Pakar Asing Kecam Kekerasan, Hong Kong Diharap Dipulihkan Tata Tertib
 Secepat Mungkin

http://indonesian.cri.cn/20190815/d5446931-fa6b-867c-4c3a-41ccddc9f348.html
2019-08-15 10:47:56

Menanggapi aksi kejahatan kekerasan yang dilakukan oleh elemen ekstrem radikal Hong Kong, pakar dan ilmuwan asing belakangan ini mengatakan tingkah laku tersebut secara serius mengancam kemakmuran dan kestabilan Hong Kong, mereka mengimbau agar sedini mungkin mencegah kekerasan dan kekacauan agar Hong Kong memulihkan tata tertib.

Ketua Yayasan Kuhn Robert Lawrance mengatakan, perilaku ektrem pemrotes mengakibatkan lumpuhnya operasi bandara, tiada negara mana pun mengizinkan terjadinya hal serupa. Kekacauan di Hong Kong yang terus berlangsung tidak dapat diterima, akan merugikan semua rakyat Hong Kong, merugikan pula kemampuan Hong Kong dirinya untuk berkembang.

Wakil Kepala Institut Tingkat Tinggi Nasional Ekuador Catalina Barrero berpendapat, aksi protes radikal Hong Kong telah secara serius mengancama kemakmuran dan kestabilan Hong Kong. Dia mendukung Tiongkok yang memelihara kedaulatan negara. Dikatakannya, Tiongkok sama sekali bermampu mengontrol keadaan dan memelihara keamanan dan kestabilan negara.

Mantan Direktur Urusan Internasional Hessen Jerman Dr. Michael Borchmann mengatakan, kekacauan tetap berlanjut dan meningkat. Seiring dengan perkembangan, orang menyadari hal ini tidak berhubungan dengan suatu rancangan undang-undang yang konkret, tapi dengan tujuan yang melakukan kekacauan dan kegoncangan di Hong Kong.

Periset Pusat Hubungan Internasional Universitas Otonom Nasional Meksiko Ignacio Martinez berpendapat, golongan oposisi dan kekuatan radikal Hong Kong mengambil kekerasan dalam jangka panjang untuk memrotes, menghalangi operasi ekonomi yang normal, mempengaruhi kehidupan massa, juga merusak citra internasional. Berbagai kalangan Hong Kong hendaknya secepat mungkin mendorong menyelesaikan masalah dengan cara yang pantas untuk menghindari terus meningkatnya situasi.



 Berbagai Kalangan Hong Kong Kecam Pemukulan dan Penahanan terhadap
 Warga Pedalaman Tiongkok oleh Perusuh

http://indonesian.cri.cn/20190815/1dbe246a-ce37-285f-4432-1714391a3dd2.html
2019-08-15 10:52:05

图片默认标题_fororder_xianggan

Selama dua hari ini pedemo terus melakukan unjuk rasa ilegal di bandar udara internasional Hong Kong sehingga melumpuhkan bandara, bahkan ada perusuh melakukan pemukulan dan penahanan kasar terhadap warga dari pedalaman Tiongkok. Tindakan kekerasan itu telah menimbulkan kecaman serius dari berbagai kalangan Hong Kong, mereka beramai-ramai menyatakan bahwa kekerasan itu telah menembus garis bawah sosial beradab, dan meminta kepolisian segera melancarkan aksi untuk menghentikan kekerasan, menghukum penjahat dan memulihkan ketertiban sosial.

Pada hari Selasa ini ketika melakukan wawancara di gedung terminal bandar udara Hong Kong, wartawan dari Global Times Fu Guohao secara kasa ditahan dan dipukul oleh elemen ekstrim Hong Kong, sehingga kepala dan bagian badannya terluka sampai berdarah.

Federasi Jurnalis Hong Kong juga menyatakan kecaman atas kekerasan tersebut dan menyampaikan rasa simpati kepada Fu Guohao. Federasi itu berpendapat kekerasan  itu yang terjadi di bandara Hong Kong telah menimbulkan kemarahan besar, dan meminta kepolisian segera menghukum penjahat terkait, menyerukan seluruh sosial dengan sungguh-sungguh melindungi hak  dan keamanan jurnalis, federasi itu menyatakan dukungan atas aksi polisi untuk menghentikan kekerasan dan sedini mungkin memulihkan ketertiban Hong Kong.




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke