https://nasional.tempo.co/read/1213295/jejak-fauka-dan-preman-tanah-abang-di-balik-rusuh-22-mei/full&view=ok
Jejak Fauka dan Preman Tanah Abang di Balik
Rusuh 22 Mei
Reporter:
Dewi Nurita
Editor:
Endri Kurniawati
Senin, 10 Juni 2019 10:56 WIB
Petugas kepolisian bertahan saat digempur lemparan batu dan petasan dari
peserta Aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jakarta, 22 Mei 2019.
Bentrokan pecah di depan Kantor Bawaslu sekitar pukul 20.15. TEMPO/M
Taufan Rengganis
<https://statik.tempo.co/data/2019/05/22/id_843833/843833_720.jpg>
Petugas kepolisian bertahan saat digempur lemparan batu dan petasan dari
peserta Aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jakarta, 22 Mei 2019.
Bentrokan pecah di depan Kantor Bawaslu sekitar pukul 20.15. TEMPO/M
Taufan Rengganis
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Mantan anak buah Prabowo Subianto di Komando
Pasukan Khusus (Kopassus), Fauka Noor Farid ditengarai berada di
belakang demonstrasi di sekitar Badan Pengawas Pemilu yang berujung
rusuh 22 Mei. Fauka adalah anggota Tim Mawar yang terlibat penculikan
aktivis 1998.
Dugaan keterlibatan Fauka rusuh yang menewaskan 8 orang itu diungkap
dalam laporan Majalah /Tempo/ edisi 10-16 Juni 2019. Penelusuran
/Tempo/ menemukan Fauka ditengarai berada di kawasan Sarinah, persis di
depan Gedung Bawaslu, saat kerusuhan 22 Mei terjadi. Transkrip
percakapan yang diperoleh /Tempo/ juga mengungkap Fauka beberapa kali
berkomunikasi dengan Ketua Umum Baladhika Indonesia Jaya Dahlia Zein
tentang kerusuhan yang pecah di kawasan Bawaslu.
Baca juga: Menengarai Preman yang Diduga Ada di Balik Kerusuhan 22 Mei
<https://nasional.tempo.co/read/1213136/menengarai-preman-yang-diduga-ada-di-balik-kerusuhan-22-mei>
Dua sumber di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi bercerita
Fauka ikut merancang demonstrasi di Bawaslu beberapa pekan sebelumnya.
Menurut sumber ini, telah terjadi beberapa kali pertemuan membahas
rencana demo bertempat di kantor BPN di Jalan Kartanegara, Jakarta
Selatan, serta hotel di dekat Masjid Cut Meutia, Menteng.
Fauka membantah ikut merencanakan unjuk rasa. “Tidak ada pertemuan itu.”
Dia juga membantah berkomunikasi dengan Dahlia selama kerusuhan pecah
dan mengaku tak ada di kawasan itu. “Saya jauh dari Bawaslu.”
Laporan /Tempo/ juga mengungkap keterlibatan sejumlah personel Garda
Prabowo, organisasi yang didirikan dan dipimpin Fauka, dalam
demonstrasi. Salah satunya Abdul Gani Ngabalin, yang memiliki banyak
nama alias. Ia bekas anak buah Rozario Marshal alias Hercules, preman
Tanah Abang, dan kini sudah ditahan polisi. Gani kini ditahan di
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya karena diduga terlibat dalam
kerusuhan di sekitar Bawaslu.
Baca juga: Menengarai Preman yang Diduga Ada di Balik Kerusuhan 22 Mei
....
<https://nasional.tempo.co/read/1213136/menengarai-preman-yang-diduga-ada-di-balik-kerusuhan-22-mei>
Sejumlah sumber di Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga
mengatakan Abdul Gani menjabat Panglima Garda Prabowo. Garda Prabowo
adalah kelompok relawan pendukung Prabowo - Sandiaga Uno yang didirikan
dan dipimpin Fauka Noor Farid.
Menjelang 22 Mei, Abdul Gani diduga ikut mengerahkan massa dari berbagai
daerah, antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Maluku.
Keesokan harinya, Abdul Gani ikut berunjuk rasa. /Tempo/ memperoleh
salinan transkripsi percakapan Abdul Gani dengan Fauka menjelang
kerusuhan pecah malam itu.
Fauka mengaku kenal dengan Abdul Gani dan sering bertemu di kawasan
Kartanegara, Jakarta Selatan. Tapi ia membantah memiliki kedekatan
dengan pria asal Pulau Kei, Maluku, itu. Ia menyangkal keanggotaan Abdul
Gani di Garda Prabowo, juga membantah memerintahkan menggalang massa
untuk unjuk rasa berujung rusuh 22 Mei
<https://nasional.tempo.co/read/1213264/eks-anggota-ditengarai-terlibat-rusuh-22-mei-siapa-tim-mawar>.
“Kurang kerjaan,” kata dia.
DEWI NURITA | MAJALAH TEMPO