----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: ChanCT [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: GELORA_In 
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 14 Juni 2019 05.18.04 GMT+2Judul: 
[GELORA45] Viral Tiket China Airlines Jakarta-Makassar, Ini Kata Kemenhub
     
 

Viral Tiket China Airlines Jakarta-Makassar, Ini Kata Kemenhub
   Reporter:  
Francisca Christy Rosana
  Editor:  
Rahma Tri
  Jumat, 14 Juni 2019 08:20 WIB 
China Airlines. china-airlines.com
  
TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan 
Polana B. Pramesti merespons viralnya gambar tangkapan layar yang menampilkan 
tiket perjalanan maskapai China Airlines rute domestik Jakarta-Makassar. Polana 
mengatakan, penjualan tiket itu bukan berarti mengisyaratkan maskapai 
penerbangan Cina sudah masuk ke Indonesia dan membuka rute domestik.
 
Baca: Maskapai Asing Segera Pindah ke Terminal 3 Soekarno-Hatta
 
 
“Intinya itu code share,” ujar Polana dalam pesan pendek kepada Tempo, Kamis 
petang, 12 Juni 2019.
 
Polana memastikan, saat ini belum ada satu pun maskapai asing yang mendaftar 
untuk membuka badan usaha di dalam negeri. Kalau pun maskapai asing sudah 
masuk, nama perusahaannya tentu bakal tercatat dalam online single submission 
atau portal perizinan. 
 
Saat ini, maskapai asing yang masuk ke Indonesia baru menjalankan open sky dan 
code share.Open sky adalah persaingan penerbangan bebas negara-negara di dunia 
untuk membuka rute internasional ke negara tertentu sebagai tujuannya. Namun, 
maskapai tidak dikenankan melayani rute domestik.
  
ADVERTISEMENT
  
Adapun code share adalah kerja sama yang lazim terjadi di bisnis penerbangan. 
Perjanjian ini melibatkan dua perusahaan penerbangan atau lebih.
 
Dalam perjanjian kerja sama code share, sebuah perusahaan maskapai dapat 
menjual tiketnya di perusahaan maskapai lain. Perusahaan yang melayani rute 
penerbangn dinamakan operating party, sedangkan operator yang memasarkan tiket 
diberi nama marketing party. 
 
Dalam tangkapan layar penjualan tiket China Airlines yang viral, maskapai Cina 
itu ternyata bekerja sama dengan Garuda Indonesia. Garuda Indonesia bertindak 
sebagai operating party. Sebab, perusahaan akan menjual kursinya ke maskapai 
China Airlines. Adapun China Airlines bakal memasarkan tiket Garuda lantaran ia 
merupakan marketing party. 
 
Simak: Korean Airlines Beroperasi di Terminal 3
 
 
Nantinya, penumpang China Airlines yang terbang dari Cina atau Taipe menuju 
Makassar lewat Jakarta bakal dilayani dengan maskapai Garuda Indonesia. Saat 
boarding, penumpang China Airlines yang menunggang maskapai Garuda Indonesia 
tetap akan teregistrasi dengan kode penerbangan semula.
 
Sebelum tiket China Airlines viral, persoalan maskapai asing sejatinya telah 
menyedot perhatian khalayak sejak Presiden Joko Widodo atau Jokowi 
mengungkapkan gagasan itu. Niat ini merupakan upaya untuk membuka persaingan 
sebagai solusi menurunkan harga tiket pesawat. 
 
  
 
|  | 不含病毒。www.avg.com  |

     

Kirim email ke