Yang saya tahu, di Tiongkok TANAH sepenuhnya milik NEGARA, jadi yang ada pada masyarakat hanya hak guna atas tanah itu dan itu sebatas waktu yang ditentukan, boleh diperpanjang atau diganti dengan tanah lain yang setara. Tapi, ... dalam praktek tetap saja terjadi KESULITAN memindahkan orang dari rumah yg sudah dihuni puluhan tahun, apalagi menghadapi orang-tua yg sudah merasa rumah itulah segalanya bagi hidup dia! Mereka gak mau dan bisa dipindah, walaupun ganti rumah-baru pasti lebih nyaman dengan perlengkapan modern yg ada listrik dan air ledeng! Itulah yg terjadi saat proses pembangunan waduk 3 Ngarai Sungai Yang Tse, ... akhirnya setelah nyaris air sungai naik masuk kehalaman rumahnya, barulah mereka terpaksa pindah juga. Dan yang menarik, diantara mereka, orang-tua yg semula ngotot tidak mau pindah kerumah baru diatas bukit, kemudian jadi propagandis melakukan pekerjaan pada keluarga, orang-tua didesa berikut yang juga harus pindah keatas bukit! Menjadi propagandis ulung membuka pikiran orang dengan contoh dirinya sendiri, hehehee...

Di Indonesia masalahnya lebih rumit, bukan saja banyak tidak ada sertifikat bukti hak-milik tanah, ada juga yang dinamakan tanah-adat sudah turun entah bergenerasi yg tidak bisa diotak-atik. Sedang masalah mengambil alih lahan yg diperlukan untuk jalur KAC Jkt-Bdg katanya menjadi ribet lagi, karena jalur KA yg digunakan itu adalah jalur yg semula dirancang oleh Jepang! Ada bocoran yg mengatakan, Jepang saat itu memang sudah membeli sebagian lahan yg dibutuhkan. Nah yg sudah ditangan Jepang itulah yang sampai sekarang 4% tertinggal belum bisa dibebaskan.

Sementara Tiongkok juga tidak kehilangan akal, dikerjakan disebagaian besar lahan yg sudah bisa dikerjakan itu, ... katanya lagi, jalur KA di daerah Walini itu dulu adalah BUMN kebun-teh yg merugi melulu, jadi pemerintah dengan mudah melepaskan tanahnya untuk pembangunan jalur KA. Disitulah Jokowi kabarnya lakukan peresmian pembukaan kerja KAC Jkt-Bdg 2 tahunan yl. Mereka kerjakan bagian tersulit terowongan Walini itu yg bisa selesai bulan Mei yl.



kh djie [email protected] [GELORA45] 於 16/6/2019 16:02 寫道:
Ja, karena medannya sulit, harus bangun 13 trowongan, dengan panjang total 16km. Trowongan terpanjang 4.4 km. Kesulitan kedua, masih ada tanah belum bisa dibebaskan ? Ada yang sebagian milik beberapa industri. Ada juga yang sudah dikuasai tengkulak tanah.
Mesti beri ganti rugi besar ?
Di Tiongkok lain, begitu suatu daerah ditetapkan akan jadi suatu project besar, beberapa tahun sebelumnya sudah keluar peraturan tanah tidak boleh dijual belikan. Ttapi di sana, tanah adalah milik negara?

Pada tanggal Min, 16 Jun 2019 pukul 08.40 Sunny ambon [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]>> menulis:

    150 km dalam 4 tahun belum capai tujuan?

    On Sun, Jun 16, 2019 at 2:47 AM ChanCT [email protected]
    <mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected]
    <mailto:[email protected]>> wrote:

        Tambahan, selama belasan tahun ini cukup keras suara
        meneriakkan TKA asal Tiongkok, khusus nya di tambang Morowali,
        ini salah satu suara yang membantah KEBOHONGAN itu:

        http://gelora45.com/news2/DedeBongkarKebohonganTKAMorowali.pdf


        ChanCT [email protected] <mailto:[email protected]>
        [GELORA45] 於 16/6/2019 8:37 寫道:

        Beginilah suara sumbang orang-orang yang MENENTANG masuknya
        MODAL Tiongkok TANPA melihat bagaimana kenyataan yang terjadi
        bagi kesejahteraan rakyat disekitar proyek itu, yang
        diteriakkan adanya jutaan buruh Tiongkok merebut kesempatan
        kerja buruh lokal, ... Jadi TIDAK BEDA dengan sementara
        PEJABAT KORUP yg selama ini sangat diuntungkan modal
        AS-Jepang Singapore dan mulai terdesak dengan masuknya modal
        Tiongkok! Kekuatan reaksioner inilah yang belasan tahun
        terakhir ini meronta-ronta berusaha keras pertahankan modal
        AS-Jepang-Singapore yg selama ini mendominasi di Indonesia
        membuat rakyat banyak tetap papa-miskin!

        Entah darimana dapatkan berita KA-Cepat Jkt-Bdg selama 4
        tahun ini mangkrak??? Bahwa TERTUNDA, iyaaa! Itupun hanya
        karena masalah kesulitan pelepasan lahan yg jadi masalah!
        Tapi, dalam kenyataan proyek KA terus berlangsung dibagian
        yang lahan yang SUDAH diselesaikan, ...Entah masih ada
        sekian% masalah lahan yg belum berhasil dirampungkan! Tapi,
        mereka tetap berani memperkirakan jalur KA-Cepat Jkt-Bdg itu
        bisa diselesaikan tertunda 2 tahun target 2019, tahun 2021
        bisa rampung!
        http://gelora45.com/news3/KACepatJktBdgPerhatianku.pdf ;
        http://gelora45.com/news3/TerowonganWaliniKACepatJktBdg.pdf ;
        http://gelora45.com/news3/TerowonganWaliniRampung.pdf




        Tatiana Lukman [email protected]
        <mailto:[email protected]> [GELORA45] 於 16/6/2019 1:24
        寫道:
        Lho, kok mengharapkanh Jokowi sadar?? Kan itu juga yang dia
        inginkan...menjual proyek-proyek megainfrastruktur dan
        tambang kepada pemodal Tiongkok....Terussss masukkan modal
        Tiongkok...

        On Saturday, June 15, 2019, 7:15:58 PM GMT+2, ajeg
        [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45]
        <[email protected]> <mailto:[email protected]>
        wrote:


        Sudah 5 tahun gelibat-gelibet LBP-RRC ini dimunculkan dalam
        berbagai varian pemberitaan, padahal isinya masih berkutat
        di jualan proyek yang itu-itu juga: KEK Sumut; KEK Kaltara;
        KEK Sulut; dan KEK Bali-Lombok. Sementara, Jokowi cuma
        kebagian proyek hiburan KA cepat JKT-BDG yang 4 tahun
        mangkrak (lantas kemana itu guyuran investasi via Keqiang?).

        Belum sadar-sadar juga si Jokowi.

        --- SADAR@... wrote:

        Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang
        Kemaritiman melalui Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur
        memfasilitasi pertemuan antardelegasi Republik Rakyat China
        dengan para pelaku usaha Indonesia, di Jakarta, Jumat (14/6)
        dalam Indonesia Business Visit and China International
        Contractors Association (Chinca).

        Kegiatan itu dihadiri 31 pelaku usaha dari perwakilan Chinca
        dan pimpinan dari berbagai perusahaan di bidang energi,
        transportasi dan pengembangan infrastruktur, manufaktur
        permesinan, serta lembaga pembiayaan atau keuangan yang
        sebagian besar datang dari kota Beijing dan sekitarnya serta
        merupakan grup perusahaan atau BUMN besar China.

        Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Ridwan Djamaluddin
        dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu, menyampaikan Indonesia
        masih terfokus pada pulau Jawa. Pemerintah berharap
        pembangunan infrastruktur bisa lebih merata ke wilayah lain.

        "80 persen kontribusi GDP (Gross Domestic Product/Produk
        Domestik Bruto) kita masih berasal dari Jawa, di Indonesia
        kita menyadari kemajuan pembangunan masih diperlukan
        pemerataan, sehingga upaya kita sekarang adalah melakukan
        pembangunan di kawasan-kawasan luar jawa sehingga pemerataan
        menjadi lebih baik," ujarnya...

        Sejak tahun 2017, pemerintah Indonesia berdasarkan masukan
        dari perusahaan swasta maupun BUMN, menyusun proposal yang
        kemudian terkumpul menjadi 30 proyek di empat koridor
        pembangunan dengan nilai mencapai 91,1 miliar dolar AS.

        Koridor tersebut antara lain, pada koridor Sumatra Utara
        fokus dalam hak ekonomi bagian barat untuk memfasilitasi
        kerja sama ASEAN dan sekitarnya; koridor Kalimantan Utara
        fokus pada pengembangan energi dan mineral; Sulawesi Utara
        disiapkan untuk pertumbungan kawasan pasifik dalam ranah
        parisiwata dan industri; sementara Bali disiapkan untuk
        pusat inovasi kawasan ASEAN.

        Deputi Ridwan juga menegaskan bahwa kerja sama tersebut
        bersifat saling menguntungkan dan semua negara yang akan
        melakukan investasi ke Indonesia wajib memenuhi lima
        kriteria dan tiga sistem kerja sama "Basic Principles of
        GMF-BRI Cooperation.

        "Saya ingin menekankan, kita tidak hanya bekerjasama
        komersial dalam jangka pendek, tapi kita juga buka ruang
        dalam jangka panjang, di luar empat koridor ini ada juga
        proyek non koridor yang sudah diinisiasi oleh pelaku
        industri yang hanya memerlukan dukungan kebijakan
        pemerintah," tambahnya.

        Perwakilan Ketua Chinca Xin Xiuming menilai Indonesia
        mengalami perkembangan ekonomi yang luar biasa, dan pihaknya
        sangat antusias untuk berpartisipasi dalam pembangunan
        infrastruktur di Tanah Air.

        "Kami mendorong semangat anggota kami dalam bergabung dalam
        pembangunan, dan sebagai organisasi kontraktor
        infrasturuktur China, kami juga mau menjalin komunikasi yang
        baik dengan Indonesia, kami percaya dengan usaha kita dan
        dukungan dari berbagai pihak, kerja sama dua negara dalam
        infrastruktur akan berjalan dengan baik," tambahnya.

        Sementara itu, Duta Besar RI untuk China dan Mongolia
        menambahkan hubungan bilateral akan lebih bagus lagi jika
        dirasakan oleh masyarakat dari kedua belah pihak negara,
        pelaku bisnis yang akan merealisasikan program dari hubungan
        bilateral ini.

        Kegiatan itu diharapkan dapat memberi informasi kerja sama
        dalam kerangka "Regional Comprehensive Economic Corridor"
        (RCEC) Global Maritime Fulcrum - Belt and Road Initiative
        (GMF-BRI) antara Indonesia dan China serta mendapatkan
        peluang peluang investasi proyek di bidang infrastruktur,
        energi, pekerjaan umum dengan melakukan interaksi langsung
        antara pelaku bisnis Indonesia dan China.

        *Baca juga:NTT berencana pinjam Rp3 triliun dari China
        biayai infrastruktur jalan
        
<https://www.antaranews.com/berita/865324/ntt-berencana-pinjam-rp3-triliun-dari-china-biayai-infrastruktur-jalan>

        Baca juga:Temui Jokowi, AIIB China tawarkan pinjaman satu
        miliar dolar
        
<https://www.antaranews.com/berita/743411/temui-jokowi-aiib-china-tawarkan-pinjaman-satu-miliar-dolar>*



                Ini positif-negatif perang dagang AS-China bagi
                Indonesia




                





---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke