Viral Tiket China Airlines Jakarta-Makassar, Ini Kata Kemenhub
Reporter:
Francisca Christy Rosana
Editor:
Rahma Tri
Jumat, 14 Juni 2019 08:20 WIB
China Airlines. china-airlines.comChina Airlines. china-airlines.com
TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian
Perhubungan Polana B. Pramesti merespons viralnya gambar tangkapan layar
yang menampilkan tiket perjalanan maskapaiChina Airlines
<https://bisnis.tempo.co/read/897967/china-airlines-resmi-beroperasi-di-terminal-3-internasional>rute
domestik Jakarta-Makassar. Polana mengatakan, penjualan tiket itu bukan
berarti mengisyaratkan maskapai penerbangan Cina sudah masuk ke
Indonesia dan membuka rute domestik.
*Baca:**Maskapai Asing Segera Pindah ke Terminal 3 Soekarno-Hatta
<https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/07/14/090891449/maskapai-asing-segera-pindah-ke-terminal-3-soekarno-hatta>
*
“Intinya itu/code share,/” ujar Polana dalam pesan pendek kepada Tempo,
Kamis petang, 12 Juni 2019.
Polana memastikan, saat ini belum ada satu pun maskapai asing yang
mendaftar untuk membuka badan usaha di dalam negeri. Kalau pun maskapai
asing sudah masuk, nama perusahaannya tentu bakal tercatat dalam/online
single submission/atau portal perizinan.
Saat ini, maskapai asing yang masuk ke Indonesia baru menjalankan/open
sky/dan/code share./Open sky adalah persaingan penerbangan bebas
negara-negara di dunia untuk membuka rute internasional ke negara
tertentu sebagai tujuannya. Namun, maskapai tidak dikenankan melayani
rute domestik.
ADVERTISEMENT
Adapun/code share/ adalah kerja sama yang lazim terjadi di bisnis
penerbangan. Perjanjian ini melibatkan dua perusahaan penerbangan atau
lebih.
Dalam perjanjian kerja sama/code share/, sebuah perusahaan maskapai
dapat menjual tiketnya di perusahaan maskapai lain. Perusahaan yang
melayani rute penerbangn dinamakan operating party, sedangkan operator
yang memasarkan tiket diberi nama marketing party.
Dalam tangkapan layar penjualan tiket China Airlines yang viral,
maskapai Cina itu ternyata bekerja sama dengan Garuda Indonesia. Garuda
Indonesia bertindak sebagai/operating party/. Sebab, perusahaan akan
menjual kursinya ke maskapai China Airlines. Adapun China Airlines bakal
memasarkan tiket Garuda lantaran ia merupakan/marketing party/.
*Simak:**Korean Airlines Beroperasi di Terminal 3
<https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/07/15/090891639/mulai-senin-korean-airlines-beroperasi-di-terminal-3>
*
Nantinya, penumpang China Airlines yang terbang dari Cina atau Taipe
menuju Makassar lewat Jakarta bakal dilayani dengan maskapai Garuda
Indonesia. Saat boarding, penumpang China Airlines yang menunggang
maskapai Garuda Indonesia tetap akan teregistrasi dengan kode
penerbangan semula.
Sebelum tiketChina Airlines
<https://bisnis.tempo.co/read/1214059/rapat-di-dpr-menhub-budi-karya-dicecar-soal-tiket-pesawat> viral, persoalan
maskapai asing sejatinya telah menyedot perhatian khalayak sejak
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan gagasan itu. Niat ini
merupakan upaya untuk membuka persaingan sebagai solusi menurunkan harga
tiket pesawat.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com