Sunan Kalijaga menggunakan wayang untuk penyebaran agama Islam.
Yang berani mengatakan Wayang itu kafir, berarti bilang Sunan Kalijaga itu
kafir ?
https://ganaislamika.com/wayang-dalam-dakwah-islam-di-nusantara-5-peran-dan-sejarah-sunan-kalijaga-2/

Bagaimana kalau menyebarkan Pancasila lewat wayang?


Pada tanggal Min, 4 Agu 2019 pukul 01.05 Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> Apakah wayang islamiyah?
>
>
> https://rmco.id/baca-berita/pemilu-presiden/15018/ki-manteb-wayangan-di-istana-jokowi-disamakan-kresna
>
> *Ki Manteb Wayangan Di Istana, Jokowi Disamakan Kresna*
>
>    -
>
>    *PEMILU PRESIDEN* <https://rmco.id/kategori-berita/pemilu-presiden>
>    -
>
>    *Sabtu, 3 Agustus 2019, 06:25 WIB*
>
> *Presiden Jokowi menerima wayang Kresna dari dalang Ki Manteb Sudarsono
> sebelum pertunjukan wayang kulit di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.
> Wayangan ini menyambut HUT Kemerdekaan ke-74 RI. (Foto: Randy Tri
> Kurniawan/Rakyat Merdeka).*
>
> *RM**co.id <http://co..id>*  Rakyat Merdeka - Memperingati HUT
> Kemerdekaan tahun ini, Istana menanggap wayang kulit semalam suntuk, malam
> tadi. Dalangnya Ki Manteb Sudarsono. Lakon yang  dibawakan adalah Kresna
> Jumeneng Ratu atau  Kresna menjadi raja. Sejumlah politisi menyebut, ada
> alasan tersendiri Ki Manteb membawakan lakon ini. Jokowi sama dengan Kresna
> yang bijaksana.
>
> Selepas salat magrib, halaman depan Istana Merdeka mulai ramai didatangi
> pengunjung yang  ingin menonton wayang. Acara wayangan ini memang dibuka
> untuk umum. Selain undangan, warga juga bisa ikut menonton dari dekat.
> Pengunjung yang hadir tampak antusias. Sebagian duduk di kursi yang
> disediakan, sebagian lagi duduk lesehan di atas rumput. Ada juga yang
> menonton dari jalan raya. Panitia menyiapkan dua layar besar untuk warga
> yang ingin menonton dari luar. Panitia juga menyediakan kudapan ringan,
> seperti rebusan ubi dan kacang serta wedang ronde.
>
> Sekitar pukul 7.45  malam, Jokowi didampingi ibu  Iriana keluar dari
> istana dengan mengenakan jaket bomber. Sebelum duduk di kursi, Jokowi
> menyalami penonton lebih dulu. Acara lalu dibuka dengan sambutan Mensesneg,
> Pratikno. Selanjutnya, ada penampilan Edo Kondologit dan penyanyi
> campursari, Didi Kempot.
>
> *Berita Terkait : **Gempa Banten, Jokowi Perintahkan BNPB Bertindak Cepat
> <https://rmco.id/baca-berita/on-the-spot/15012/gempa-banten-jokowi-perintahkan-bnpb-bertindak-cepat>*
>
>
> Setelah penampilan Didi, Jokowi naik ke atas panggung. Di sana, ia
> memberikan cenderamata berupa wayang Kresna kepada Ki Manteb. Begitu juga
> sebaliknya. Ki Manteb memberikan cenderamata berupa wayang dengan tokoh
> Kresna kepada Jokowi. Jokowi tertawa saat menerima wayang tersebut. Ia lalu
> mengacungkan dan memainkan wayang tersebut. Hadirin menyambut dengan tepuk
> tangan. Jokowi kembali duduk di kursinya, sementara Ki Manteb duduk di
> depan kelir. Wayangan pun dimulai.
>
> Kresna Jumeneng Ratu berkisah tentang Narayana yang ingin memiliki
> kerajaan sendiri. Narayana adalah nama kecil Kresna. Cerita dimulai saat
> saudara Narayana, Baladewa, diangkat menjadi raja di negeri kelahiran
> mereka, Mandura. Dari sini, niat Narayana muncul. Dia lalu pergi ke daerah
> Dwarawati. Di sana, Narayana mengalahkan Prabu Narasingha yang berwujud
> raksasa. Narayana merebut kekuasaan negara Dwarawati karena dulunya daerah
> itu direbut Narasingha dari tangan Prabu Basudewa, ayah Narayana. Setelah
> menjadi raja, Narayana pun mendapat gelar Sri Kresna.
>
> Karakter Narayana dalam pewayangan merupakan seorang raja yang sangat
> sakti dan bijaksana. Kresna juga ahli stretegi. Seniornya, seperti Resi
> Bhisma dan Dharna, sebelum perang Bharatayuda pernah mengatakan bahwa
> satu-satunya tokoh yang mereka takuti di pihak Pandawa adalah Sri Kresna.
> Hal ini merupakan sebuah tanda dari generasi tua terhadap kehebatan
> generasi mudanya. Sri Kresna pantas ditakuti karena semua orang sadar bahwa
> dia adalah titisan dari Batara Wisnu. Dalam mitologi, Batara Wisnu ini bisa
> dikatakan sebagai utusan dari Batara Shiwa pimpinan para Dewa.
>
> *Berita Terkait : **Hoaks, Ma`ruf Tak Dilibatkan Jokowi
> <https://rmco.id/baca-berita/on-the-spot/14859/soal-pilih-menteri-hoaks-maruf-tak-dilibatkan-jokowi>*
>
> Jokowi sempat ditanya kenapa lakon Kresna yang dipilih. Namun, Jokowi
> menjawab diplomatis. “Tanya Ki Manteb dong,” katanya.
>
> Sementara itu, pengawat pewayangan, Sindung Tjahyadi, menyatakan ada
> persamaan antara Jokowi dan tokoh Kresna. Kata dia, dua-duanya ahli
> strategi. “Dalam strategi, Pak Jokowi juaranya,” kata Sindung, kemarin.
>
> Politikus PDIP, Eva Kusuma Sundari, ikut berkomentar. Kata dia, ada makna
> yang tersirat dalam lakon tersebut. Di antaranya, Jokowi ingin menunjukkan
> kepemimpinan yang tetap fokus pada kerja.
>
> *Berita Terkait : **Minta Kebakaran Hutan Segera Diatasi, Jokowi Telepon
> Langsung Kepala BNPB
> <https://rmco.id/baca-berita/government-action/14806/minta-kebakaran-hutan-segera-diatasi-jokowi-telepon-langsung-kepala-bnpb>*
>
> “Kresna titisan Wisnu, dewa yang memelihara kehidupan, atau membangun.
> Pak Jokowi menunjukkan kepemimpinan yang mengajak untuk kerja, kerja,
> kerja, membangun Indonesia Raya,” kata Eva, kemarin.
>
> Hal senada disampaikan politikus PDIP, Aria Bima. Kata dia, lakon tersebut
> merepresentasikan seorang raja yang bijaksana dalam memerintan negara.
> Selain itu, sosok Kresna merupakan raja yang biasa memecahkan masalah
> dengan akal sehat. “Raja menolak pendekatan kekuasaan yang otoriter.
> Hal tersebut tercermin dalam diri Kresna,” kata Aria, kemarin.
>
> Menurut Aria, lakon Kresna Jumeneng Ratu memiliki makna di periode kedua,
> Jokowi bakal lebih mendengar aspirasi rakyat, memutuskan kebijakan dengan
> lugas dan demokratis demi kepentingan masyarakat. “Atau visioner
> partisipatif,” pungkasnya. [*BCG*]
>
> 
>

Kirim email ke