PDIP Klaim Tak Pernah Tutup Kasus Kudatuli
*Antara*, CNN Indonesia | Sabtu, 27/07/2019 23:48 WIB
Bagikan :
PDIP Klaim Tak Pernah Tutup Kasus KudatuliPolitikus PDIP Ribka
Tjiptaning mendesak penuntasan kasus Kudatuli. (CNN Indonesia/Gilang Fauzi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP *PDI-Perjuangan
<https://www.cnnindonesia.com/tag/pdip>* Ribka Tjiptaning mendorong
Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996
atau yang dikenal*Kudatuli <https://www.cnnindonesia.com/tag/kudatuli>*.
"Kami dorong presiden, bahkan dari waktu Jokowi periode satu, terus
dorong beliau tuntaskan kasus 27 Juli," kata Ribka, saat memperingati
peristiwa Kudatuli bersama Forum Nasional 27 Juli 1996 (Fornas 96), di
Gedung DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7) dikutip dari/Antara/.
Lihat juga:
Meski Bernuansa Politik, Komnas HAM Janji Usut Kasus Kudatuli
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180727204755-12-317619/meski-bernuansa-politik-komnas-ham-janji-usut-kasus-kudatuli/>
Menurut dia, PDIP tidak pernah menutup kasus itu. Bahkan, setiap
rakernas dan kongres selalu memasukkan rekomendasi soal penuntasan kasus
Kudatuli.
"Kalau peristiwa 27 Juli itu PDIP tidak pernah menutup. Artinya penting
ya jangan dibilang kok tidak dibuka lagi, kok tidak diteruskan lagi,
tidak. Persoalannya kan di adhoc-nya, militer lah yang belum
bisa/clear/. Komnas HAM juga sudah membuka. Nah itu yang menjadi
persoalan di kita," kata Ribka.
Fornas 96 pun meminta agar penuntasan kasus Kudatuli dibahas dalam
Kongres V PDIP yang rencananya digelar pada 8 Agustus 2019.
Lihat juga:
PDIP Minta SBY Ungkap Kudatuli Ketimbang Urusi Koalisi
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180726181156-32-317287/pdip-minta-sby-ungkap-kudatuli-ketimbang-urusi-koalisi/>
"Meminta penuntasan peristiwa 27 Juli 1996 menjadi amanat Kongres Ke V
PDI Perjuangan," kata Sekretaris Fornas 96 Raya Maringan Tampubolon.
Bendahara Fornas 96 Ali Husen menambahkan penyelesaian kasus ini agar
hal serupa itu tak terulang di kemudian hari.
"Walau kita bagian dari PDIP, kita harus ingatkan namanya manusia kan
kenapa ini persoalan tidak diselesaikan," kata Ali.
Lihat juga:
Cerita Budiman Sudjatmiko Saat Jadi 'Buronan' Orde Baru
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180517145759-20-298971/cerita-budiman-sudjatmiko-saat-jadi-buronan-orde-baru/>
Diketahui, pada 27 Juli 1996atau 23 tahun lalu peristiwa Kudatuli
terjadi. Secara singkat, peristiwa itu bermula dari dualisme di tubuh
Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Ketua Umum PDI hasil kongres Medan,
Soerjadi, disebut menyerbu dan menguasai Kantor DPP PDI di Jalan
Diponegoro 58, Jakarta Pusat.
Saat itu, kantor diduduki oleh PDI dengan Ketua Umum hasil Kongres
Surabaya, Megawati Soekarnoputri. Komnas HAM mencatat ada lima orang
yang tewas, 149 luka-luka, dan 23 orang hilang dalam peristiwa itu.
Keterlibatan sejumlah perwira militer disebut-sebut dalam kasus itu.
Kasus ini pun tak pernah terungkap jelas meski dua kader 'banteng',
yakni Megawati dan Jokowi, menjadi Presiden RI.
*(arh)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com