Pemerintah Hong Kong Kutuk Unjuk Rasa Dengan Kekerasan

http://indonesian.cri.cn/20190812/e8808703-f042-fd07-8578-fd7dd16ebf1b.html
2019-08-12 10:44:34

Juru bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Hong Kong  pagi tadi (12/08) mengutuk unjuk rasa dengan kekerasan yang terjadi kemarin.

Dikatakannya, setelah terjadi unjuk rasa ilegal di Kowloon dan/The New Territories/pada tanggal 10 Agustus, kemarin di banyak lokasi di Hong Kong terjadi kumpulan ilegal, pengunjuk rasa yang melalukan kekerasan merusak barang-barang yang dimiliki publik dan memblokir jalan utama, mengepung kantor polisi, dengan laser, batu menyerang polisi, bahkan ada pengunjuk rasa melemparkan bom bensin sehingga ada polisi cedera. Tingkah laku yang melanggar hukum oleh pengunjuk rasa ini secara serius mengancam keselamatan jiwa polisi dan warga-warga lain, pemerintah daerah Hong Kong sangat marah akan hal ini dan memberi kecaman yang paling keras.

Juru bicara ini mengatakan, unjuk rasa ilegal kemarin mengakibatkan sebagian instalasi pelayanan publik ditutup lebih awal, mencegah pelayanan darurat dan kegiatan bisnis. Tingkah laku yang melanggar hukum ini terus dilakukan dalam lingkupan luas tanpa waktu tetap dan lokasi tetap, hal ini merampas hak warga umum dengan kehidupan normal. Pemerintah daerah Hong Kong mengimbau agar warga Hong Kong bersikap tidak kepada kekerasan agar tata tertib sedini mungkin dipulihkan. Pihak kepolisian pasti akan melakukan tugas dengan ketat dan adil supaya pengunjuk rasa yang melanggar hukum menerima hukuman.


 Seorang Polisi Hong Kong Cedera Karena Bom Bensin

2019-08-12 10:45:44

相關圖片

Menurut Kantor Berita Xinhua, pelaku kekerasan melemparkan bom bensin kepada polisi Hong Kong kemarin (11/08) dan mengakibatkan seorang polisi terbakar serius.

Kemarin, dengan keadaan yang pihak kepolisian Hong Kong mengeluarkan surat pengumuman kontra, tetap terdapat pengunjuk rasa mengadakan demonstrasi ke beberapa lokasi di Hong Kong. Antaranya, pelaku kekerasan melemparkan bom bensin di beberapa kantor polisi dan dengan laser menyoroti polisi.

Ketika menengok polisi yang cedera Direktur Urusan Kepolisian Hong Kong Lo Wai-chung menyatakan, sangat marah akan tingkah laku kekerasan ilegal, mereka tidak peduli keamanan orang lain, dia memberi kecaman yang paling keras. Menanggapi tingkah laku kekerasan yang mengakibatkan orang lain cedera bahkan mengancam keselamatan jiwa, tim kepolisian pasti akan menyelidiki hal ini.

Belakangan ini, pengunjuk rasa radikal Hong Kong sering menyerang polisi dengan cara ekstrem antara lain penggunaan batu, besi, cairan beracun dan bedak beracun bahkan bom bensin, mengakibatkan beberapa polisi cedera.



---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke