Tanpa pengerahan ASN dan BUMN banyak kampanye 01 sepi pengunjung. Makanya 
masa-masa itu Jokowi terpaksa rajin berkunjung ke mall, stasiun KA/bus, 
bioskop, dan tempat-tempat keramaian lainnya. 

"Selain itu, keterlibatan ASN sebagai tim kampanye peserta Pemilu, menghadiri 
kegiatan peserta pemilu, dan menjadi anggota partai politik."

--- ilmesengero@... wrote:

https://suara-islam.com/bawaslu-temukan-ribuan-pelangaran-netralitas-asn-tni-dan-polri-di-pemilu-2019/




BawasluTemukan Ribuan Pelangaran Netralitas ASN, TNI dan Polri di Pemilu2019

 8June 2019

 1minute read

 

Cetak
 
Google+
 
Twitter
 
Facebook
 SpandukBawaslu di daerah (ilustrasi)


Jakarta(SI Online) –Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu menemukan 1.096 
pelanggaran hukumterkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara 
NasionalIndonesia (TNI), maupun Kepolisian Republik Indonesia (Polri) 
dalampenyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

KetuaBawaslu Abhan mengatakan, sebanyak 162 kasus dugaan pelanggaran kodeetik 
yang dilakukan oleh petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupunlembaga yang 
dipimpinnya, Bawaslu. Dia menilai perlu ada sanksi tegaskepada para pelanggar 
netralitas dan kode etik agar tidak terulangpada pemilihan umum selanjutnya.

Diamenyebut, sanksi itu diperlukan agar tidak terjadi mobilisasibirokrasi. 
Apalagi, kata dia, pada tahun 2020 ada pemilihan kepaladaerah serentak. “Tentu 
harus ada aturan jelas dan tegas mengenaipersoalan netralitas,” ucap Abhan 
melalui keterangan tertulisnya,Sabtu (8/6).

Berdasarkandata yang dihimpun Bawaslu hingga 28 April 2019 terdapat 227 
kasuspelanggaran netralitas di 24 Provinsi. Jawa Tengah adalah provinsidengan 
tingkat pelanggaran tertinggi yaitu 43 kasus.

Kemudian,menyusul Jawa Barat sebanyak 33 kasus, Sulawesi Selatan 29 
kasus,Sulawesi Tenggara 23 kasus, Banten 16 kasus, Kalimantan Timur 14kasus, 
dan Riau 10 kasus. Kemudian Bali tercatat ada 8 kasus, NusaTenggara Barat dan 
Sulawesi Barat masing-masing 7 kasus, KalimantanSelatan 6 kasus, dan Jambi 5 
kasus.

ProvinsiAceh, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Sumatera 
Selatanmasing-masing terdapat 4 kasus. Selanjutnya Provinsi Bengkulu danPapua 
Barat masing-masing ada 2 kasus. Sedangkan DKI Jakarta,Kalimantan Tengah, 
Maluku Maluku Utara, Sumatera Barat, dan SumateraUtara terdapat 1 kasus.

Abhanmengatakan, jenis pelanggaran netralitas tersebut beragam. Antaralain 
mencalonkan diri sebagai calon legislatif meski masih menjabatsebagai ASN 
aktif, melakukan tindakan yang menguntungkan pesertapemilu atau melakukan 
tindakan yang menguntungkan peserta pemilu dimedia sosial.

Contohbentuk pelanggaran lainnya yakni hadir dalam kampanye, menggunakanatribut 
peserta Pemilu atau membagikan alat peraga kampanye. Selainitu, keterlibatan 
ASN sebagai tim kampanye peserta Pemilu, menghadirikegiatan peserta pemilu, dan 
menjadi anggota partai politik.

“BerdasarkanPerbawaslu Nomor 6 Tahun 2018 Bawaslu memiliki wewenang 
untukmengawasi dan memberikan rekomendasi terkait kasus dugaan 
pelanggarannetralitas maupun kode etik selama pelaksanaan pemilihan umum,”kata 
Abhan.

Diamelanjutkan, Bawaslu perlu mengawasi berbagai keputusan atau kegiatanyang 
menguntungkan atau menunjukkan keberpihakan terhadap pesertapemilu sebelum, 
selama, dan sesudah masa kampanye. Kegiatan yangdimaksud seperti pertemuan, 
ajakan, imbauan, seruan atau pemberianbarang terhadap anggota ASN, TNI, Polri 
maupun keluarganya.

Bawasluperlu melakukan identifikasi potensi penyalahgunaan 
kewenangan,penggunaan anggaran, penggunaan fasilitas, dan identifikasi 
potensiketerlibatan ASN, TNI, dan Polri. Bawaslu kerap melakukan 
koordinasikelembagaan dengan TNI, Polri, dan KASN secara berjenjang.

“Adapula kerja sama Bawaslu dengan pemantau pemilu, media massa, danmasyarakat 
untuk ikut melakukan pengawasan pemilu,” ujar Abhan.

Bawaslulantas membuat kajian dugaan dari setiap temuan yang ada hinggatersusun 
rekomendasi dengan melampirkan kronologis dan hasil kajian.Lalu, rekomendasi 
dapat dilanjutkan ke KASN dengan melampirkanberkas.

“Setelahitu, dilakukan pengawasan atas rekomendasi oleh instansi 
yangberwenang,” tandasnya.

red:adhila



#yiv9308585487 -- #yiv9308585487ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487ygrp-mkp #yiv9308585487hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-mkp #yiv9308585487ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-mkp .yiv9308585487ad 
{padding:0 0;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-mkp .yiv9308585487ad p 
{margin:0;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-mkp .yiv9308585487ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-sponsor 
#yiv9308585487ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487ygrp-sponsor #yiv9308585487ygrp-lc #yiv9308585487hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487ygrp-sponsor #yiv9308585487ygrp-lc .yiv9308585487ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv9308585487 #yiv9308585487actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv9308585487
 #yiv9308585487activity span {font-weight:700;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv9308585487 #yiv9308585487activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv9308585487 #yiv9308585487activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv9308585487 #yiv9308585487activity span 
.yiv9308585487underline {text-decoration:underline;}#yiv9308585487 
.yiv9308585487attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv9308585487 .yiv9308585487attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv9308585487 .yiv9308585487attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv9308585487 .yiv9308585487attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv9308585487 .yiv9308585487attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv9308585487 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv9308585487 .yiv9308585487bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv9308585487 
.yiv9308585487bold a {text-decoration:none;}#yiv9308585487 dd.yiv9308585487last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9308585487 dd.yiv9308585487last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9308585487 
dd.yiv9308585487last p span.yiv9308585487yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv9308585487 div.yiv9308585487attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv9308585487 div.yiv9308585487attach-table 
{width:400px;}#yiv9308585487 div.yiv9308585487file-title a, #yiv9308585487 
div.yiv9308585487file-title a:active, #yiv9308585487 
div.yiv9308585487file-title a:hover, #yiv9308585487 div.yiv9308585487file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv9308585487 div.yiv9308585487photo-title a, 
#yiv9308585487 div.yiv9308585487photo-title a:active, #yiv9308585487 
div.yiv9308585487photo-title a:hover, #yiv9308585487 
div.yiv9308585487photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv9308585487 
div#yiv9308585487ygrp-mlmsg #yiv9308585487ygrp-msg p a 
span.yiv9308585487yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv9308585487 
.yiv9308585487green {color:#628c2a;}#yiv9308585487 .yiv9308585487MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv9308585487 o {font-size:0;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487photos div {float:left;width:72px;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv9308585487
 #yiv9308585487reco-category {font-size:77%;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487reco-desc {font-size:77%;}#yiv9308585487 .yiv9308585487replbq 
{margin:4px;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487ygrp-mlmsg select, #yiv9308585487 input, #yiv9308585487 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487ygrp-mlmsg pre, #yiv9308585487 code {font:115% 
monospace;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-mlmsg #yiv9308585487logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-msg 
p#yiv9308585487attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487ygrp-reco #yiv9308585487reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-sponsor 
#yiv9308585487ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487ygrp-sponsor #yiv9308585487ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487ygrp-sponsor #yiv9308585487ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv9308585487 #yiv9308585487ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv9308585487 
#yiv9308585487ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv9308585487   

Kirim email ke