Masyarakat Internasional Nilai Positif Pidato Presiden Xi Jinping
dalam Pertemuan Puncak ke-5 CICA
http://indonesian.cri.cn/20190617/89f4a5e9-6c74-529a-4ce4-7cea21bb96f0.html
2019-06-17 11:08:03
XINHUA: Pertemuan Puncak ke-5 Konferensi tentang Tindakan Interaksi dan
Membangun Kepercayaan di Asia CICA digelar di Dushanbe, ibu kota
Tajikistan pada hari Sabtu (15/6). Presiden Tiongkok Xi Jinping
menghadiri pertemuan puncak dan menyampaikan pidato pentingnya.
Tokoh-tokoh beberapa negara berpendapat bahwa pidato Xi Jinping telah
memaparkan pendirian Tiongkok di bidang pendorongan perdamaian abadi dan
kemakmuran bersama, sekaligus telah menunjukkan arah kepada berbagai
negara Asia untuk memperdalam pengertian, mendorong saling percaya,
memperdalam kerja sama, merealisasi kemenangan bersama dan menciptakan
situasi baru keamanan dan pembangunan Asia.
Ketua Bagian Penyelidikan Kantor Berita Qatar Khalid Binai berpendapat,
saling menghormati dan saling percaya adalah hal yang sangat penting dan
berkaitan dengan hubungan antar negara, keamanan dan perkembangan
ekonomi regional. Pendirian Presiden Xi Jinping dalam pidatonya membantu
meningkatkan saling percaya dan kerja sama antar negara, mengurangi
konflik kawasan dan memelihara perdamaian regional.
Profesor Universitas Tehran Iran Fouid Izad memberikan pengakuannya
terhadap isi pidato mengenai pendorongan bersama liberalisasi dan
fasilitasi perdagangan dan investasi, penegakan pandangan peradaban sama
derajat, saling belajar, berdialog dan inklusif, dan lain sebagainya.
Ketua bagian riset Tiongkok Pusat Dialog Politik dan Riset Media Mesir
Imad Azrk mengatakan, Presiden Xi Jinping dalam pidatonya secara titik
berat mengaitkan masalah keamanan dengan pembangunan, dan pendiriannya
menguntungkan pembangunan sebuah Asia yang saling percaya di bidang
politik, mengatasi masalah dan tantangan regional yaitu
ketidakseimbangan perkembangan ekonomi, serta mendorong pembangunan
seluruh masyarakat internasional.
Anggota Komite Sentral Gerakan Pembebasan Nasional Palestina (Fatah),
Komisaris Hubungan dengan Tiongkok, Abbas Zaki mengatakan, pihak
Palestina dengan tegas mendukung pembangunan Asia yang saling
menghormati dan saling percaya, aman dan stabil, berkembang dan makmur,
terbuka dan inklusif, kooperatif dan inovatif yang dikemukakan Presiden
Xi Jinping.
Mantan Direktur Kantor Riset Tiongkok Akademi Ilmu Pengetahuan Sosial
Vietnam Do Tien Sam menyatakan, pidato Presiden Xi Jinping menjelaskan
mengenai bagaimana merancang pembentukan komunitas senasib Asia dalam
situasi baru, dan target-target itu tidak saja sesuai dengan ciri khas
Asia sendiri namun juga sesuai dengan kepentingan berbagai negara
kawasan masing-masing, sehingga mendapat tanggapan positif berbagai pihak.
Periset Kantor Riset Timur Jauh Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia Vasily
Kashin mengatakan, Presiden Xi Jinping dalam pidatonya telah menjelaskan
bahwa Tiongkok bersedia berbagi peluang pembangunan dengan berbagai
negara dan menciptakan lebih banyak kondisi untuk memudahkan berbagai
pihak memasuki pasar Tiongkok. Kebijakan-kebijakan itu sangat menarik.
Wakil Direktur Pusat Pembangunan Kemampuan Koridor Ekonomi
Tiongkok-Pakistan Yasir Masood mengatakan, pendirian pihak Tiongkok yang
diajukan untuk mendorong keterbukaan, mendukung multilateralisme dan
kerja sama menang bersama membantu berbagai negara dalam mencapai
kesepakatan dan menghindar isolasialisme dan proteksionisme, serta
mendorong perdamaian dan pembangunan negara-negara berkembang.
Direktur Pusat Media Israel-Tiongkok Alexander Pevzner berpendapat,
adalah sangat signifikan Tiongkok menyatakan pendiriannya mengenai
sistem internasional dewasa ini dalam keadaan situasi internasional yang
semakin tegang dan tata tertib perdagangan global yang menghadapi ancaman.
Profesor Universitas Kyung Hee Korsel Jaewoo Choo menunjukkan, jalan
pembangunan secara damai yang ditempuh Tiongkok telah memberikan
sumbangan postif bagi pembangunan dan kemakmuran kawasan bahkan seluruh
dunia.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com