----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'j.gedearka' [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: 
"[email protected]" <[email protected]>; 
[email protected] <[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>Terkirim: Sabtu, 13 Juli 2019 20.34.11 GMT+2Judul: 
[nasional-list] Ahok Mendapat Gelar Kehormatan dari,Masyarakat Dayak
     
 


 
 

 
 
https://nasional.tempo.co/read/1224208/ahok-mendapat-gelar-kehormatan-dari-masyarakat-
 
dayak/full&view=ok
 

 
 

 
 
 Ahok Mendapat Gelar Kehormatan dari 
 
 
Masyarakat Dayak 
   Reporter: 
Antara
   Editor: 
Tulus Wijanarko
  Sabtu, 13 Juli 2019 15:55 WIB     
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyambangi rumah dinas Ketua DPRD DKI 
Prasetio Edi Marsudi di Jakarta Pusat, Selasa, 30 April 2019. TEMPO/Lani Diana
  
TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau 
akrab disapa Ahok mendapatkan gelar kehormatan oleh masyarakat Dayak, 
Kalimantan Timur. Ahok diberi nama Asang Lalung, sementara istrinya Puput 
diberi nama Idang Bulan.
 
Baca juga: Cerita Metro TV Batal Siarkan Dialog Spesial Ahok
 
Prosesi sederhana gelar kehormatan itu disaksikan sejumlah tokoh Dayak, di 
antaranya, Ketua LPADKT (Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur) Syaharie 
Jaang, Eddy Gunawan, Laden Mering di Ballroom Mesra International Hotel 
Samarinda, Sabtu, 13/7.
 
Basuki yang dulu akrab dipanggil Ahok dan istrinya berada di Samarinda sejak 
Jumat, dengan berbagai agenda. Salah satunya mengunjungi Desa Budaya Dayak 
Pampang, di Sungai Siring, Samarinda.
   
Kedatangan Basuki disambut meriah warga Dayak di Desa Pampang. Bahkan Ketua 
LPADKT Syaharie Jaang dalam sambutannya menitipkan pesan agar Basuki Tjahaya 
Purnama membantu aspirasi warga Dayak Kaltim agar ibu kota negara dipindah ke 
provinsi Kaltim.
 
Namun Basuki ketika kata sambutan langsung mengomentari bahwa dia dan istri 
hadir di Kaltim bukan utusan dari Presiden Joko Widodo. Oleh sebab itu. menurut 
Ahok, aspirasi ibu kota negara tidak pas disampaikan kepada dirinya. ”Tapi 
kalau saya ditanya, saya juga maunya ibu kota negara dipindah di Kaltim,” kata 
Ahok.
 
ANTARA
  
  
  
  
  
  
     

Kirim email ke