni masing-masing 0,391 di
>> perkotaan dan 0,319 di perdesaan.
>>
>> "Terjadinya penurunan ini merupakan bukti nyata bahwa program-program
>> pembangunan pertanian sudah tepat, yaitu tidak hanya berorietasi pada
>> peningkatan produksi, tetapi mampu meningkatkan pemerataan dan menurunkan
>> kemiskinan," tegasnya.
>>
>> Disisi lain, jumlah penduduk miskin secara nasional juga mengalami
>> penurunan hingga menembus angka satu digit, yakni 9,82%. Jumlah itu terus
>> turun menjadi 9,66 yang tercatat pada September 2018. Demikian juga dengan
>> jumlah penduduk miskin di desa yang mencapai 14,32% untuk tahun 2013 dan
>> 13,20 untuk tahun 2018.
>>
>> Jumlah ini kembali turun menjadi 13,20%, yang selanjutnya berubah lagi
>> menjadi 13,10. Penurunan ini juga terjadi pada jumlah penduduk miskin di
>> perkotaan yang tadinya 8,39%, kemudian 7,02% dan selanjutnya menjadi 6,89%.
>>
>> "Penurunan jumlah penduduk miskin ini juga diikuti oleh semakin meratanya
>> atau menurunnya ketimpangan pendapatan masyarakat, yang ditandai oleh
>> menurunnya Gini Ratio," katanya.
>>
>> *Baca juga: *Jelang Lebaran, Bulog Klaim Stok Pangan Pokok Aman
>> <https://mediaindonesia.com/read/detail/239478-jelang-lebaran-bulog-klaim-stok-pangan-pokok-aman>
>>
>> Kariyasa menambahkan, pada Maret 2013, Gini Ratio secara nasional
>> mencapai sebesar 0,424. Tapi pada Maret 2018, jumlah tersebut turun menjadi
>> 0,389, disusul bulan berikutnya 0,384.
>>
>> "Angka-angka diatas secara jelas bahwa ketimpangan pendapatan masyarakat
>> baik di perkotaan maupun di perdesaan terus menurun," tutupnya. (RO/OL-6)
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> 
>

Kirim email ke