Dubes Tiongkok : “Jakarta Channel: Membela Multilateralisme”
http://indonesian.cri.cn/20190618/f5838f0a-9405-bdcf-d1e8-cd2573c5eaf5.html
2019-06-18 10:18:15
Baru-baru ini Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN Huang Xilian masing-masing
memuat artikel yang berjudul “Jakarta Channel: Membela Multilateralisme”
di harian Kompas dan The Jakarta Post. Artikel itu memaparkan apa
artinya Jakarta Channel dan semangat multilateralisme platform kerja
sama Asia Timur, dan juga mengkritik tindakan bullying unilaterisme dan
proteksionisme yang dijalanakn AS.
Dalam artikel itu, Dubes Huang Xilian mengatakan, Anggota Dewan
Negara Tiongkok yang juga Menteri Luar Negeri Wang Yi secara resmi
mengusulkan konsep “Jakarta Channel” ketika ia bertemu dengan Komite
Perwakilan Tetap ASEAN dan Sekretariat ASEAN di Beijing. Dia sepenuhnya
menegaskan peran konsep tersebut dan mengharapkannya memainkan peran
yang lebih besar dalam membantu meningkatkan hubungan Tiongkok-ASEAN.
Sejak itu, ungkapan Jakarta Channel secara bertahap menjadi populer di
lingkaran diplomatik Jakarta dan telah menjadi kata panas baru di
platform kerja sama Asia Timur.
Apa itu Jakarta Channel? Apa yang sedang dikerjakan dengan konsep
tersebut? Terkait pernyataan ini, Dubes Huang Xilian mengatakan,bukan
kebetulan bahwa Jakarta Channel berasal dari kerja sama Tiongkok-ASEAN.
Sejak berdirinya hubungan dialog pada 1991, Tiongkok dan ASEAN
bersama-sama menciptakan sejumlah “pengalaman pertama”. Tiongkok pertama
kali bergabung dengan “Treaty of Amity and Cooperation in Southeast
Asia” (TAC), yang pertama jelas mendukung posisi sentral ASEAN dalam
kerja sama regional, yang pertama membangun kemitraan strategis dengan
ASEAN, yang pertama membentuk zona perdagangan bebas dengan ASEAN dan
menjalin hormat antara kedua pihak. Contoh kerja sama, saling
menguntungkan dan pemeliharaan bersama multilateralisme telah memainkan
peran utama dalam pengembangan ASEAN dan kemitraan dialog.
Atas dasar ini, kedua belah pihak menyelesaikan “Visi Kemitraan
Strategis Tiongkok-ASEAN 2030” melalui konsultasi Jakarta Channel tahun
lalu, menjadikan Tiongkok sebagai mitra dialog pertama yang
mengembangkan visi untuk pengembangan hubungan jangka menengah dan
panjang dengan ASEAN, dan sekali lagi di Asia Timur. Itu memainkan peran
model.
Definisi Jakarta Channel adalah platform kerja sama multilateral Asia
Timur yang berbasis di Jakarta, di mana Sekretariat ASEAN berada, dengan
mekanisme yang berbasis di ASEAN serta berbagai kemitraan dialog. Dalam
beberapa tahun terakhir, dengan meningkatnya aktivitas Jakarta Channel
dan meningkatnya peran dalam urusan regional, semua pihak telah
meningkatkan penekanan mereka pada saluran ini, terus memperluas ukuran
misi ASEAN, meningkatkan input sumber daya, pengalokasian tenaga kerja,
memperbanyak program kerja sama Asia Timur dan berkontribusi pada
stabilitas dan pembangunan regional.
Terkait semangat multilateral apa yang dikejar oleh Jakarta Channel?
Dubes Huang Xilian menjelaskan, Jakarta Channel menjunjung tinggi
multilateralisme dengan karakteristik Asia Timur dan mengejar beberapa
prinsip yang dibentuk oleh negara-negara dalam pertukaran jangka
panjang, termasuk status Pusat ASEAN, perlakuan yang sama, konsensus,
pembelajaran bersama dan saling menguntungkan. Prinsip-prinsip ini
berasal dari budaya tradisional dan nilai-nilai bersama yang saling
menghormati, mencari titik temu sambil menyimpan perbedaan, keterbukaan,
toleransi, dan bantuan timbal balik, dan sepenuhnya mewujudkan semangat
multilateralisme dalam kerja sama regional Asia Timur.
Dubes Huang menegaskan, dunia saat ini berada di persimpangan yang
penting, dan ke mana kita harus pergi, tergantung pada upaya dan
kegigihan kita. Pada saat seperti ini, Jakarta Channel terikat tugas dan
harus memainkan peran dan menunjukan tanggung jawab yang lebih besar.
Mari kita bekerja bersama untuk terus membela multilateralisme, untuk
mempertahankan visi indah kawasan kita.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com