Dikutip menurut selera Denny dan BPN, demi memenangkan Prabowo-Sandi. Tidak dikutip menurut tulisan aslinya. Denny hanya menggunakan nama besar Lindsey. ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: kh djie [email protected] [GELORA45] <[email protected]>Kepada: Gelora45 <[email protected]>Terkirim: Sabtu, 15 Juni 2019 23.32.13 GMT+2Judul: Re: [GELORA45] Prof Australia Protes Dikutip, Tim Hukum Prabowo: Sudah Teleponan
Jadi tidak dikutip menurut aslinya, tetapi ditambahi untuk dimanfaatkan...? Pada tanggal Sab, 15 Jun 2019 pukul 22.33 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: https://news.detik.com/berita/d-4587502/prof-australia-protes-dikutip-tim-hukum-prabowo-sudah-teleponan?_ga=2.145411954.798131831.1560589471-1789166400.1545758683 Sabtu15 Juni 2019, 20:01 WIB ProfAustralia Protes Dikutip, Tim Hukum Prabowo: Sudah Teleponan Rolando- detikNews Jakarta - Anggota Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Denny Indrayana mengaku sudah menelepon Guru Besar Hukum University of Melbourne, Australia, Tim Lindsey, terkait protes keras dikutip dalam persidangan Mahkamah Konstitusi (MK). Denny menjelaskan duduk perkara pengutipan tersebut.. "Nggak apa-apa (diprotes), tadi saya sudah telepon-teleponan sama Prof Tim. Pada dasarnya karena apa yang kami tulis ditanyakan ke dia kan juga beda. Kan kita memang tidak mengutip dalam konteks pilpres. Jadi ada miss di situ," ujar Denny, di Gedung LPSK, Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (15/6/2019). - | Baca juga: Prof Australia Protes Keras Dikutip Prabowo: Saya Tak Bilang Jokowi Otoriter | Denny pun mengungkapkan pengutipan artikel Tim Lindsey tidak dalam konteks pilpres. Namun, menurutnya, memang ada pendapat soal kemunculan karakter Orde Baru dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi "Betul,jadi kita tidak bicara dalam konteks pilpres. Kita bicara adakarakteristik Orde Baru yang disampaikan oleh para scholar ini. Itusaja. Kalau ditarik ke pilpres tentu emang bukan itu," jelasnya. | Baca juga: Prof Australia Protes Artikelnya Dikutip Prabowo, TKN: Memang Tak Relevan | Sebelumnya,Tim Lindsey menyampaikan protes kepada tim hukum PrabowoSubianto-Sandiaga Uno yang mengutip artikelnya dalam berkas gugatansengketa Pilpres 2019 ke MahkamahKonstitusi (MK).Ia mengatakan dirinya tidak pernah menyebut Presiden Joko Widodo(Jokowi) otoriter. "Artikelyang saya tulis membahas soal kesulitan politik yang dihadapi Jokowipada tahun 2017. Saya tidak pernah mengatakan Jokowi otoriter sepertiklaim tim hukum Prabowo. Saya juga tidak pernah sebutkan adakecurangan dalam pemilu," kata Tim Lindsey, Sabtu(15/6). SimakJuga 'Gugatan Tim Prabowo di MK: Jokowi Abuse of Power':
