https://mediaindonesia.com/read/detail/241658-susi-pudsjiastuti-semprot-importir-sampah
/*Susi Pudsjiastuti Semprot Importir Sampah*/
Penulis: *Suryani Wandari Putri Pertiwi* Pada: Selasa, 18 Jun 2019,
01:40 WIB Hiburan <https://mediaindonesia.com/hiburan>
<https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/241658-susi-pudsjiastuti-semprot-importir-sampah>
<https://twitter.com/home/?status=Susi Pudsjiastuti Semprot Importir
Sampah
https://mediaindonesia.com/read/detail/241658-susi-pudsjiastuti-semprot-importir-sampah
via @mediaindonesia>
Susi Pudsjiastuti Semprot Importir Sampah
<https://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/06/4ded1342fe3362d54ee8665dd8fcc690.jpg>
/ANTARA FOTO/Sigid/
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti
SETELAH maling ikan, kini giliran importir sampah yang disemprot Menteri
Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, 54. Bermula saat dirinya
mengomentari foto sebuah papan putih bertuliskan ‘kalo ko tra sanggup
buang sampah ke de tempat, ko telan saja’. Tulisan itu berarti ‘jika
tidak sanggup membuang sampah pada tempatnya, telan saja’.
Foto yang dibagikan di akun Twitter miliknya @susipudjiastuti pada Jumat
(14/6), itu, diberi caption, ‘saya suka papan pengumuman ini’. Hingga
Senin (17/6), foto tersebut telah disukai 47 ribu orang dan di-retweet
29 ribu warganet.
Keprihatinan dan kemarahan mengenai sampah juga ditunjukkan Susi ketika
Indonesia ikut kebanjiran limbah sampah plastik sebanyak 5 kontainer,
baru-baru ini. Susi memuji kerja Direktorat Jenderal Bea Cukai
Kementerian Keuangan yang berhasil mengungkap temuan limbah sampah itu.
"Apresiasi Bea Cukai yang telah menahan masuknya sampah impor.
Kembalikan ke negara pengirim. Sampah kita sendiri sudah cukup banyak
dan belum tertangani dengan baik," cicit perempuan kelahiran
Pangandaran, Jawa Barat, itu, pada Jumat (14/6).
Menurut Bea Cukai, kontainer itu seharusnya hanya berisi potongan
kertas, tetapi rupanya memuat sampah lain, termasuk botol, sampah
plastik, dan popok.
"Sikap dan jiwa pedagang seperti ini yang layak ditenggelamkan bu,"
cicit akun @Gunanda44324832 saat mengomentari unggahan Susi.
Tak hanya mengomentari unggahan Susi, warganet bahkan ikut sumbang
saran. "Kirim balik aja bu, jangan lupa dikasih bonus," cicit akun
@royhanfir.
*Ancam laut*
Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product itu mengatakan, Indonesia
berada di peringkat nomor dua dunia sebagai penyumbang sampah laut
terbesar. "Jika terus terjadi, pada 2030 laut Indonesia isinya lebih
banyak plastik daripada ikan," katanya, beberapa waktu lalu.
Bukan hanya mengotori, melainkan juga sampah plastik itu mematikan
banyak ikan hiu dan paus yang menelan plastik. Yang paling gawat,
plastik baru bisa terurai setelah 450 tahun.
Kecintaannya pada laut pun dibuktikan Susi dengan mendirikan organisasi
berbasis komunitas bernama Pandu Laut yang lahir dari keprihatinan pada
kondisi laut Indonesia. Ia menyatukan berbagai asosiasi pencinta laut
guna menjaga kelestarian dan kesehatan laut.
Praktiknya, ratusan orang, dari komunitas penyelam, penggiat antisampah
plastik, hingga musisi pencinta laut ikut serta dalam aksi Menghadap
Laut pada 19 Agustus 2018 untuk membersihkan tepi pantai dan laut dari
sampah, baik plastik, kain, maupun dedaunan yang serentak dilakukan di
beberapa kota.
Susi pun tak hentinya mengingatkan masyarakat untuk meninggalkan
kebiasaan lama yang bergantung pada plastik, kemudian ujung-ujungnya
menjadi sampah, bahkan hingga ke laut.
Caranya dengan membawa kantong belanja yang bisa dipakai berulang,
usahakan tidak beli makanan yang dikemas plastik, serta kurangi
pemakaian sedotan plastik. (H-3)