Pesan Sri Mulyani untuk Penyuara Kebencian di Kemenkeu
Reporter:
Muhammad Hendartyo
Editor:
Kodrat Setiawan
Senin, 17 Juni 2019 09:27 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberi sambutan usai menerima laporan
hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan tahun 2018 di Gedung BPK,
Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019. ANTARA/Galih PradiptaMenteri Keuangan Sri
Mulyani memberi sambutan usai menerima laporan hasil pemeriksaan (LHP)
atas laporan keuangan tahun 2018 di Gedung BPK, Jakarta, Rabu, 12 Juni
2019. ANTARA/Galih Pradipta
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri KeuanganSri Mulyani
<https://www.tempo.co/tag/sri-mulyani>Indrawati tidak akan memaafkan
jajaran eselon di Kementerian Keuangan yang mau melakukan pola
kepemimpinan yang eksklusif dan mementingkan kelompoknya. Begitu juga
bagi yang menjadi penyuara kebencian terhadap mereka yang berbeda.
*Baca juga:Sri Mulyani: Tugas Pengelola Keuangan Negara Tidak Ringan
<https://bisnis.tempo.co/read/1214607/sri-mulyani-tugas-pengelola-keuangan-negara-tidak-ringan>*
"Itu tidak bisa dimaafkan dan tidak seharusnya ada di Kementerian
Keuangan Republik Indonesia, karena Kementerian Keuangan adalah sebagian
kecil dari institusi yang memiliki kemewahan adanya instansi vertikal,"
kata Sri Mulyani dalam pidato pelantikan eselon II dan III yang diunggah
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan
Nufransa Wirasakti, Ahad, 16 Juni 2019.
Dia mengatakan kalau di institusi Kementerian Keuangan ada pimpinan di
level mana pun atau bahkan bukan pimpinan, tapi staf jajaran yang merasa
atau memiliki kepercayaan yang ingin menjadi eksklusif, maka orang itu
salah tempat.
"Karena Anda tidak hanya akan menjadi benalu tapi menjadi racun bagi
institusi dan bagi negara," ujarnya.
Menurut Sri Mulyani, Kementerian Keuangan memiliki tugas untuk menjahit
persatuan, menjaga persatuan.
Hal itu dia sampaikan saat melantik 499 orang pejabat di lingkungan
Kementerian Keuangan, Jumat, 14 Juni 2019. Pejabat yang dilantik terdiri
dari 22 orang pejabat Eselon II dan 477 orang pejabat Eselon III.
"Pelantikan bersama dari beberapa unit eselon I Kemenkeu hari ini
merupakan simbol bahwa seluruh unit di Kemenkeu merupakan bagian tak
terpisahkan yang memiliki peran penting dalam mengelola keuangan
negara," kata Sri Mulyani.
Sri Mulyani berpesan agar pejabat yang menempati posisi dan jabatan
baru, mampu menjaga jalinan persatuan dan kesatuan bangsa. Keberagaman
dan kebhinekaan yang dimiliki Indonesia adalah rahmat yang patut disyukuri.
ADVERTISEMENT
Dari 22 orang pejabat Eselon II yang dilantik, terdapat 5 pejabat yang
berasal dari Direktorat Jenderal Pajak, 2 pejabat dari Direktorat
Jenderal Bea dan Cukai, 14 pejabat dari Direktorat Jenderal Kekayaan
Negara (DJKN), dan satu pejabat dari Direktorat Jenderal Pengelolaan
Pembiayaan dan Risiko (DJPPR).
Di samping itu, dari 477 orang pejabat Eselon III yang dilantik terdapat
4 pejabat yang berasal dari Sekretariat Jenderal, 16 pejabat dari
Direktorat Jenderal Anggaran, 151 pejabat dari DJP, 42 pejabat dari
DJBC, 142 pejabat dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), 108
pejabat dari DJKN, serta 14 pejabat DJPPR.
*Baca beritaSri Mulyani
<https://bisnis.tempo.co/read/1215136/rapbn-2020-kementerian-dan-lembaga-ini-ajukan-tambahan-anggaran>lainnya
di Tempo.co*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com