Maka untuk itu sutradaranya  tambah extra "bumbu"  mau dibunuh  empat
pemimpin nasional.

On Tue, Jun 4, 2019 at 11:51 PM Jonathan Goeij [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:

>
>
>
> Rizal Ramli: Jokowi Sudah Dirancang Untuk Menang
> <http://www.rmoljabar.com/read/2019/05/15/99653/Rizal-Ramli:-Jokowi-Sudah-Dirancang-Untuk-Menang->
>
> Rizal Ramli: Jokowi Sudah Dirancang Untuk Menang - rmoljabar.com
>
> RMOL
>
> Jabar. Pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf yang mengaku menang hingga
> 50 persen lebih dianggap ti ...
>
> <http://www.rmoljabar.com/read/2019/05/15/99653/Rizal-Ramli:-Jokowi-Sudah-Dirancang-Untuk-Menang->
>
>
> POLITIK  RABU, 15 MEI 2019 , 00:01:00 WIB | *LAPORAN*: RMOL NETWORK
>
> [image: Rizal Ramli: Jokowi Sudah Dirancang Untuk Menang]
> <http://www.rmoljabar.com/images/berita/2019/05/936010_12244515052019_429125_620.jpg>
>
> Rizal Ramli/Net
> *RMOLJabar*. Pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf yang mengaku menang
> hingga 50 persen lebih dianggap tidak masuk akal. Jokowi pada Pilpres 2019
> dirancang untuk menang.
> Hal itu disampaikan Pakar ekonomi Rizal Ramli di depan massa yang hadir di
> Hotel Grand Syahid Jaya Jakarta Pusat, Selasa (14/5).
>
> "Tahun 2014 Jokowi memang populer. Tetapi pada waktu itu yang milih Jokowi
> hanya 53 persen, mungkin kecurangan 2 persen, yang sungguh-sungguh dukung
> Jokowi hanya 51 persen. Kok bisa sekarang dirancang supaya Jokowi menang
> sampai 68 persen," ucap Rizal
>
> Padahal menurut Rizal, banyak permasalahan yang terjadi di era
> pemerintahan Jokowi. Menurutnya, Jokowi memang sudah dirancang sedemikian
> rupa untuk menang pada Pilpres 2019 ini.
>
> "Ekonomi susah, rakyat daya belinya anjlok, harga-harga naik, umat Islam
> merasa tidak adil, kok bisa naik? Karena memang (Jokowi) dirancang harus
> menang," kata Rizal seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.
>
> Menurutnya, kecurangan yang terjadi pada Pilpres 2019 ini sudah luar
> biasa. Hal tersebut diungkapkan setelah melihat dugaan kecurangan yang
> terjadi sebelum Pilpres hingga usai pencoblosan.
>
> "Kali ini skala kecurangannya luar biasa. Sebelum Pilpres, pada saat
> Pilpres dan setelah Pilpres. Yang paling signifikan adalah daftar pemilih
> palsu atau abal-abal yang jumlahnya 16,5 juta," paparnya.
>
> Sehingga, Rizal menilai jika KPU mau bekerja secara profesional bisa
> melakukan pengecekan terhadap jumlah daftar pemilih yang dinilai abal-abal.
>
> "Ada puluhan ribu penduduk, nama sama, tanggal lahir sama, kota sama, itu
> jelas abal-abal. Ada Banyak juga data enggak pantas. Kalau mereka jujur,
> KPU jujur, kalau KPU-nya profesional itu dia sisir. Kurangin lah 3 juta, 5
> juta saya yakin masyarakat Indonesia bersyukur. Tapi mereka tutup telinga,
> tutup mata, tetap mau ada 16,5 juta daftar pemilih yang abal-abal,"
> tandasnya. [gan]
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke