https://dunia.tempo.co/read/1212513/intelijen-as-sebut-arab-saudi-buat-rudal-balistik-
dibantu-cina/full&view=ok
<https://dunia.tempo.co/read/1212513/intelijen-as-sebut-arab-saudi-buat-rudal-balistik-dibantu-cina/full&view=ok>
Intelijen AS Sebut Arab Saudi Buat Rudal Balistik
Dibantu Cina
Reporter:
Non Koresponden
Editor:
Maria Rita Hasugian
Kamis, 6 Juni 2019 10:24 WIB
Citra Satelit menunjukkan pabrik rudal balistik di pangkalan rudal Arab
Saudi di aL-Watah pada 13 November 2018.Citra ini ditemukan oleh Planet
Labs dan Middlebury Institute of International Studies di Monterey.
[CNN] <https://statik.tempo.co/data/2019/06/06/id_846878/846878_720.jpg>
Citra Satelit menunjukkan pabrik rudal balistik di pangkalan rudal Arab
Saudi di aL-Watah pada 13 November 2018.Citra ini ditemukan oleh Planet
Labs dan Middlebury Institute of International Studies di Monterey. [CNN]
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Intelijen Amerika Serikat
<https://www.tempo.co/tag/internasional-amerika-serikat>mengungkapkan
Arab Saudi telah secara signifikan meningkatkan program rudal
balistiknya dengan bantuan Cina.
Tiga sumber intelijen AS kepada CNN mengungkapkan hal itu. Informasi
intelijen yang sebelumnya tidak dilaporkan menunjukkan Arab Saudi telah
memperluas infrastruktur dan teknologi rudal balistik melalui pembelian
dari Cina.
Baca juga: Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi ke Najran
<https://dunia.tempo.co/read/1108244/arab-saudi-cegat-rudal-balistik-houthi-ke-najran>
Perkembangan baru di Arab Saudi ini mengancam upaya AS selama beberapa
dekade untuk membatasi proliferasi rudal di Timur Tengah.
Meskipun Arab Saudi salah satu negara yang paling banyak membeli senjata
dari AS, namun AS dilarang menjual rudal balistik berdasarkan peraturan
yang ditetapkan oleh Rezim Pengawasan Teknologi Rudal 1987.
Sinyal Arab Saudi membangun senjata nuklir diucapkan Putra Mahkota
Mohammed bin Salman dalam satu program wawancara dengan media AS 60
Minutes tahun 2018:"Tanpa ragu, jika Iran mengembangkan bom nuklir, kami
akan mengikuti sesegera mungkin."
Baca juga: Presiden Xi Bertelepon dengan Raja Salman, Apa yang
Dibicarakan?
<https://dunia.tempo.co/read/1203735/presiden-xi-bertelepon-dengan-raja-salman-apa-yang-dibicarakan>
Indikasi lainnya adalah Foto citra satelit yang pertama kali dilaporkan
Washington Post pada Januari 2019 yang menunjukkan negara kerajaan itu
telah membangun pabrik rudal balistik. Beberapa analis yang melihat foto
satelit itu memperkirakan teknologinya menggunakan produk Cina.
Foto satelit kedua tentang fasilitas rudal Arab Saudi ditayangkan CNN
dan menunjukkan aktivitas serupa yakni memproduksi rudal balistik.
CIA maupun Direktur Intelijen Nasional AS menolak untuk menanggapi
aktivitas rudal balistik Arab Saudi. Begitu juga Kedutaan Arab Saudi di
AS tidak memberikan tanggapan.
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan, Cina dan
Arab Saudi merupakan mitra strategis komprehensif dan kedua negara
membangun kerja sama bersahabat di semua area termasuk penjualan senjata.
Kerja sama seperti ini tidak mencederai hukum internasional termasuk
peraturan tentang proliferasi senjata pemusnah massal.
Baca juga: Cina Dukung Total Iran, Tolak Sanksi Sepihak AS terhadap Iran
<https://dunia.tempo.co/read/1206657/cina-dukung-total-iran-tolak-sanksi-sepihak-as-terhadap-iran>
Mei lalu, presiden Donald Trump menyatakan situasi darurat untuk
melewati persetujuan Kongres guna mempercepat penjualan senjata senilai
miliar dollar ke sejumlah negara termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab,
dan Yordania dengan maksud menghalangi pengaruh jahat Iran di Timur Tengah.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo secara resmi menjelaskan tentang
percepatan penjualan senjata senilai US$ 8,1 miliar atau setara dengan
Rp 115,1 triliun kepada anggota parlemen hari Jumat ini.
"Penjualan ini akan mendukung sekutu kami, meningkatkan stabilitas Timur
Tengah, dan membantu negara-negara ini untuk mencegah dan mempertahankan
diri mereka dari Republik Islam Iran, kata Pompeo dalam pernyataannya.
Pernyataan Pompoe bersamaan harinya dengan pernyataan Presiden AS
<https://www.tempo.co/tag/internasional-amerika-serikat>Donald Trump
untuk mengirimkan tambahan pasukan sebanyak 1.500 personil ke Timur
Tengah untuk menghadapi Iran.
------------------------------------------------------------------------