https://rmco.id/baca-berita/top-world-news/11283/tanya-posisi-jonan-di-kabinet-fukuda-penasaran-nunggu-putusan-mk

Tanya Posisi Jonan Di Kabinet *Fukuda Penasaran Nunggu Putusan MK*

   -

   *TOP WORLD NEWS* <https://rmco.id/kategori-berita/top-world-news>
   -

   *Selasa, 18 Juni 2019, 06:26 WIB*

*COURTESY CALL: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius
Jonan (Kedua kiri), Senin (17/6) siang melakukan pertemuan dengan mantan
Perdana Menteri (PM) Jepang Yasuo Fukuda (kedua kanan). Pertemuan yang
digelar di Gedung Parlemen Tokyo itu, berlangsung santai dan cair. Dalam
courtesy call itu, Menteri Jonan didampingi Utusan Khusus Presiden untuk
Jepang Rahmat Gobel (kiri). Foto : Kartika Sari/Rakyat Merdeka*

*RM**co.id <http://co.id>*  Rakyat Merdeka - Sengketa pemilu presiden
(Pilpres) di Tanah Air, rupanya menjadi perhatian mantan Perdana Menteri
(PM) Jepang Yasuo Fukuda. Fukuda begitu penasaran menunggu pengumuman
putusan MK mengenai hasil pilpres.

Wartawan Rakyat Merdeka Kartika Sari dari Tokyo melaporkan, Rasa penasaran
Fukuda disampaikan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Ignasius Jonan Senin (17/6) siang, di kantornya Gedung Parlemen Jepang di
Tokyo.

Fukuda yang juga Presiden Japan-Indonesia Association (Japinda), dengan
ramah menyambut Jonan dan rombongan. “Apa kabar? Senang sekali saya bisa
bertemu anda kembali,” sapanya sambil tersenyum.

Ikut mendampingi Jonan, Utusan Khusus Presiden untuk Jepang Rachmat Gobel
dan Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto. Sedangkan Fukuda didampingi mantan Dubes
Jepang untuk Indonesia yang juga Wakil Presiden Japinda Kojiro Shiojiri.

Menurut Fukuda, dia penasaran dengan hasil pilpres di Indonesia. “Saya
masih menunggu siapa pemenang pilpres. Padahal, saya sudah mengucapkan
selamat dua kali kepada presiden terpilih (Jokowi-red). Tapi nggak tahunya
prosesnya belum selesai juga,” katanya.

“Mohon kabari saya ya kalau hasilnya sudah diumumkan. Karena sepertinya
saya harus mengucapkan terima kasih untuk yang ketiga kalinya,” imbuhnya
sambil tertawa.

Menjawab pertanyaan Fukuda, Jonan menjelaskan bahwa saat ini sengketa
pilpres sedang disidang di Mahkamah Konstitusi (MK). “Hasil sidang sengketa
pilpres akan diumumkan pada tanggal 28 Juni mendatang,” jelas Jonan..

*Berita Terkait : **Jonan Ingin RI Punya Pilihan Energi Yang Terjangkau
Rakyat
<https://rmco.id/baca-berita/government-action/11125/laporan-rakyat-merdeka-dari-karuizawa-jonan-ingin-ri-punya-pilihan-energi-yang-terjangkau-rakyat>*

Sebagaimana diketahui, pasangan capres 02 Prabowo-Sandiaga Uno, tidak
menerima hasil pilpres yang menurut hasil penghitungan resmi KPU, dimenangi
pasangan Jokowi-Ma’ruf. Prabowo-Sandi memilih membawa sengketa pilpres ini
ke MK.


Fukuda lalu bertanya kepada Jonan mengenai posisinya di kabinet. “Kalau Pak
Jokowi terpilih lagi, apakah anda akan tetap menjabat sebagai Menteri ESDM
atau tidak?” tanyanya penasaran.

Dengan santai, Jonan menjawab singkat,”Terus terang saya tidak tahu.. Belum
ada pembicaraan mengenai itu.”

Fukuda pun mendoakan agar Jonan tetap berada di kabinet. “Semoga anda tetap
di posisi ini (Menteri ESDM-red). Sepertinya para staf anda juga
menginginkan anda tetap menjabat,” lanjutnya.

Pertemuan selama sekitar 45 menit itu, berlangsung santai dan akrab.
Keduanya bahkan saling melemparkan candaan dan tertawa. Jonan dan delegasi
berada di Jepang untuk menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)
G20 di Karuizawa, Perfektur Nagano.

Sedangkan selama di Tokyo, selain courtesy call dengan Fukuda, Jonan juga
bertemu dengan sejumlah CEO perusahaan migas Jepang. Antara lain Marubeni,
Mitsubishi dan Tokyo Gas.

*Senang* *Blok* *Masela* *Deal*

*Berita Terkait : **Menteri Jonan Pastikan Kesiapan SPBU Untuk Arus Balik
Lebaran
<https://rmco.id/baca-berita/government-action/10307/menteri-jonan-pastikan-kesiapan-spbu-untuk-arus-balik-lebaran>*

Pada pertemuan itu, Fukuda juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah
Indonesia yang telah menyelesaikan pengkajian pengembangan proyek minyak
dan gas (migas) Blok Masela di Maluku yang akan digarap Inpex Corporation,
perusahaan asal Jepang.

Berlanjutnya pengembangan lapangan Abadi bukan hanya bermanfaat bagi
perusahaan Jepang dan Inpex, tetapi juga masyarakat Negeri Sakura.

“Atas nama masyarakat Jepang, izinkan saya ingin mengucapkan terima kasih
atas kerja keras yang dilakukan Menteri Jonan untuk menyelesaikan
pengembangan Blok Migas Masela yang sempat tertahan beberapa tahun,” kata
Fukuda.


“Saya sangat senang dengan hasil kesepakatan proyek Blok Masela. Ini
merupakan proyek besar dan menguntungkan Jepang,” imbuhnya.

Menurut Jonan, deal-nya proyek Blok Masela, berkat kerja keras tim dan
stafnya. “Mereka yang mengerjakan proses teknis perundingan ini hingga
mencapai kesepakatan,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, setelah 20 tahun tak ada kejelasan, akhirnya
perjanjian pokok (Head of Agreement/ HoA) kerja sama proyek pengembangan
Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, ditandatangani Minggu, 16 Juni
2019 di Karuizawa, Perfektur Nagano, Jepang.

Investasi proyek ini sebesar 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp 300
triliun. Ini adalah nilai investasi terbesar dalam sejarah Indonesia.

*Berita Terkait : **Indonesia-Jepang Serius Bahas Investasi Energi Baru
Terbarukan
<https://rmco.id/baca-berita/government-action/10056/indonesiajepang-serius-bahas-investasi-energi-baru-terbarukan>*

Presiden Jokowi dan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe pun diharapkan
hadir di Osaka pada 28 Juni mendatang, untuk menyaksikan penandatanganan
Plan of Development (PoD) Blok Masela oleh SKK Migas dan Inpex (Rakyat
Merdeka, 17/6).

Selanjutnya Fukuda menanyakan bagaimana acara Energy Ministerial Meeting
dalam Forum G20 di Karuizawa dan apa sikap Indonesia atas hasil pertemuan
di sana.

Menurut Jonan, kalau dari isu energi, Indonesia sepakat untuk meningkatkan
penggunaan energi baru terbarukan (EBT). Namun, tambahnya, suara antara Uni
Eropa dan Amerika Serikat (AS) terbelah.

“Posisi Indonesia lebih condong mendukung sikap Uni Eropa. Indonesia
mendukung Paris Agreement,” terang mantan Menteri Perhubungan itu.

Sebelum pertemuan berakhir, Fukuda minta Jonan jangan pulang lebih awal.
“Pak Menteri tolong jangan pulang ke Jakarta dulu ya. Kenapa tidak stay
lebih lama aja di Tokyo? Kan tanggal 28 Juni anda akan kembali lagi ke
sini. Saya masih punya utang mengundang anda makan. Nanti kita jalan
makan,” kata Fukuda.


Tak lupa Fukuda mengucapkan selamat kepada Rachmat Gobel yang baru terpilih
sebagai anggota DPR. “Saya mengucapkan selamat kepada Gobel San. Ini kan
pertama kalinya Anda terpilih menjadi wakil rakyat,” pungkasnya.

Kirim email ke