*Mereka yang suka sering berkaok-kaok tentang Pancasila memang hebat,
tetapi apakah mereka mengerti dan mengaplikasinya dalam praktek politik
sehari-hari? Untuk itu jangan dilupan ucapan mutiara menjelaskan bahwa
..”tong kosong nyaring bunyinya”*. *hehehehehe*


https://sp.beritasatu.com/#
*Ryamizard: Benih Kehadiran Kelompok Anti-Pancasila Sudah Ada*

[image: Ryamizard: Benih Kehadiran Kelompok Anti-Pancasila Sudah Ada]Ryamizard
Ryacudu. ( Foto: SP/Joanito de Saojoao )

Robertus Wardi / WBP Senin, 29 Juli 2019 | 12:41 WIB

*Jakarta, Beritasatu.com * - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu
mengemukakan musuh besar bangsa Indonesia ke depan adalah kelompok-kelompok
yang anti-Pancasila. Benih-benih kehadiran kelompok anti-Pancasila saat ini
sudah ada.

"Ini yang harus kita pahami bersama. Kita akan menghadapi kelompok yang
anti-Pancasila," kata Ryamizard Ryacudu dalam acara silahturami dengan para
purnawirawan TNI di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (29/7/2019).

Hadir pada acara itu, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Jenderal TNI (Purn)
Wismoyo Arismunandar, Jenderal TNI (Purn) Widjoyo Soejono, Jenderal TNI
(Purn) Djoko Santoso, dan sejumlah purnawirawan lainnya.

Ryamizard Ryacudu menjelaskan pada masa lalu, sudah ada kelompok-kelompok
yang ingin mengantikan Pancasila. Misalnya ada pemberontakan PKI tahun 1948
dan 1965. Kemudian kelompok DI/TII yang ingin mendirikan negara Islam.
"Semua itu berhasil ditumpas karena peran TNI bersama rakyat," tegas
Ryamizard Ryacudu.

Dia berharap ke depan, TNI terus menjadi perekat dan pengikat Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jika TNI lemah dan lengah, bangsa ini
bisa bubar.‎ Selain itu, TNI harus didukung oleh rakyat sebagai kesatuan
yang utuh dan tidak terpisahkan.

"TNI dan rakyat ibarat air dan ikan. Rakyat adalah air dan TNI dan
purnawirawan merupakan ikannya. Ikan tidak mungkin hidup tanpa air. TNI
adalah benang perekat bangsa yang tidak boleh dipecah dan dipisahkan dari
kekuatan mana pun. Terpecahnya TNI adalah terpecahnya bangsa ini. Hancurnya
TNI adalah hancurnya bangsa ini. Kita semua tidak ingin bangsa Indonesia
ini tinggal sejarah, tapi kita ingin melihat bangsa ini tetap ada sampai
akhir zaman," tutur Ryamizard Ryacudu

Berita terkait : *3 Persen Anggota Anti Pancasila, Kasad Siap Evaluasi*
<https://www.beritasatu.com/hankam/560383/3-persen-anggota-anti-pancasila-kasad-siap-evaluasi>

Kirim email ke