Teruskan Dialog secara Sama Derajat dan Saling Menghormati
http://indonesian.cri.cn/20190801/c3a7dd93-36b5-acb2-122a-54ad2dda6b8b.html
2019-08-01 10:57:36
Negosiasi tingkat tinggi perdagangan Tiongkok-AS putaran ke-12 yang
berlangsung 2 hari kemarin (31/7)berakhir di Shanghai. Berdasarkan
kesepahaman penting KTT Osaka, kedua pihak telah melakukan pertukaran
mendalam yang tulus hati, efisiensi tinggi dan konstruktif seputar
masalah yang menjadi perhatian bersama di bidang ekonomi dan
perdagangan. Kedua pihak sempat mendiskusi pembelian produk pertanian AS
oleh Tiongkok serta syarat baik yang harus dibuat AS. Kedua pihak setuju
negosiasi lain kali dijadwalkan pada September mendatang di AS.
Boleh dikatakan bahwa hasil tersebut diperoleh dengan susah payah. Mulai
dari Februari 2018 hingga sekarang ini, negosiasi Tiongkok-AS telah
berlangsung 12 putaran, telah mencapai kemajuan besar setelah menempuh
perjalanan yang lika-liku,khususnya AS mulai meningkatkan tarif impor
terhadap produk Tiongkok senilai US$ 200 miliar pada 10 Mei lalu,
keputusan itu ternyata melanggar kesepahaman kedua kepala negara, tidak
hanya mengganggu berat negosiasi tapi juga menimbulkan dampak terhadap
ekonomi dunia. Menurut Prospek Ekonomi Dunia yang diumumkan Badan
Moneter Internasional (IMF) baru-baru ini, tingkat pertumbuhan ekonomi
dunia pada 2019 dan 2020 diperkirakan sebesar 3,2% dan 3,5%,
masing-masing menurun 0,1% dari pada prediksi pada April lalu.
Telah terbukti sejarah maupun sekarang bahwa perang dagang tidak ada
yang menang, kerja sama adalah alternatif tepat bagi Tiongkok dan AS.
Dalam KTT Osaka Tiongkok-AS pada Juni lalu, kedua pihak setuju
menghidupkan kembali negosiasi di atas dasar sama derajat dan saling
menghormati dan mendorong masalah itu kembali ke rel tepat.
Dilihat dari hasil negosiasi kali ini, kedua pihak tidak menghindari
masalah peka dan masalah sulit, telah bertukar pendapat secara mendalam
seputar masalah yang menjadi perhatian bersama dalam waktu singkat, hal
ini mencerminkan sikap pragmatis untuk memecahkan masalah dan pertikaian.
Selain itu, masalah pembelian produk pertanian pun dibahas kedua pihak,
Tiongkok akan meningkatkan pembelian produk pertanian AS berdasarkan
permintaan domestik, sementara itu AS pun akan membuat syarat baik untuk
itu. Ini merupakan implementasi kesepahaman KTT Osaka.
Usai negosiasi ini, kedua pihak setuju putaran selanjutnya akan
diadakan pada September di AS. Sebelumnya tim kerja kedua pihak akan
terus memelihara kontak selama Agustus. Hal ini menyatakan keinginan
kedua pihak untuk meneruskan dialog dan mengupayakan solusi.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com