Pada Minggu, 7 Juli 2019 05.11.31 GMT+2, Chalik Hamid
<[email protected]> menulis:
Yang mana ya isteri guan???
----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'j.gedearka' [email protected]
[nasional-list] <[email protected]>Kepada:
"[email protected]" <[email protected]>;
[email protected] <[email protected]>; Sahala Silalahi
<[email protected]>; "[email protected]"
<[email protected]>Terkirim: Sabtu, 6 Juli 2019 21.47.19 GMT+2Judul:
[nasional-list] Demi Keamanan, Tunisia Larang Penggunaan Cadar
https://dunia.tempo.co/read/1221770/demi-keamanan-tunisia-larang-penggunaan-cadar/full&view=ok
Demi Keamanan, Tunisia Larang Penggunaan
Cadar
Reporter:
Non Koresponden
Editor:
Suci Sekarwati
Sabtu, 6 Juli 2019 14:00 WIB
Puluhan wanita muslim yang tergabung dalam kelompok Kvinder i Dialog melakukan
aksi protes penolakan peraturan larangan penggunaan cadar di Copenhagen,
Denmark, Jumat, 10 Agustus 2018. RITZAU SCANPIX/Martin Sylvest via REUTERS
TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Tunisia Youssef Chahed menerbitkan larangan
perempuan di negara itu memakai niqab atau cadar di tempat-tempat umum..
Keputusan itu diambil menyusul pengetatan keamanan di penjuru Tunisia.
"Perdana Menteri Chahed telah menandatangani dekrit yang melarang siapa pun
menutup wajahnya saat mengakses kantor-kantor pemerintahan. Ini demi alasan
keamanan," kata seorang sumber, Jumat, 5 Juli 2019.
Dikutip dari aljazeera.com, Sabtu, 6 Juli 2019, keputusan larang memakai cadar
dilakukan di tengah-tengah pengetatan keamanan Tunisia menyusul kejadian dua
pengeboman bunuh diri di ibu kota Tunis pada 27 Juni 2019. Serangan bom bunuh
diri itu menewaskan dua orang dan tujuh orang luka-luka.
Baca juga:Ini 11 Negara yang Melarang Pemakaian Cadar dan Burqa
Santriwati mengenakan cadar saat mengikuti pawai peringatan Hari Santri
Nasional di Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Jumat, 19 Oktober 2018. Hari Santri
Nasional dirayakan pada 22 Oktober mendatang. ANTARA/Syifa Yulinnas
Baca juga:Gaya Cadar yang Digunakan Tiara Dewi, Pink Berhiaskan Manik-manik
Sejumlah saksi mata mengatakan satu pelaku bom bunuh diri itu memakai cadar..
Namun Kementerian Dalam Negeri Tunisia menyangkal hal ini dengan mengatakan
dalang pembom bunuh diri meledakkan diri sendiri untuk menghindari penangkapan.
Serangan bom bunuh diri pada 27 Juni itu adalah yang ketiga kali dalam sepekan
itu dan terjadi saat jumlah kunjungan wisatawan ke Tunisia mencapai puncaknya
menyusul persiapan negara itu menggelar pemilu parlemen. Kelompok radikal ISIS
mengklaim serangan tiga serangan teror yang terjadi dalam tempo seminggu.
Sebelumnya pada 2011 perempuan Tunisia diizinkan lagi memakai niqab atau cadar
setelah puluhan tahun dilarang di bawah pemerintahan mantan Presiden Tunisia
Zine El Abidine Ben Ali dan Habib Bourguiba yang menolak segala bentuk pakaian
Islam. Pada Februari 2014, Kementerian Dalam Negeri Tunisia menginstruksikan
kepolisian Tunisia agar mengawasi penggunaan cadar sebagai bagian dari upaya
memberantas terorisme dan menghindari penyalah gunaan cadar.
Beberapa negara di Eropa, Afrika dan Asia telah melarang penggunaan cadar atau
burqa yang menutupi hampir seluruh wajah karena alasan keamanan. Tunisia
sendiri sedang berjuang memerangi kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi
di wilayah pinggir negara itu dekat perbatasan Tunisia - Al-Jazair menyusul
tergulingnya mantan Presiden Ben Ali.