https://fokus.tempo.co/read/1230644/mampukah-realisasi-investasi-memacu-pertumbuhan-ekonomi/full&view=ok


 Mampukah Realisasi Investasi Memacu Pertumbuhan Ekonomi?
Reporter: Fajar Pebrianto
Editor: Rahma Tri
Rabu, 31 Juli 2019 15:50 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) baru saja
merilis data investasi
<https://bisnis.tempo.co/read/1230470/sri-mulyani-optimistis-realisasi-investasi-2019-bakal-moncer>pada
triwulan II 2019 yang mencapai Rp 200,5 triliun. Pencapaian ini meningkat
13,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kepala BKPM Thomas
Lembong mengatakan, 2019 merupakan titik terang bagi investasi setelah pada
2018 laju investasi global mengalami perlambatan. “Hari ini, pemulihan tren
investasi berlanjut,” kata Thomas di kantor BKPM, Jakarta Selatan, Selasa,
30 Juli 2019.

Jika diakumulasikan, total realisasi investasi sepanjang semester I 2019
telah mencapai angka Rp 395,6 triliun. Artinya, realisasi investasi dari
Januri-Juni telah mencapai 49,9 persen dari target yang dipatok sebesar Rp
792 triliun. Selain itu, angka ini juga meningkat 9,4 persen dibandingkan
semester I 2018 yang saat itu mencapai Rp 361,6 triliun.

Kenaikan nilai investasi semester I 2019 terjadi pada Penanaman Modal Asing
(PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Kucuran modal asing
mencapai Rp 212,8 triliun, naik 31 persen dari tahun lalu yang sebesar Rp
204,6 triliun. Sementara modal domestik mencapai Rp 182,8 triliun, naik
12,5 persen.

Kenaikan di sejumlah lini investasi ini membuat sejumlah menteri ekonomi
lega sekaligus optimistis.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis bahwa realisasi investasi
pada paruh kedua tahun 2019 bakal semakin moncer. "Kami optimistis dengan
momentum sesudah pemilu dan arah kebijakan Presiden Joko Widodo yang
disampaikan juga dilakukan untuk memacu investasi, ekspor, dan mendukung
pariwisata," ujar dia di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa, 30 Juli
2019.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai
pertumbuhan investasi ini menjadi bukti bahwa kebijakan pemerintah bisa
bertahap memacu perekonomian tanah air. “Artinya gini, kemarin saya baca di
salah satu koran bahwa 16 paket gagal menghilangkan deindustrialisasi.
(Padahal) ya pelan-pelan, pasti ada tahap,” kata dia di Gedung Badan
Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta Pusat.

Darmin meyakini peningkatan realisasi investasi ini bakal mempengaruhi
pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019. Hanya saja, Darmin tidak bisa
memperkirakan berapa besar pengaruh yang didapat. “Kalau ditanya PDB
(Produk Domestik Bruto) akan berubah, ya berubah. Tapi belum tentu satu
banding satu (dengan pertumbuhan realisasi investasi).”

Kirim email ke