Pertemuan Menteri Luar Negeri Tiongkok-ASEAN Capai Kesepahaman Penting

2019-08-01 10:54:10 http://indonesian.cri.cn/20190801/294dead8-e12d-da0e-21c6-2822c6f524a4.html

   Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi hari Rabu kemarin (31/7) di Bangkok Thailand mengadakan jumpa pers seusai Pertemuan Menteri Luar Negeri Tiongkok-ASEAN.

  Wang Yi mengatakan, Pertemuan Menteri Luar Negeri Tiongkok-ASEAN telah mencapai hasil yang bernas dan sangat sukses, dan telah mencapai lima aspek kesepahaman penting.

   Pertama, kedua pihak bersama mendorong pembangunan Sabuk dan Jalan. Kedua pihak mencapai kesepakatan mengenai sinergi inisiatif Sabuk dan Jalan dengan Rencana Konektivitas ASEAN 2025, dan akan memulai serta selekasnya menyelesaikan konsultasi yang akan diserahkan pada pertemuan pemimpin bulan November mendatang untuk dikemukakan.

Kedua, bersama membentuk titik terang baru kerja sama. Kedua pihak setuju untuk menetapkan tahun 2020 sebagai tahun kerja sama ekonomi digital Tiongkok-ASEAN dalam rangka memperluas kerja sama di bidang-bidang e-bisnis, inovasi iptek, Cyber 5G dan kota cerdas.

Ketiga, bersama-sama memelihara multilateralisme. Kedua pihak sependapat bahwa mempertahankan multilateralisme sesuai dengan kepentingan bersama Tiongkok dan negara-negara ASEAN. Kedua pihak akan terus memprakarsai konsep yang terbuka, inklusif dan saling menguntungkan dalam kerja sama regional, dan bersama-sama menentang berbagai tindakan unilateral dan proteksionisme. Kedua pihak akan secara menyeluruh melaksanakan protokol eskalasi zona perdagangan bebas Tiongkok-ASEAN, dan bekerja sama mendorong penyelesaian perundingan RCEP pada tahun ini, serta mempercepat proses liberalisasi perdagangan kawasan.

 Keempat, merancang bersama peraturan kawasan. Para menteri telah mengumumkan bersama dirampungkannya naskah bacaan pertama dokumen konsultasi tentang kode etik CoC di Laut Tiongkok Selatan, dan ini merupakan sebuah kemajuan penting lagi yang dicapai dalam konsultasi tentang CoC dan juga menandakan bahwa kerangka pedoman telah terbentuk.

 Kelima, memelihara bersama perdamaian dan stabilitas. Tiongkok dan ASEAN kini dengan sukses mengadakan dua kali latihan militer di laut, dan kini sedang aktif menjajaki mekanisme latihan militer di laut dan pertemuan menteri pertahanan. Kedua pihak juga setuju untuk memperluas pertukaran dan kerja sama di bidang keamanan militer dan penegakan hukum dalam rangka menanggapi bersama berbagai tantangan keamanan di kawasan.

   Wang Yi menyatakan, Tiongkok akan terus menempatkan ASEAN pada posisi prioritas dalam hubungan luar negeri di sekitar Tiongkok dan atas dasar hasil kerja sama dengan ASEAN yang ada saat ini, mendorong maju saling percaya politik, menggali potensi kerja sama, membentuk kemitraan strategis yang berlevel lebih tinggi dan membangun komunitas senasib yang lebih erat.




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke