Kamis 11 Juli 2019, 09:24 WIB
Musim Kemarau, Kampung yang Terendam Waduk Jatigede Kembali Terlihat
Wisma Putra - detikNews
Musim Kemarau, Kampung yang Terendam Waduk Jatigede Kembali
TerlihatFoto: Wisma Putra
*Sumedang*- Debit air pada musim kemarau di Waduk Jatigede, Kabupaten
Sumedang, Jawa Barat menyusut. Puing-puing bangunan rumah warga, kembali
muncul ke permukaan.
Pantauan detikcom, Kamis (11/7/2019) di Desa Sukaratu, Kecamatan
Darmaraja, Kabupaten Sumedang, puing-puing bangunan rumah warga yang
sebelumnya tenggelam oleh genangan Waduk Jatigede di musim kemarau
seperti saat ini kembali muncul.
Meski sudah beberpa tahun tergenang, rangka-rangka rumah warga masih
terluhat utuh. Meski demikian, ada juga rangka bangunan yang sudah
hancur karena tergenang oleh air.
Tidak hanya itu, pada musim kemarau jalan desa pun kembali muncul.
Kondisinya masih bagus dengan aspal yang masih menempel. Jalan itu
digunakan warga yang hendak beraktivitas di sekitar Waduk Jatigede
seperti memancing, menjala ikan dan lainnya.
Salah satu warga Tatang (69) mengatakan, debit ir di Waduk Jatigede
menyusut sejak tiga pekan ke belakang. "Sudah terjadi sejak tiga minggu
lalu," katanya.
Tatang tak dapat menyebutkan, berapa meter debit air Waduk Jatigede
menyusut. Namun menurutnya, bila diukur dari batas normal, hampir 500
meter genangan air menyusut.
"Dari sana (batas) ke sini ada sekitar 500 meter. Lumayan jauh
menyusutnya. Kemarin jalan ini masih terendam, sekarang sudah menyusut
lagi," ungkap Tatang.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir ditemui di tempat
berbeda menuturkan, debit air Waduk Jatigede sudah menyusut.
"Sudah ada penurunan debit air. Kita berupaya, bagaimana kekeringan ini
tidak berdampak luas," katanya di Alun-alun Sukaraja.
Pihaknya sudah menginstruksikan Sekda Kabupaten Sumedang untuk
mengundang seluruh SKPD terkait untuk mengantisipasi kekeringan ini.
Selian itu, pihaknya belum dapat menyebutkan, berapa kecamatan di
Kabupaten Sumedang yang rawan terjadi kekeringan. Pihaknya akan
menyebutkan, setelah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh SKPD.
"Upayanya kita rakor dulu, setelah rakor kita akan sebutkan beberapa
upaya yang akan dilakukan. Pompa air untuk menyedot air dari sungai ke
sawah dan mobil tangki air bersih kita siapkan untuk warga," pungkasnya.
*(ern/ern)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com