https://www.antaranews.com/berita/955056/pertikaian-jepang-korsel-makin-dalam
Pertikaian Jepang-Korsel makin
dalam
Sabtu, 13 Juli 2019 22:02 WIB
Presiden Korsel Moon Jae-in dan istri Kim Jung-sook tiba di Osaka,
Jepang, Kamis (27/6/2019) untuk mengikuti KTT G20. Konferensi Tingkat
Tinggi (KTT) G20 akan berlangsung pada 28-29 Juni 2019. ANTARA
FOTO/REUTERS/Jorge Silva/pras.
Seoul (ANTARA) - Pertikaian antara Jepang dan Korea Selatan meningkat
pada Sabtu, dengan laporan-laporan yang saling bertolak belakang tentang
rapat yang berlangsung dingin sehari sebelumnya.
Kedua negara juga disebutkan gagal mencapai kemajuan dalam mengatasi
perselisihan yang dapat mengancam pasokan mikrochip dan telepon pintar.
Tokyo mengeluarkan protes kepada Seoul, dengan menyatakan tetangganya
itu telah melanggar perjanjian mengenai apa yang kedua pihak akan ungkap
dalam perundingan pada Jumat mengenai pembatasan ekspor beberapa bahan
oleh Jepang ke Korea. Bahan-bahan itu digunakan untuk membuat peralatan
teknologi tinggi, kata pejabat di Kementerian Perdagangan Jepang Jun
Iwamatsu.
Kementerian Industri, Perdagangan dan Ekonomi (METI) Jepang juga
membantah pernyataan pejabat Korea bahwa Seoul telah meminta Jepang pada
Jumat agar mencabut pembatasan tersebut.
Tetapi seorang pejabat Kementerian Perdagangan Korea membalas bahwa
Seoul telah "jelas menuntut Jepang mencabut pembatasan perdagangannya di
rapat kemarin, dan tak ada lagi ketaksepakatan mengenai soal itu dengan
Jepang."
Ia mengatakan kepada Reuters, kedua pihak sudah membahas apa yang mereka
akan ungkapkan tetapi tidak ada perjanjian.
"Saya frustrasi," ujar seorang pejabat Korea, yang menolak namanya
disebutkan karena alasan masalah itu sensitif.
Jepang baru-baru ini memperketat pembatasan ekspor tiga bahan yang
digunakan dalam peralatan teknologi tinggi, dengan alasan "manajemen tak
memadai" dari bahan-bahan sensitif yang diekspor ke Korea Selatan, dan
juga ketiadaan konsultasi mengenai kendali ekspor.
*Baca juga: Jepang bentuk kelompok kerja tentang dampak Libra jelang
pertemuan G7
<https://www.antaranews.com/berita/954648/jepang-bentuk-kelompok-kerja-tentang-dampak-libra-jelang-pertemuan-g7>
Baca juga: Diplomat AS: Washington takkan campuri sengketa Jepang-Korea
Selatan
<https://www.antaranews.com/berita/953895/diplomat-as-washington-takkan-campuri-sengketa-jepang-korea-selatan>*
Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019