Jangan terlalu pusinglah dengan si Denny, sebab dia jelas orangnya SBY pentolan pilpres / UUD amandemen yang berkepentingan melicinkan jalan sang ananda ke 2024. Biarkan si Denny jalankan peran apa pun termasuk peran di MK saat ini, toh permainan besarnya adalah misi 2024 si beye.
Akan seperti apa akhir dari gugatan di MK tidaklah semenarik langkah-langkah siluman beye yang seperti mulai tersandung, terjerat, tebaran jaringnya sendiri. Masih lincahkah dia mainkan jurus 2-kaki dengan semboyan politiknya yang lucu, "zero enemy"? Monggo gelar tiker sruput kopi nguntal ketimus nonton selihai apa beye meloloskan diri dari jeratan jaring sendiri. Sekurangnya dari desakan KLB dari kader partainya. Lalu si Denny? Ya biarkan dia bersenang-senang dolan ke MK. Rapopo. --- jonathangoeij@... wrote: Tahun 2014 --- Denny Indrayana coblos Jokowi-JK Rabu, 09 Juli 2014 / 09:09 WIB JAKARTA. Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana telah memberikan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) pada Rabu (9/7) pagi. Ia mengaku antre di urutan pertama dan mencoblos kandidat nomor dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla. Denny menuturkan, dirinya mencoblos di TPS 02, di daerah Menteng Dalam, Jakarta Selatan. Ia memilih Jokowi-JK dengan alasan pasangan tersebut lebih baik dari kandidat lainnya. "Saya sudah nyoblos paling pertama. Kenapa Pak Jokowi? Pertimbangan saya untuk Indonesia anti-korupsi," kata Denny, saat dihubungi, Rabu pagi. Ia mengungkapkan, di antara banyak kriteria yang ia timbang dari kedua pasangan yang ada, Jokowi-JK unggul dalam hal komitmen pemberantasan korupsi, rekam jejak, dan dianggap lebih mampu memberikan harapan. Tapi untuk soal menang dan kalah, ia tak bersedia menyampaikan prediksinya. "Saya percayakan masa depan bangsa ke pundak pak Jokowi. Dia yang paling menjanjikan. Soal menang atau kalah, itu nomor sekian," ujarnya. Denny pun mengajak seluruh masyarakat untuk tidak golput. Sebagaimana kicauannya dalam akun twitter @dennyindrayana Jangan Golpu. #SayaPilihJokowiUntukIndonesiaAntikorup .( Indra Akuntono)
