http://ambonekspres.fajar.co.id/2019/05/24/aksi-tolak-hasil-pilpres/
Aksi Tolak Hasil Pilpres

24 May 2019 @13:54byRedaksi Ameks
<http://ambonekspres.fajar.co.id/author/redaksi/>

Ambon, ameksOnline.- Aksi terkait kecurangan dalam pemilihan presiden dan
wakil presiden, hari ini juga berlangsung di Ambon. Beda dengan di daerah
lain, aksi ini tertib, dan berjalan damai. Aksi hanya diikuti sekitar 20
orang.

Aksi dipimpin  Abdul Manan Latuconsina yang adalah sekertaris MUI Kota
Ambon. Para pendemo ini sedikit dibanding aparat keamanan kepolisian yang
diperkirakan ratusan personil. Dominan Polwan dari Polda Maluku.

Aksi dilakukan usai  sholat Jumat Pukul 14.00 wit. Mereka   melakukan long
march dari depan masjid alfatah hingga ke Gong Perdamaian, sambil
meyuarakan “Ketidak adilan dalam Demokrasi”.

Dengan mobil pick up berisikan Sound Sistem, para pendemo ini terlihat
tenang. Di mobil tersebut tergantung Panflet  yang bertuliskan, “KPU tidak
Netral, Tolak pemilu curang, Bawaslu ompong pemilu brutal, Uji forensik
kematian 600-an KPPS, dan Pembantaian Mujahid 21-22 Mei pelanggaran HAM
berat.

Di depan gong Perdamaian Maluku Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sirimau Kota
Ambon. Abdul Manan Latukonsina keoada Ameks Online di aksi itu meminta
Putusan KPU harus dibatalkan. Karena semua proses dari awal sarat
kecurangan DPT tidak jelas, kertas suara palsu, menghilangkan bukti C1,
pembakaran kertas suara, dan rekayasa.

“Diskualifikasi Paslon 01. Karena hasil kecurangan yang terstruktur,
sistematis dan masif. Bebaskan dan cabut semua pelaporan terkait tahanan
politik. UU ITE makar,” ujar dIA.

Menurutnya, segera dilakukan investigasi terhadap korban pemilu baik
anggota KPPS dan Korban Aksi damai di Jakarta, serta dilakukan otopsi. Cari
pelaku penyebaran racun, stop penembakan peluru mematikan terhadap peserta
aksi damai, stop penyerangan ke rakyat religius.

“Kembalikan kedaulatan rakyat, kembalikan  kekayaan Indonesia, aset-aset
negara, lapangan pekerjaan, sistem perekonomian, dan lain-lain yang tidak
boleh dikuasai oleh asing,” tutup dia.

Aks itu ditutup dengan doa yang dibacakan oleh, Abdul Manan Latuconsina.
Setelah itu, para pengunjuk rasa bubar dengan tertib. (NEL)

Kirim email ke