https://properti.kompas.com/read/2019/08/01/110000421/makin-agresif-mitsubishi-anggarkan-rp-1-5-triliun-bangun-properti-#utm_source=insider&utm_medium=web_push&utm_campaign=mitsubis
Anehnya sebagian uang perusahaan2 Indonesia ada di bank bank luar negeri .. Lain dari Jepang, uangnya ada di bank dalam negeri. Pemerintah berutang besar pada rakyatnya sendiri dan rakyat terima bunga dari modal yang dipakai pemerintah. Ada orang yang sudah memindahkan uangnya balik ke Indonesia, tetapi sebagian masih taruh di Singapore untuk hari depan orang tuanya kalau pensiun, mskipun harus bayar denda pada pemerintah Indonesia. Rupanya cari amannya, kepastian orang tuanya dapat menikmati pensiun. Apa tidak percaya dengan bank Indonesia atau takut sewaktu-waktu da perubahan peraturan ?
