https://nasional.tempo.co/read/1224208/ahok-mendapat-gelar-kehormatan-dari-masyarakat-
dayak/full&view=ok
Ahok Mendapat Gelar Kehormatan dari
Masyarakat Dayak
Reporter:
Antara
Editor:
Tulus Wijanarko
Sabtu, 13 Juli 2019 15:55 WIB
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyambangi rumah dinas Ketua DPRD DKI
Prasetio Edi Marsudi di Jakarta Pusat, Selasa, 30 April 2019. TEMPO/Lani
Diana <https://statik.tempo.co/data/2019/04/30/id_838277/838277_720.jpg>
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyambangi rumah dinas Ketua DPRD DKI
Prasetio Edi Marsudi di Jakarta Pusat, Selasa, 30 April 2019. TEMPO/Lani
Diana
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya
Purnama atau akrab disapa Ahok <https://www.tempo.co/tag/ahok>
mendapatkan gelar kehormatan oleh masyarakat Dayak, Kalimantan Timur.
Ahok diberi nama Asang Lalung, sementara istrinya Puput diberi nama
Idang Bulan.
*Baca juga*: Cerita Metro TV Batal Siarkan Dialog Spesial Ahok
<https://metro.tempo.co/read/1224071/cerita-metro-tv-batal-siarkan-dialog-spesial-ahok>
Prosesi sederhana gelar kehormatan itu disaksikan sejumlah tokoh Dayak,
di antaranya, Ketua LPADKT (Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur)
Syaharie Jaang, Eddy Gunawan, Laden Mering di Ballroom Mesra
International Hotel Samarinda, Sabtu, 13/7.
Basuki yang dulu akrab dipanggil Ahok dan istrinya berada di Samarinda
sejak Jumat, dengan berbagai agenda. Salah satunya mengunjungi Desa
Budaya Dayak Pampang, di Sungai Siring, Samarinda.
Kedatangan Basuki disambut meriah warga Dayak di Desa Pampang. Bahkan
Ketua LPADKT Syaharie Jaang dalam sambutannya menitipkan pesan agar
Basuki Tjahaya Purnama membantu aspirasi warga Dayak Kaltim agar ibu
kota negara dipindah ke provinsi Kaltim.
Namun Basuki ketika kata sambutan langsung mengomentari bahwa dia dan
istri hadir di Kaltim bukan utusan dari Presiden Joko Widodo. Oleh sebab
itu. menurut Ahok, aspirasi ibu kota negara tidak pas disampaikan kepada
dirinya. ”Tapi kalau saya ditanya, saya juga maunya ibu kota negara
dipindah di Kaltim,” kata Ahok.
*ANTARA*