Indonesia-Tiongkok Teken Kerja sama Pertukaran Data Elektronik soal Ekspor
Indonesia-Tiongkok Teken Kerja sama Pertukaran Data Elektronik soal Ekspor
Ilustrasi ekspor-impor. ( Foto: Antara / Muhammad Adimaja )
Ridho Syukro / FMBMinggu, 30 Juni 2019 | 13:35 WIB
*Jakarta, Beritasatu.com*- Indonesia dan Tiongkok resmi menandatangani
nota kesepahaman (Mou) tentang Electronic Origin Data Exchange to
Facilitate Free Trade Agreement Implementation antara pihak yang
berwenang mengeluarkan Surat Keterangan Asal (SKA/Certificate of Origin)
dari kedua negara.
Dengan nota ini, kedua negara sepakat meningkatkan fasilitasi ekspor dan
impor dengan pertukaran data keterangan asal secara elektronik.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan
di era digitalisasi, Kemdag harus melakukan terobosan baru dalam
mengakomodasi kebutuhan para pelaku usaha.
Indonesia harus bisa bersaing di pasar internasional dan menciptakan
pelayanan publik yang cepat, mudah dan transparan salah satunya dengan
mengembangkan e-SKA.
"Tren peningkatan daya saing dari pasar global dan domestik mengharuskan
Indonesia mengadopsi praktik dan standar perdagangan yang lebih
inovatif," ujar dia dalam siaran persnya yang diterima/Investor Daily/di
Jakarta, Minggu (30/6).
Nota kesepahaman tentang pertukaran data SKA tersebut ditujukan untuk
sejumlah tujuan. /Pertama/, memfasilitasi kelancaran implementasi
perjanjian dagang bebas./Kedua/, Meningkatkan pemanfaatan penggunaan SKA
antara kedua negara. Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mendorong
kelancaran bilateral dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan
ekonomi dan perdagangan kedua belah pihak.
Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Kemendag Olvy Andrianita mengatakan
SKA adalah dokumen perdagangan internasional yang menyatakan bahwa
barang-barang dalam pengiriman ekspor sepenuhnya diperoleh, diproduksi
atau diproses di negara tertentu. Selain itu, SKA juga berfungsi sebagai
deklarasi oleh eksportir. Sejak 2012, Indonesia telah menciptakan sistem
SKA secara elektronik yaitu e-SKA. Sistem ini menggunakan sistem
terpusat berbasis jaringan untuk menghubungkan semua otoritas penerbit
regional yang ditunjuk Kemdag. Sistem e-SKA juga mengirim data SKA untuk
ditukarkan secara internasional yang saat ini, digunakan untuk ASEAN
Single Window.
Sumber: Suara Pembaruan
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com